Cari Tiket Pesawat Yogyakarta Jakarta - Cengkareng (JOG - CGK) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Yogyakarta (JOG) ke Jakarta - Cengkareng (CGK) mulai dari ~ di bulan August 2019. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Yogyakarta Jakarta - Cengkareng (JOG - CGK) Promo

Yogyakarta (JOG)

Jakarta - Cengkareng (CGK)

Kota Yogyakarta atau yang sering disebut Jogja adalah pusat pemerintahan dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Nama Yogyakarta berasal dari kata Ayogya atau Ayodhya yang berarti ‘tidak ada perang'. Sedangkan Karta adalah istilah yang berarti 'baik'.

Kota Yogyakarta berada di lembah tiga sungai. Tiga sungai tersebut adalah Sungai Winongo, Sungai Code dan Sungai Gajah Wong. Meskipun demikian, kota ini jarang sekali mengalami banjir karena sistem drainase yang baik di Yogyakarta telah dibangun sejak zaman kolonial Belanda.

Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di Kota Gudeg Jogja ini. Jika kamu sudah berkali-kali berkunjung ke Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, atau Malioboro dan ingin mencari suasana baru, maka kamu bisa datang ke Desa Wisata Kalibiru.

Desa Wisata Kalibiru di Yogyakarta adalah sebuah spot untuk menikmati panorama hijau dari ketinggian. Kamu juga bisa melakukan flying fox di tempat ini. Selain desa wisata, Yogyakarta juga punya Museum De Mata Trick Eye. Museum 3 Dimensi ini cocok untuk kamu yang gemar bergaya dan berfoto.

Kamu juga bisa singgah ke Upside Down World di Sleman. Di sini, suasana ruangan unik serupa di luar angkasa dapat kamu temukan. Kota Yogyakarta memang tak pernah sepi wisatawan. Sepanjang tahun, tiket pesawat ke Yogyakarta selalu diburu oleh turis domestik maupun mancanegara.

Bandara Adisucipto

Karena tingginya permintaan tiket pesawat ke Yogyakarta ini, tak heran jika banyak maskapai berlomba-lomba melakukan penerbangan ke Yogyakarta. Nah, sebelum kamu juga berangkat ke Yogyakarta, tahukah kamu apa nama bandara kebanggaan Kota Gudeg ini?

Bandar Udara Internasional Adisucipto akan menjadi bandara pendaratan kamu jika membeli tiket pesawat ke Yogyakarta. Bandar udara publik sekaligus militer ini, berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I.

Sangat banyak maskapai yang telah membuka layanan penerbangan di Bandara Adisucipto Yogyakarta. Maskapai-maskapai tersebut adalah AirAsia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Garuda Indonesia Explore, Indonesia Airasia, Lion Air, NAM Air, Silk Air, Wings Air, dan Express Air.

Rute-rute penerbangan yang dilayani pun cukup banyak. Terdapat rute pesawat Yogyakarta-Jakarta Soekarno Hatta, Yogyakarta-Jakarta Halim Perdanakusuma, Yogyakarta-Surabaya, Yogyakarta-Pontianak, Yogyakarta-Balikpapan, Yogyakarta-Makassar, Yogyakarta-Pekanbaru, Yogyakarta-Malang, Yogyakarta-Palembang, Yogyakarta-Medan, dan masih banyak lagi.

Untuk penerbangan internasional, bandara ini juga melayani penerbangan ke Kuala Lumpur dan Singapore. Maskapai yang melayani penerbangan rute internasional ini adalah Silk Air dan Air Asia.

Karena banyaknya rute penerbangan dan kota keberangkatan yang dapat dipilih, kamu dapat menyesuaikan tiket pesawat ke Yogyakarta sesuai kebutuhan.

Bandara Adisucipto Jogja

Bandara Adisucipto bermula dari sebuah lapangan terbang bernama Lapangan Terbang Maguwoharjo. Lapangan terbang ini dibangun pada tahun 1940 oleh pemerintah Belanda.

Pada tahun 1942, lapangan terbang ini diduduki oleh Jepang. Kemudian pada tahun 1945, Lapangan Terbang Maguwoharjo jatuh ke tangan tentara BKR (Badan Keamanan Rakyat), kemudian diserahkan kepada Pemerintah Indonesia.

Lapangan Terbang Maguwoharjo kemudian digunakan sebagai pangkalan pesawat militer Indonesia. Selain itu, lapangan terbang ini juga digunakan untuk latihan terbang. Akademi pilot militer angkatan udara ini dipimpin oleh Agustinus Adisucipto. Namun, pada tahun 1947, pesawat yang diterbangkan oleh Agustinus Adisucipto, ditembak oleh Belanda.

Tahun 1959, bandara ini berubah menjadi Akademi Angkatan Udara (AAU). Selanjutnya, pada tahun 1964, bandara ini menjadi Bandara Sipil dan Militer. Lapangan Terbang Maguwoharjo kemudian resmi berubah nama menjadi Bandara Adisucipto untuk menghormati jasa Marsekal Muda Agustinus Adisucipto.

Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta berlokasi di Jalan Raya Solo Kilometer 9, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Ayo pesan tiket pesawat ke Yogyakarta jika kamu ingin mencicipi pengalaman mendarat di Bandara Internasional Adisucipto. Tiket pesawat ke Yogyakarta sangat mudah didapatkan via online. Segeralah berangkat ke Jogja. Kota budaya dan wisata ini sedang menunggu kamu.

Foto Bandara

Informasi Kota

Apa yang ingin kamu cari pertama kali jika berkunjung ke Jakarta?

Pertanyaan ini tentu menggelitik bagi banyak pihak yang berniat untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta. Dari kunjungan kerja, study tours, mengunjungi kerabat, sampai perjalanan wisata, setiap hari ramai dilakukan di ibukota Republik Indonesia ini.

Terlebih, jika ingin traveling menuju ke berbagai kota di seluruh dunia seperti Paris, Tokyo, atau New York, kebanyakan penerbangan internasional ini dilakukan dari Jakarta.

Jakarta memang pusatnya Indonesia. Selain menjadi pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat bisnis yang tak pernah mati. Banyak pendatang berbondong-bondong datang ke Jakarta. Hal ini membuat Jakarta menjadi kota yang padat penduduk. Jakarta terdiri dari 6 (enam) wilayah administratif yaitu Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Di balik kesibukan Jakarta yang selalu menggeliat 24 jam, Jakarta menyimpan banyak keindahan yang membuatnya pantas dijadikan destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa. Tak heran, tiket pesawat ke Jakarta terbilang sangat laris.

Mendaki ketinggian Monas dan melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian hanyalah sekelumit alasan yang akan membuat kamu tergerak untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta.

Namun, rasanya sangat disayangkan apabila kamu buru-buru membeli tiket pesawat ke Jakarta tanpa mengetahui informasi dari Bandara Soekarno-Hatta kebanggaan Kota Jakarta.

Bandara Soekarno Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta atau yang seringkali disebut sebagai Bandara Soetta merupakan bandara yang terletak di dekat Cengkareng, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta. Bandara dengan kode CGK melayani penerbangan ke ratusan destinasi domestik maupun internasional. Terdapat 3 (tiga) landasan pacu yang dibangun di bandara yang megah kebanggaan Jakarta ini.

Landasan pacu 1 dan 2 memiliki panjang 3.600 meter, dengan lebar 60 meter. Sedangkan landasan pacu 3 yang mulai dibangun pada tahun 2017 akan memiliki panjang yang mencapai 3.000 meter.

Sejarah Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta memulai pembangunannya dari sebuah proyek dengan kode nama Jakarta International Airport Cengkareng. Bandara ini dibangun di dekat Cengkareng ketika Bandara Kemayoran mulai banyak dikritik akibat lokasinya yang terlalu dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Sekitar tahun 1975, disepakati perjanjian tentang pembangunan bandara baru yang akan menggantikan peran Bandara Kemayoran. Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian pembangunan bandara dengan pihak Aeroport de Paris dan PT Konavi yang akan menjalankan proyeknya.

Bandara yang menjadi pintu masuk utama ke Indonesia ini dirancang oleh arsitek terkenal dari Perancis, Paul Andreu, yang juga merancang Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris.

Pada tahun 1985, Bandara Kemayoran resmi ditutup sehingga otomatis Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara inti di Jakarta. Saat itu, Bandara Soekarno-Hatta sukses menjadi mahakarya yang menaikkan gengsi bangsa Indonesia di mata dunia internasional. Bandara ini disebut sebagai salah satu karya terbaik bangsa yang berhasil ditorehkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Lokasi Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta berlokasi di dekat Cengkareng, tepatnya di Tangerang, Banten, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta.

Terminal

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 4 (empat) terminal penumpang dan 1 (satu) terminal kargo.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 1

Terminal 1 adalah terminal penumpang yang khusus melayani penerbangan domestik untuk maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 1 dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu Terminal 1A, Terminal 1B dan Terminal 1C.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 2

Sedangkan Terminal 2 adalah terminal yang melayani penerbangan internasional dan domestik. Terminal 2 masih dibagi lagi menjadi Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 2F. Terminal 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan internasional bagi maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik untuk pesawat NAM Air, Sriwijaya Air dan Air Asia.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Terminal 3 Ultimate merupakan versi baru dari Terminal 3 yang sudah direnovasi. Terminal ini merupakan basis dari penerbangan pesawat maskapai Garuda Indonesia di Jakarta.

Selain itu, pihak Angkasa Pura juga akan membangun 1 terminal tambahan di Bandara Soetta, yaitu Terminal 4 yang baru akan dimulai pembangunannya pada tahun 2021, dan diprediksi akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Terminal 4 ini juga nantinya akan mengusung konsep Smart Airport.

Akses

Banyak pilihan transportasi darat di Jakarta yang bisa kamu pilih untuk menuju ke Bandara Soekarno Hatta-Jakarta. Namun, perlu diingat, karena bandara ini memiliki banyak terminal, kamu perlu untuk memperhatikan informasi nomor terminal di lembaran tiket pesawat ke Jakarta yang kamu miliki.

Akses menuju Bandara Soekarno – Hatta bisa kamu lakukan dengan menggunakan taksi, baik taksi online maupun taksi regular yang banyak berseliweran di Jakarta. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan bus DAMRI atau angkutan kota.

Saat ini, sudah tersedia pula kereta bandara yang langsung mengantarmu menuju Bandara Soetta. Untuk menggunakan fasilitas KRL ini, kamu harus berangkat dari Jakarta, yaitu melalui jalur Sudirman - Jakarta. Dengan menggunakan Airport Rail Link ini, tentu bisa membuat kamu terhindar dari kemacetan.

Kelebihan lain dari menggunakan Rail Link adalah kereta ini terkoneksi langsung dengan SkyTrain. Jadi, kamu bisa langsung menggunakan SkyTrain ini untuk berpindah antar-terminal. Semakin mudah, bukan?

Jangan ragu lagi untuk segera berkunjung ke Jakarta. Selain memiliki bandara tersibuk di Indonesia, kota ini juga memiliki banyak pesona yang tidak dapat kamu temukan di kota-kota lainnya di Indonesia.

Jadi sudah berapa persenkah kesiapan kamu untuk memesan tiket pesawat ke Jakarta?

Foto Bandara

Yogyakarta (JOG)

Jakarta - Cengkareng (CGK)

Kota Yogyakarta atau yang sering disebut Jogja adalah pusat pemerintahan dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Nama Yogyakarta berasal dari kata Ayogya atau Ayodhya yang berarti ‘tidak ada perang'. Sedangkan Karta adalah istilah yang berarti 'baik'.

Kota Yogyakarta berada di lembah tiga sungai. Tiga sungai tersebut adalah Sungai Winongo, Sungai Code dan Sungai Gajah Wong. Meskipun demikian, kota ini jarang sekali mengalami banjir karena sistem drainase yang baik di Yogyakarta telah dibangun sejak zaman kolonial Belanda.

Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di Kota Gudeg Jogja ini. Jika kamu sudah berkali-kali berkunjung ke Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, atau Malioboro dan ingin mencari suasana baru, maka kamu bisa datang ke Desa Wisata Kalibiru.

Desa Wisata Kalibiru di Yogyakarta adalah sebuah spot untuk menikmati panorama hijau dari ketinggian. Kamu juga bisa melakukan flying fox di tempat ini. Selain desa wisata, Yogyakarta juga punya Museum De Mata Trick Eye. Museum 3 Dimensi ini cocok untuk kamu yang gemar bergaya dan berfoto.

Kamu juga bisa singgah ke Upside Down World di Sleman. Di sini, suasana ruangan unik serupa di luar angkasa dapat kamu temukan. Kota Yogyakarta memang tak pernah sepi wisatawan. Sepanjang tahun, tiket pesawat ke Yogyakarta selalu diburu oleh turis domestik maupun mancanegara.

Bandara Adisucipto

Karena tingginya permintaan tiket pesawat ke Yogyakarta ini, tak heran jika banyak maskapai berlomba-lomba melakukan penerbangan ke Yogyakarta. Nah, sebelum kamu juga berangkat ke Yogyakarta, tahukah kamu apa nama bandara kebanggaan Kota Gudeg ini?

Bandar Udara Internasional Adisucipto akan menjadi bandara pendaratan kamu jika membeli tiket pesawat ke Yogyakarta. Bandar udara publik sekaligus militer ini, berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I.

Sangat banyak maskapai yang telah membuka layanan penerbangan di Bandara Adisucipto Yogyakarta. Maskapai-maskapai tersebut adalah AirAsia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Garuda Indonesia Explore, Indonesia Airasia, Lion Air, NAM Air, Silk Air, Wings Air, dan Express Air.

Rute-rute penerbangan yang dilayani pun cukup banyak. Terdapat rute pesawat Yogyakarta-Jakarta Soekarno Hatta, Yogyakarta-Jakarta Halim Perdanakusuma, Yogyakarta-Surabaya, Yogyakarta-Pontianak, Yogyakarta-Balikpapan, Yogyakarta-Makassar, Yogyakarta-Pekanbaru, Yogyakarta-Malang, Yogyakarta-Palembang, Yogyakarta-Medan, dan masih banyak lagi.

Untuk penerbangan internasional, bandara ini juga melayani penerbangan ke Kuala Lumpur dan Singapore. Maskapai yang melayani penerbangan rute internasional ini adalah Silk Air dan Air Asia.

Karena banyaknya rute penerbangan dan kota keberangkatan yang dapat dipilih, kamu dapat menyesuaikan tiket pesawat ke Yogyakarta sesuai kebutuhan.

Bandara Adisucipto Jogja

Bandara Adisucipto bermula dari sebuah lapangan terbang bernama Lapangan Terbang Maguwoharjo. Lapangan terbang ini dibangun pada tahun 1940 oleh pemerintah Belanda.

Pada tahun 1942, lapangan terbang ini diduduki oleh Jepang. Kemudian pada tahun 1945, Lapangan Terbang Maguwoharjo jatuh ke tangan tentara BKR (Badan Keamanan Rakyat), kemudian diserahkan kepada Pemerintah Indonesia.

Lapangan Terbang Maguwoharjo kemudian digunakan sebagai pangkalan pesawat militer Indonesia. Selain itu, lapangan terbang ini juga digunakan untuk latihan terbang. Akademi pilot militer angkatan udara ini dipimpin oleh Agustinus Adisucipto. Namun, pada tahun 1947, pesawat yang diterbangkan oleh Agustinus Adisucipto, ditembak oleh Belanda.

Tahun 1959, bandara ini berubah menjadi Akademi Angkatan Udara (AAU). Selanjutnya, pada tahun 1964, bandara ini menjadi Bandara Sipil dan Militer. Lapangan Terbang Maguwoharjo kemudian resmi berubah nama menjadi Bandara Adisucipto untuk menghormati jasa Marsekal Muda Agustinus Adisucipto.

Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta berlokasi di Jalan Raya Solo Kilometer 9, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Ayo pesan tiket pesawat ke Yogyakarta jika kamu ingin mencicipi pengalaman mendarat di Bandara Internasional Adisucipto. Tiket pesawat ke Yogyakarta sangat mudah didapatkan via online. Segeralah berangkat ke Jogja. Kota budaya dan wisata ini sedang menunggu kamu.

Foto Bandara

Informasi Kota

Apa yang ingin kamu cari pertama kali jika berkunjung ke Jakarta?

Pertanyaan ini tentu menggelitik bagi banyak pihak yang berniat untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta. Dari kunjungan kerja, study tours, mengunjungi kerabat, sampai perjalanan wisata, setiap hari ramai dilakukan di ibukota Republik Indonesia ini.

Terlebih, jika ingin traveling menuju ke berbagai kota di seluruh dunia seperti Paris, Tokyo, atau New York, kebanyakan penerbangan internasional ini dilakukan dari Jakarta.

Jakarta memang pusatnya Indonesia. Selain menjadi pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat bisnis yang tak pernah mati. Banyak pendatang berbondong-bondong datang ke Jakarta. Hal ini membuat Jakarta menjadi kota yang padat penduduk. Jakarta terdiri dari 6 (enam) wilayah administratif yaitu Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Di balik kesibukan Jakarta yang selalu menggeliat 24 jam, Jakarta menyimpan banyak keindahan yang membuatnya pantas dijadikan destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa. Tak heran, tiket pesawat ke Jakarta terbilang sangat laris.

Mendaki ketinggian Monas dan melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian hanyalah sekelumit alasan yang akan membuat kamu tergerak untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta.

Namun, rasanya sangat disayangkan apabila kamu buru-buru membeli tiket pesawat ke Jakarta tanpa mengetahui informasi dari Bandara Soekarno-Hatta kebanggaan Kota Jakarta.

Bandara Soekarno Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta atau yang seringkali disebut sebagai Bandara Soetta merupakan bandara yang terletak di dekat Cengkareng, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta. Bandara dengan kode CGK melayani penerbangan ke ratusan destinasi domestik maupun internasional. Terdapat 3 (tiga) landasan pacu yang dibangun di bandara yang megah kebanggaan Jakarta ini.

Landasan pacu 1 dan 2 memiliki panjang 3.600 meter, dengan lebar 60 meter. Sedangkan landasan pacu 3 yang mulai dibangun pada tahun 2017 akan memiliki panjang yang mencapai 3.000 meter.

Sejarah Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta memulai pembangunannya dari sebuah proyek dengan kode nama Jakarta International Airport Cengkareng. Bandara ini dibangun di dekat Cengkareng ketika Bandara Kemayoran mulai banyak dikritik akibat lokasinya yang terlalu dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Sekitar tahun 1975, disepakati perjanjian tentang pembangunan bandara baru yang akan menggantikan peran Bandara Kemayoran. Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian pembangunan bandara dengan pihak Aeroport de Paris dan PT Konavi yang akan menjalankan proyeknya.

Bandara yang menjadi pintu masuk utama ke Indonesia ini dirancang oleh arsitek terkenal dari Perancis, Paul Andreu, yang juga merancang Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris.

Pada tahun 1985, Bandara Kemayoran resmi ditutup sehingga otomatis Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara inti di Jakarta. Saat itu, Bandara Soekarno-Hatta sukses menjadi mahakarya yang menaikkan gengsi bangsa Indonesia di mata dunia internasional. Bandara ini disebut sebagai salah satu karya terbaik bangsa yang berhasil ditorehkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Lokasi Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta berlokasi di dekat Cengkareng, tepatnya di Tangerang, Banten, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta.

Terminal

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 4 (empat) terminal penumpang dan 1 (satu) terminal kargo.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 1

Terminal 1 adalah terminal penumpang yang khusus melayani penerbangan domestik untuk maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 1 dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu Terminal 1A, Terminal 1B dan Terminal 1C.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 2

Sedangkan Terminal 2 adalah terminal yang melayani penerbangan internasional dan domestik. Terminal 2 masih dibagi lagi menjadi Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 2F. Terminal 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan internasional bagi maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik untuk pesawat NAM Air, Sriwijaya Air dan Air Asia.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Terminal 3 Ultimate merupakan versi baru dari Terminal 3 yang sudah direnovasi. Terminal ini merupakan basis dari penerbangan pesawat maskapai Garuda Indonesia di Jakarta.

Selain itu, pihak Angkasa Pura juga akan membangun 1 terminal tambahan di Bandara Soetta, yaitu Terminal 4 yang baru akan dimulai pembangunannya pada tahun 2021, dan diprediksi akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Terminal 4 ini juga nantinya akan mengusung konsep Smart Airport.

Akses

Banyak pilihan transportasi darat di Jakarta yang bisa kamu pilih untuk menuju ke Bandara Soekarno Hatta-Jakarta. Namun, perlu diingat, karena bandara ini memiliki banyak terminal, kamu perlu untuk memperhatikan informasi nomor terminal di lembaran tiket pesawat ke Jakarta yang kamu miliki.

Akses menuju Bandara Soekarno – Hatta bisa kamu lakukan dengan menggunakan taksi, baik taksi online maupun taksi regular yang banyak berseliweran di Jakarta. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan bus DAMRI atau angkutan kota.

Saat ini, sudah tersedia pula kereta bandara yang langsung mengantarmu menuju Bandara Soetta. Untuk menggunakan fasilitas KRL ini, kamu harus berangkat dari Jakarta, yaitu melalui jalur Sudirman - Jakarta. Dengan menggunakan Airport Rail Link ini, tentu bisa membuat kamu terhindar dari kemacetan.

Kelebihan lain dari menggunakan Rail Link adalah kereta ini terkoneksi langsung dengan SkyTrain. Jadi, kamu bisa langsung menggunakan SkyTrain ini untuk berpindah antar-terminal. Semakin mudah, bukan?

Jangan ragu lagi untuk segera berkunjung ke Jakarta. Selain memiliki bandara tersibuk di Indonesia, kota ini juga memiliki banyak pesona yang tidak dapat kamu temukan di kota-kota lainnya di Indonesia.

Jadi sudah berapa persenkah kesiapan kamu untuk memesan tiket pesawat ke Jakarta?

Foto Bandara

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com