Cari Tiket Pesawat ullern Jakarta - Halim (OSL - HLP) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari ullern (OSL) ke Jakarta - Halim (HLP) mulai dari ~ di bulan October 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat ullern Jakarta - Halim (OSL - HLP) Promo

Ullern (OSL)

Jakarta - Halim (HLP)

Bandar Udara Oslo adalah bandar udara utama yang melayani kota Osloibu kota dan kota terbesar di Norwegia. Oslo juga dilayani badnara bertarif rendah Bandara Torp Airport dan Bandara Rygge. Bandar Udara Oslo berperan sebagai hub utama bagi penerbangan domestik dan internasional untuk Norwegia, dan merupakan bandara terbesar kedua di negara Skandinavia. Menjadi hub bagi Scandinavian Airlines, basis operasi bagi Norwegian Air Shuttle, dan sebuah kota fokus bagi Widerøe, bandara ini terhubung dengan 30 destinasi domestik dan lebih dari 113 destinasi internasional. Hampir 23 juta penumpang melakukan perjalanan melalui bandara ini, membuat Bandara Oslo lenjadi bandara tersibuk ketujuh di Eropa.

Bandara ini berada di 19 nautical mile (35 km; 22 mil) sebelah timur laut dari Oslo, di Gardermoen di wilayah Ullensaker, di kotaAkershus. Bandara ini memiliki dua landasan pacu paralel yang mengarah ke utara-selatan dengan panjang masing-masing 3,600 metre (11,811 ft) dan 2,950 metre (9,678 ft) dan meiliki 71 ruang berhenti pesawat, dimana 34 diantaranya memiliki garbarata. Bandar terhubung dengan pusat kota melalui kereta api cepat di Jalur Gardermoen yang dilayani oleh kereta api utama danFlytoget. Fasilitas darat dmiliki oleh Oslo Lufthavn AS, sebuah anak perusahaan dari badan usaha milik negara Avinor. Di dekatnya juga terdapat Stasiun Udara Gardermoen, yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Norwegia. Sebuah pengembangan dengan sebuah terminal baru dan sayap ketiga direncanakan dibuka apda tahun 2017.Bandara Oslo merupakan bandara terbesar dan tersibuk di antara tiga bandara internasional besar yang berada di sekitar Oslo. Bandara yang lain adalah Torp di barat daya danRygge di tenggara.

Lokasi bandara pada awalnya digunakan oleh Angkatan Darat Norwegia sejak tahun 1740, dengan fasilitas bandara militer pertama dibangun pada tahun 1940an. Bandara ini tetap menjadi bandara cadangan sekunder dan bandara untuk penerbangan charter hingga 8 Oktober 1988, saat bandara utama yaitu Bandar Udara Oslo, Fornebu ditutup dan sebuah Bandar Udara Oslo yang baru dibuka dengan biaya 11,4 milyar krona Norwegia (NOK).

Bandara Halim Perdanakusuma adalah sebuah bandar udara di Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini juga digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I



Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

Pada masa perang kemerdekaan, Halim Perdanakusuma dan Opsir Iswahyudi mendapat tugas untuk membawa pesawat tempur yang baru dibeli. Pesawat itu sendiri berada di Muangthai (Thailand). Untuk mempelajari pesawat tempur yang sebelumnya merupakan pesawat angkutan itu, Halim hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 5 hari. Tapi dalam buku sejarah yang dikeluarkan Mabes TNI AU itu, tidak tersebutkan negara mana yang membuat pesawat tersebut.

Dari Thailand pesawat menuju ke Indonesia. Namun malang, pesawat itu tak kunjung sampai. Diperkirakan, pesawat itu terjatuh di kawasan pantai selat Malaka. Tak lama kemudian, nelayan menemukan sosok mayak yang terdampar di kawasan pantai. Dan saat itu kodisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Namun akhirnya jenazah itu diduga merupakan jenazah Halim Perdanakusuma. Sedangkan jenazah Iswahyudi hingga kini belum diketemukan.

Sebagai tanda penghargaan, keduanya dijadikan pahlawan nasional Indonesia dan nama Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai Bandara Pangkalan TNI AU di Jakarta Timur sedangkan Iswahyudi diabadikan sebagai Pangkalan TNI AU di Madiun.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang selama hanya ini menjadi bandara pesawat carter,  sejak tanggal 10 Januari 2014 siap menjadi bandara domestik pada . Untuk kapasitas bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari, dengan total pergerakan penumpang sekitar 9000 orang setiap harinya.

Area parkir kendaraan di Bandara Halim Perdanakusuma juga cukup lebar, karena ajan diperluas dari 5.000 mobil menjadi 7.000 mobil. 

Foto Bandara

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com