Cari Tiket Pesawat Ujungpandang, Makassar Jeddah (UPG - JED) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Ujungpandang, Makassar (UPG) ke Jeddah (JED) mulai dari ~ di bulan October 2019. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Ujungpandang, Makassar Jeddah (UPG - JED) Promo

Ujungpandang, Makassar (UPG)

Jeddah (JED)

Kota Ujung Pandang yang sejak tahun 1999 telah berubah nama menjadi Makassar, adalah ibukota dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Kota Makassar adalah sebuah kota metropolitan yang juga digelari sebagai kota terbesar di kawasan Indonesia Timur. Kota ini dulunya juga pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan ibukota Provinsi Sulawesi.

Sebagai sebuah kota metropolitan yang maju, Makassar menjelma sebagai kota multi etnis atau multikultur. Kota yang pernah menjadi taklukan Kerajaan Majapahit ini menjadi pusat perdagangan yang paling maju di Kawasan Indonesia Timur.

Berkunjung ke Makassar berarti memperkaya pengalaman karena di kota ini banyak cerita baru yang akan kamu dapatkan. Berbagai obyek wisata tersedia, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, hingga wisata kuliner.

Beberapa kuliner Makassar yang kondang di seantero Indonesia adalah Coto Makassar, Es Pisang Ijo dan Sop Konro. Selain itu, Makassar juga menawarkan pesona wisata alam yang menakjubkan. Sebut saja di antaranya Taman Nasional Bantimurung, Pantai Losari, Benteng Rotterdam, Taman Laut Taka Bonerate, dan Bukit Malino dengan panoramanya yang menakjubkan.

Tiket pesawat ke Makassar pun sama sekali tak susah untuk didapatkan. Makassar ramai dikunjungi wisatawan sepanjang tahun, hingga tiket pesawat ke Makassar tak pernah sepi peminat.

Kamu pasti juga sudah familiar dengan nama Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berikut ini.

Bandar Udara Sultan Hasanuddin

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar adalah sebuah bandara megah bertaraf internasional di Kota Makassar. Dari pusat kota, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berjarak sekitar 30 kilometer. Bandara ini dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I.

Terdapat banyak maskapai yang memberikan layanan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Beberapa di antara maskapai-maskapai ini adalah Garuda Indonesia, AirAsia, Batik Air, Citilink, Lion Air, Saudia, Silk Air, Garuda Indonesia Explore, Susi Air, Wings Air, dan masih banyak lagi.

Rute-rute yang dapat dicapai dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar juga sangat bervariasi. Rute domestik yang terlayani di antaranya adalah Makassar-Jakarta Soekarno Hatta, Makassar-Jakarta Halim Perdanakusuma, Makassar-Surabaya, Makassar-Balikpapan, Makassar-Ambon, Makassar-Yogyakarta, Makassar-Banjarmasin, Makassar-Banjarmasin, dan masih banyak lagi.

Untuk rute internasional, penerbangan yang telah terlayani dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar adalah penerbangan ke Kuala Lumpur Malaysia, Singapura, dan penerbangan jamaah haji ke Madinah.

Lantaran banyaknya maskapai dan jadwal penerbangan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kamu dapat membeli tiket pesawat ke Makassar sesuai kebutuhan kamu.

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dulunya bernama Lapangan Terbang Kadieng. Lapangan terbang ini sudah dibangun oleh pemerintah Belanda sejak tahun 1935.

Lapangan Terbang Kadieng sempat jatuh ke tangan penjajah Jepang sekitar tahun 1942. Pada masa itu, pemerintah Jepang meningkatkan kualitas bandara dengan pembangunan konstruksi beton. Pengembangan bandara ini, pada saat itu, melibatkan lebih dari 4000 tenaga pribumi untuk melakukan romusha.

Lapangan Terbang Kadieng mengalami perubahan nama menjadi Lapangan Terbang Mandai setelah perbaikan tersebut. Pihak tentara Sekutu kemudian merebut bandara ini dari tangan penjajah Jepang pada tahun 1945 dan melakukan perpanjangan landasan pacu.

Bandara ini baru jatuh ke tangan pemerintah Indonesia pada tahun 1950 dan dikelola oleh Jawatan Pekerjaan Umum Sesi Lapangan Terbang. Penggantian nama menjadi Bandar Udara Sultan Hasanuddin dilakukan pada tahun 1980.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berlokasi di Jalan Airport No. 1 Kecamatan Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ayo beli tiket pesawat ke Makassar.

Tiket pesawat ke Makassar dengan mudah dapat dibeli via online.

Jadi, tunggu apalagi?

Kemegahan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin siap menyambut kamu di kota metropolis ini.

Foto Bandara

Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandar udara utama yang melayani kota Jeddahdi Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saudi. Bandar udara ini sering disebut Jeddah, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu JED.

Bandara ini terletak 19 kilometer utara Kota JeddahArab Saudi. Pengerjaan pembangunan bandara ini dimulai tahun 1974, dan selesai tahun 1980. Akhirnya, pada 31 Mei1981, bandara ini dibuka untuk layanan penuh setelah secara resmi di buka pada April 1981.

Karena kedekatan Jeddah ke kota suci Islam Makkah, bandara singkatan satu fitur khusus: Terminal Haji khusus dibangun untuk menangani peziarah asing ditakdirkan ke Mekkah untuk mengambil bagian dalam ritual yang terkait dengan ibadah haji tahunan. Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, menyediakan kemampuan yang diperlukan untuk membawa peziarah ke Arab Saudi. Ini dirancang oleh Fazlur Rahman Khan dari perusahaan arsitektur Skidmore, Owings dan Merrill LLP (SOM) dan direkayasa oleh Horst Berger saat di Geiger Berger Associates.

Terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing. Terminal Selatan adalah dicadangkan untuk penggunaan eksklusif Saudi Arabian Airlines sampai 2007 ketika juga operator swasta Arab Saudi Nas Air dan Sama Airlines diberi izin untuk menggunakan terminal ini. Bandara KAIA-Jeddah berfungsi sebagai hub utama untuk Saudi Arabian Airlines.

Para haji bandara Jeddah Terminal diperkirakan, pada lima juta kaki persegi (465.000 m²), antara terminal terbesar di dunia udara setelah Bandara Internasional Ibukota Beijing, Dubai International Airport dan Bandara Internasional Hong Kong. Ini mencakup lebih dari 100 hektare (405.000 m²) dan dikenal untuk tenda berbentuk atap. Atap Terminal 3 adalah tidak hanya tenda, tetapi bahan fiberglass berwarna putih. Terminal Haji menawarkan fasilitas banyak peziarah, termasuk sebuah masjid, dan dapat menampung 80.000 wisatawan pada waktu yang sama.

Foto Bandara

Ujungpandang, Makassar (UPG)

Jeddah (JED)

Kota Ujung Pandang yang sejak tahun 1999 telah berubah nama menjadi Makassar, adalah ibukota dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Kota Makassar adalah sebuah kota metropolitan yang juga digelari sebagai kota terbesar di kawasan Indonesia Timur. Kota ini dulunya juga pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan ibukota Provinsi Sulawesi.

Sebagai sebuah kota metropolitan yang maju, Makassar menjelma sebagai kota multi etnis atau multikultur. Kota yang pernah menjadi taklukan Kerajaan Majapahit ini menjadi pusat perdagangan yang paling maju di Kawasan Indonesia Timur.

Berkunjung ke Makassar berarti memperkaya pengalaman karena di kota ini banyak cerita baru yang akan kamu dapatkan. Berbagai obyek wisata tersedia, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, hingga wisata kuliner.

Beberapa kuliner Makassar yang kondang di seantero Indonesia adalah Coto Makassar, Es Pisang Ijo dan Sop Konro. Selain itu, Makassar juga menawarkan pesona wisata alam yang menakjubkan. Sebut saja di antaranya Taman Nasional Bantimurung, Pantai Losari, Benteng Rotterdam, Taman Laut Taka Bonerate, dan Bukit Malino dengan panoramanya yang menakjubkan.

Tiket pesawat ke Makassar pun sama sekali tak susah untuk didapatkan. Makassar ramai dikunjungi wisatawan sepanjang tahun, hingga tiket pesawat ke Makassar tak pernah sepi peminat.

Kamu pasti juga sudah familiar dengan nama Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berikut ini.

Bandar Udara Sultan Hasanuddin

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar adalah sebuah bandara megah bertaraf internasional di Kota Makassar. Dari pusat kota, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berjarak sekitar 30 kilometer. Bandara ini dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I.

Terdapat banyak maskapai yang memberikan layanan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Beberapa di antara maskapai-maskapai ini adalah Garuda Indonesia, AirAsia, Batik Air, Citilink, Lion Air, Saudia, Silk Air, Garuda Indonesia Explore, Susi Air, Wings Air, dan masih banyak lagi.

Rute-rute yang dapat dicapai dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar juga sangat bervariasi. Rute domestik yang terlayani di antaranya adalah Makassar-Jakarta Soekarno Hatta, Makassar-Jakarta Halim Perdanakusuma, Makassar-Surabaya, Makassar-Balikpapan, Makassar-Ambon, Makassar-Yogyakarta, Makassar-Banjarmasin, Makassar-Banjarmasin, dan masih banyak lagi.

Untuk rute internasional, penerbangan yang telah terlayani dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar adalah penerbangan ke Kuala Lumpur Malaysia, Singapura, dan penerbangan jamaah haji ke Madinah.

Lantaran banyaknya maskapai dan jadwal penerbangan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kamu dapat membeli tiket pesawat ke Makassar sesuai kebutuhan kamu.

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dulunya bernama Lapangan Terbang Kadieng. Lapangan terbang ini sudah dibangun oleh pemerintah Belanda sejak tahun 1935.

Lapangan Terbang Kadieng sempat jatuh ke tangan penjajah Jepang sekitar tahun 1942. Pada masa itu, pemerintah Jepang meningkatkan kualitas bandara dengan pembangunan konstruksi beton. Pengembangan bandara ini, pada saat itu, melibatkan lebih dari 4000 tenaga pribumi untuk melakukan romusha.

Lapangan Terbang Kadieng mengalami perubahan nama menjadi Lapangan Terbang Mandai setelah perbaikan tersebut. Pihak tentara Sekutu kemudian merebut bandara ini dari tangan penjajah Jepang pada tahun 1945 dan melakukan perpanjangan landasan pacu.

Bandara ini baru jatuh ke tangan pemerintah Indonesia pada tahun 1950 dan dikelola oleh Jawatan Pekerjaan Umum Sesi Lapangan Terbang. Penggantian nama menjadi Bandar Udara Sultan Hasanuddin dilakukan pada tahun 1980.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berlokasi di Jalan Airport No. 1 Kecamatan Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ayo beli tiket pesawat ke Makassar.

Tiket pesawat ke Makassar dengan mudah dapat dibeli via online.

Jadi, tunggu apalagi?

Kemegahan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin siap menyambut kamu di kota metropolis ini.

Foto Bandara

Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandar udara utama yang melayani kota Jeddahdi Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saudi. Bandar udara ini sering disebut Jeddah, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu JED.

Bandara ini terletak 19 kilometer utara Kota JeddahArab Saudi. Pengerjaan pembangunan bandara ini dimulai tahun 1974, dan selesai tahun 1980. Akhirnya, pada 31 Mei1981, bandara ini dibuka untuk layanan penuh setelah secara resmi di buka pada April 1981.

Karena kedekatan Jeddah ke kota suci Islam Makkah, bandara singkatan satu fitur khusus: Terminal Haji khusus dibangun untuk menangani peziarah asing ditakdirkan ke Mekkah untuk mengambil bagian dalam ritual yang terkait dengan ibadah haji tahunan. Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, menyediakan kemampuan yang diperlukan untuk membawa peziarah ke Arab Saudi. Ini dirancang oleh Fazlur Rahman Khan dari perusahaan arsitektur Skidmore, Owings dan Merrill LLP (SOM) dan direkayasa oleh Horst Berger saat di Geiger Berger Associates.

Terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing. Terminal Selatan adalah dicadangkan untuk penggunaan eksklusif Saudi Arabian Airlines sampai 2007 ketika juga operator swasta Arab Saudi Nas Air dan Sama Airlines diberi izin untuk menggunakan terminal ini. Bandara KAIA-Jeddah berfungsi sebagai hub utama untuk Saudi Arabian Airlines.

Para haji bandara Jeddah Terminal diperkirakan, pada lima juta kaki persegi (465.000 m²), antara terminal terbesar di dunia udara setelah Bandara Internasional Ibukota Beijing, Dubai International Airport dan Bandara Internasional Hong Kong. Ini mencakup lebih dari 100 hektare (405.000 m²) dan dikenal untuk tenda berbentuk atap. Atap Terminal 3 adalah tidak hanya tenda, tetapi bahan fiberglass berwarna putih. Terminal Haji menawarkan fasilitas banyak peziarah, termasuk sebuah masjid, dan dapat menampung 80.000 wisatawan pada waktu yang sama.

Foto Bandara

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com