Kyoto
Tentang

Kyoto adalah salah satu kota kuno di Jepang yang menjadi destinasi populer para wisatawan. Kota tua ini dikenal dengan kuil-kuil dan juga tempat pemujaannya yang begitu otentik. Bahkan, Kyoto juga seringkali menjadi destinasi untuk berbulan madu bagi para pasangan baru. Karena, kamu bisa menemukan pemandangan indah seperti hutan bambu, pertunjukan teater, dan juga pohon Sakura yang indah.


Sobat tiket ingin berburu tempat instagramable untuk objek foto yang keren? Kyoto menyajikan banyak sekali tempat wisata instagramable yang bisa kamu kunjungi. Seperti Kuil Fushimi Inari-taisha yang sangat ikonik dan juga menarik. Dahulu, kuil ini didedikasikan untuk Shinto God of Rice and Sake. Tempat ini seringkali dijadikan sebagai tempat untuk berdoa meminta kesejahteraan.


Selain Fushimi Inari-taisha, ada banyak kuil lainnya dengan arsitektur unik di Kyoto seperti Kuil Kiyomizu-dera, Kuil Ginkaku-ji, Kuil Tenryu-ji dan banyak lagi.


Masih ada banyak aktivitas seru lainnya yang bisa kamu lakukan selama di Kyoto, seperti menghadiri upacara minum teh yang sangat terkenal. Kyoto bisa menjadi tempat yang sangat tepat untuk sobat tiket yang ingin mempelajari lebih banyak mengenai budaya Jepang. Uniknya, upacara minum teh ini dilakukan dengan penuh seni sebelum disajikan. Kamu wajib banget menyempatkan datang ke sini saat berada di Kyoto!


Selama di Kyoto, kamu juga bisa lho menelusuri situs-situs budaya lainnya selain kuil atau klenteng, seperti mencoba baju adat Jepang di Gion. Kamu bisa berfoto sambil menggunakan Kimono yang disewakan untuk mendapatkan hasil foto yang begitu menarik. Bahkan, di jalan-jalan Kyoto, kamu bisa bertemu dengan Geisha/Maiko, yaitu penari tradisional Jepang. Sangat menarik, bukan?


Pergi ke tempat-tempat yang bagus di Kyoto akan lebih mudah jika kamu menggunakan tiket.com. Pesan tiket wisata di Jepang dengan to do dari tiket.com. Ada banyak aktivitas menarik di Kyoto yang bisa kamu temukan dengan to do dari tiket.com!

Pertanyaan tentang Tempat Wisata di Kyoto

Informasi mengenai tempat wisata di Kyoto.

Apa itu tiket CLEAN di Kyoto?

Sudah kangen jalan-jalan tapi masih khawatir dengan penyebaran COVID-19? Tenang, kami mengerti. Kini, kamu bisa berwisata bersama orang tersayang ke tempat-tempat favoritmu di Kyoto tanpa perlu khawatir! Beradaptasi dengan situasi saat ini, berbagai lokasi wisata kini menetapkan peraturan dan kebijakan baru mengenai kebersihan dan social distancing di lokasi. Kami tentu ingin semua sobat tiket menikmati waktu yang menyenangkan namun tetap menjaga kesehatan, kebersihan, dan keamanan bersama.


Untuk mengetahui tempat wisata mana saja di Kyoto yang sudah menjalankan kebijakan baru ini, tiket.com menghadirkan “tiket CLEAN”!

Tempat wisata yang sudah bertanda “tiket CLEAN” di halaman To Do tiket.com artinya sudah memberlakukan peraturan dan protokol standar untuk mencegah dan mengurangi penularan COVID-19. Mulai dari pengecekan suhu tubuh untuk seluruh staf dan pengunjung, kewajiban memakai masker dan sarung tangan, pembersihan menggunakan desinfektan yang lebih sering, persediaan healthcare and hygiene supplies, hingga peraturan social distancing, seperti pembatasan kapasitas atau jarak minimum saat mengantre.

untuk informasi selengkapnya, kamu bisa cek bagian Highlight masing-masing halaman produk yang bertanda “tiket CLEAN”. Di sana, kamu akan menemukan penjelasan lengkap mengenai peraturan baru di masing-masing lokasi.

Pastikan kamu dan orang-orang tersayang memahami dan mengikuti peraturan yang berlaku, ya! Dengan begini, kamu, wisatawan lain, dan juga staf yang bertugas bisa sama-sama menikmati hari yang menyenangkan tanpa rasa khawatir.

Tetap Semangat! Kita Bisa Melalui Semua Ini Bersama-Sama!

Yang Asyik di Kyoto

Kyoto adalah kota yang memiliki reputasi sebagai kota paling indah dan merupakan pusat wisata budaya di Jepang. Di sini, kamu bisa berkunjung ke berbagai tempat wisata di Kyoto yang menawarkan pemandangan indah serta lokasi-lokasi yang ikonik dan historis. Kyoto juga merupakan lokasi wisata yang tepat jika kamu ingin berelaksasi dan mencari tempat yang lebih damai dan sepi saat berwisata.

Kota ini adalah kota yang sangat cocok untuk wisata bulan madu yang romantis dan tenang serta sebagai destinasi solo traveling yang ingin berelaksasi selama berwisata.

Cara Menuju ke Kyoto

Cara termudah dan tercepat untuk menuju ke Kyoto adalah dengan:

Pesawat

Kyoto tidak memiliki bandaranya sendiri. Bandara terdekat dari kota ini adalah kedua bandara di Osaka. Dari bandara tersebut, kamu bisa melanjutkan perjalanan darat ke Kyoto dengan kereta atau mobil.

Kereta

Shinkansen atau jalur kereta api cepat adalah salah satu mode transportasi paling umum dan populer di sini. Umumnya, wisatawan akan berangkat ke Kyoto setelah berwisata di Tokyo atau Osaka. Dan dari kedua kota tersebut, dan juga kota-kota besar lain di Jepang, cara tercepat mencapai Kyoto adalah menggunakan kereta. Kamu bisa membeli tiket kereta terusan (JR Pass) yang bisa kamu gunakan untuk menaiki kereta dalam kota maupun kereta antar kota. Tiket terusan ini akan sangat menghemat biaya perjalananmu baik dalam berkeliling di kota atau untuk mencapai kota-kota lain.

Bus

Kamu bisa menggunakan bus untuk mencapai Kyoto jika kamu ingin membayar tarif yang lebih rendah. Namun, perjalanannya tentu akan memakan waktu jauh lebih lama. Karena Kyoto merupakan salah satu kota wisata utama, ada banyak bus yang melayani rute ke Kyoto setiap harinya dari banyak kota besar di Jepang.

Akomodasi di Kyoto

Kyoto memiliki sejumlah hotel-hotel besar dan terkenal seperti Four Seasons Hotel and Resorts dan ibis. Meski begitu, sebagai kota yang penuh dengan budaya lokal yang juga modern, akomodasi di Kyoto juga penuh dengan hotel atau apartemen di gedung yang sederhana serta kamar dengan dekorasi yang simple dan menenangkan. Fasilitas yang ditawarkan juga lengkap dan siap memastikan kenyamananmu.

Spot Instagram-able di Kyoto

Beberapa spot Instagram-able di Kyoto mungkin sudah sering kamu lihat di internet atau brosur wisata ke Jepang. Sebut saja Fushimi Inari Shrine, Higashiyama District (Yasaka Pagoda), dan Arashiyama. Namun, kamu juga bisa mengoleksi banyak foto-foto keren di tempat-tempat lain, seperti Kyoto Tower, Gion (Geisha District), Toji Temple, Kinkakuji Temple, dan Kiyomizudera Temple.

Kuliner di Kyoto

Seperti banyak kota lainnya di Jepang, Kyoto adalah tempat yang tepat untuk mencicipi makanan-makanan khas Jepang yang sudah sering kamu temui, seperti tempura, takoyaki, ramen, sushi, udon, dan unagi. Namun, selain itu, kamu juga bisa mencoba makanan-makanan lokal yang memiliki cita rasa unik, seperti tahu Jepang, Yoba (skim tahu), Kyo-wagashi (manisan dari Kyoto), Kaiseki (makanan haute Jepang), dan Yudofu (tahu yang dimasak dengan sup).

Makanan Vegan / Vegetarian

Karena banyaknya bahan dasar masakan Kyoto yang cocok untuk vegetarian dan vegan, seperti tahu, kamu tidak akan kesulitan menemukan berbagai masakan vegetarian dan vegan di sini. Restoran yang khusus menyajikan makanan Jepang yang vegan atau vegetarian juga mudah ditemukan di sini.

Belanja di Kyoto

Kyoto memiliki pasar yang terkenal di antara turis dan juga warga lokal, yaitu Nishiki Market. Di sini, kamu bisa berbelanja berbagai bahan makanan segar, terutama hasil tangkapan laut. Tapi, kamu juga bisa berwisata kuliner di sini tanpa membuat kantongmu jebol. Selain itu, kamu juga bisa mampir ke Flea Market di Toji Temple yang diadakan setiap tanggal 21 setiap bulannya. Di sini, kamu bisa membeli berbagai produk Jepang yang antik dan unik dengan harga terjangkau. Jika kamu ingin berbelanja barang-barang seperti buku, hasil karya seni, dan pakaian, kamu bisa berkunjung ke Shinkyogoku Shopping Arcade yang lebih populer di antara anak muda.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung ke Kyoto

Musim

Kyoto merupakan salah satu kota di dunia yang mengalami 4 musim. Karena kebersihan kotanya, kamu bisa berkunjung pada musim apa saja dan tetap mendapatkan pengalaman wisata yang tak terlupakan. Meski begitu, favorit para turis adalah musim semi (Maret - Mei), musim gugur (Oktober - November), dan musim dingin (akhir dan awal tahun). Di ketiga musim ini, ada banyak lokasi wisata dan kegiatan seru yang bisa kamu antisipasi, seperti menyaksikan cherry blossom dan bermain ski. Musim panas juga bukan musim yang buruk, namun di beberapa bulan tertentu, cuaca di sini bisa menjadi sangat panas dan tidak cocok untuk berkeliling kota.

Suhu Rata-Rata

Suhu rata-rata Kyoto pada musim dingin (akhir dan awal tahun) adalah 5 derajat Celsius (40 derajat Fahrenheit). Sedangkan saat memasuki musim semi, suhu rata-rata naik menjadi 14 derajat Celsius (40 derajat Fahrenheit). Pada musim panas, suhu rata-rata di sini bisa mencapai 29 derajat Celsius (83 derajat Fahrenheit). Selanjutnya, pada musim gugur, suhu rata-rata di sini adalah 18 derajat Celsius (64 derajat Fahrenheit).

Festival

Kyoto menjadi tuan rumah berbagai festival seru yang merefleksikan budaya lokal dan bisa kamu hadiri untuk mendalami budaya Kyoto dan Jepang yang menakjubkan. Beberapa di antaranya adalah Setsubun (tanggal 3 atau 4 Februari), sebuah upacara Shinto besar-besaran di Yoshida Shrine, Gion Matsuri (tanggal 17 Juli), parade mikoshi di jalan, Daimonji Gozan Okuribi (tanggal 16 Agustus), lereng barat laut Kyoto yang akan dihiasi lampu-lampu pada malam hari dan akan ada lampion apung di Hirosawa Pond.

Cara Berkeliling di Kyoto

Untuk memudahkan, kamu bisa membeli sejumlah tiket terusan yang akan memberikanmu akses tidak terbatas ke semua atau beberapa transportasi umum di kota ini selama waktu tertentu.

Transportasi umum utama di kota ini adalah subway, kereta, bus, dan sepeda (sewa atau pribadi). Yang paling utama dan paling banyak menjangkau sudut-sudut kota adalah kereta. Sedangkan subway bisa kamu gunakan untuk mencapai beberapa bagian kota saja. Bus umumnya digunakan untuk langsung mencapai tempat-tempat wisata terkenal di Kyoto.

Kamu bisa menyewa sepeda dengan harga yang terjangkau di kota ini. Selain karena jalanannya yang aman, ini juga merupakan mode transportasi yang terbaik saat peak season di mana transportasi umum lain penuh dengan turis.

Seberapa Luas Kyoto

Kyoto memiliki luas 827,8 kilometer persegi secara resmi dan untuk berwisata di sini sampai puas, kamu harus idealnya menghabiskan waktu 2 hari 2 malam. Selama waktu tersebut, kamu bisa mencoba berbagai aktivitas seru di Kyoto, seperti berfoto di Fushimi Inari Shrine yang terkenal, berpartisipasi dalam tea ceremony, menikmati pemandangan kota dari Kyoto Tower, berelaksasi di pemandian Gunung Kurama, berkunjung ke Arashiyama Bamboo Grove, berbelanja di Nishiki Market, dan berkunjung ke berbagai kuil di Kyoto, seperti Kinkakuji Temple, Kiyomizu-dera Temple, dan Eikando Zenrinji Temple.

Mata Uang Kyoto / Jepang

JPY (Yen Jepang).

Bahasa di Kyoto

Bahasa utama dan nasional di sini adalah Bahasa Jepang. Namun, layaknya semua daerah, Kyoto memiliki dialeknya sendiri. Ada beberapa kosa kata dan cara berbicara yang agak berbeda dengan Bahasa Jepang formal. Meski begitu, kamu tidak akan kesulitan berinteraksi dengan warga lokal menggunakan Bahasa Jepang biasa.

Zona Waktu Kyoto

GMT+9.

Jenis Stop Kontak di Kyoto

Jenis steker di Jepang ada 2, yaitu tipe A dan B. Tipe A memiliki 2 pin paralel yang datar, sedangkan tipe B memiliki 2 pin paralel yang datar juga namun dengan sebuah grounding pin.

Tegangan listrik di Tokyo dan Jepang adalah 100V. Sedangkan frekuensi arus listrik di bagian Timur Jepang (termasuk Tokyo, Hokkaido, Tohoku, dan Yokohama) adalah 50Hz dan di bagian Barat Jepang (termasuk Nagoya, Osaka, Kyoto, Hiroshima, dan Kyushu) adalah 60Hz.

Informasi Penting Tentang Kyoto

  1. Jika kamu berkunjung pada musim semi, sebaiknya kamu mengenakan baju berlapis dengan lengan panjang, celana panjang, dan sepatu tertutup. Sebaiknya kamu juga membawa outer dan syal jika cuaca bertambah dingin.
  2. Jika kamu berkunjung pada musim panas, sebaiknya kamu memakai baju yang berbahan lebih tipis, rok atau celana pendek, dan sepatu berjalan yang nyaman. Jangan lupa membawa tabir surya, topi, dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari terik matahari.
  3. Musim gugur di Kyoto juga cukup dingin, terutama pada pagi dan malam hari, jadi lebih baik kamu memakai kaus lengan panjang, rok panjang atau celana panjang, dan sepatu tertutup yang nyaman.
  4. Pada musim dingin, pakaian yang cocok adalah kaus lengan panjang atau sweater yang tebal, celana panjang yang tebal, dan sepatu boot khusus musim dingin. Bawa juga sarung tangan, penutup telinga, dan syal. Jangan lupa untuk memakai pakaian yang berlapis serta luaran yang mudah dilepas karena transportasi umum serta gedung-gedung dilengkapi dengan pemanas.
  5. Jangan berbicara lantang atau berbicara di telepon saat berada di transportasi umum.
  6. Jangan makan atau merokok sambil berjalan.
  7. Pelajari sedikit bahasa Jepang dasar karena warga lokal umumnya tidak fasih berbahasa asing.
  8. Hindari berkunjung pada saat Golden Week (antara minggu terakhir bulan April hingga minggu pertama bulan Mei) yang merupakan libur nasional Jepang. Pada saat ini, banyak warga yang juga berlibur ke luar kota serta banyak toko dan restoran yang tutup.