Cari Tiket Pesawat Ujungpandang, Makassar Jakarta - Cengkareng (UPG - CGK) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Ujungpandang, Makassar (UPG) ke Jakarta - Cengkareng (CGK) mulai dari ~ di bulan October 2019. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Ujungpandang, Makassar Jakarta - Cengkareng (UPG - CGK) Promo

Ujungpandang, Makassar (UPG)

Jakarta - Cengkareng (CGK)

Kota Ujung Pandang yang sejak tahun 1999 telah berubah nama menjadi Makassar, adalah ibukota dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Kota Makassar adalah sebuah kota metropolitan yang juga digelari sebagai kota terbesar di kawasan Indonesia Timur. Kota ini dulunya juga pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan ibukota Provinsi Sulawesi.

Sebagai sebuah kota metropolitan yang maju, Makassar menjelma sebagai kota multi etnis atau multikultur. Kota yang pernah menjadi taklukan Kerajaan Majapahit ini menjadi pusat perdagangan yang paling maju di Kawasan Indonesia Timur.

Berkunjung ke Makassar berarti memperkaya pengalaman karena di kota ini banyak cerita baru yang akan kamu dapatkan. Berbagai obyek wisata tersedia, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, hingga wisata kuliner.

Beberapa kuliner Makassar yang kondang di seantero Indonesia adalah Coto Makassar, Es Pisang Ijo dan Sop Konro. Selain itu, Makassar juga menawarkan pesona wisata alam yang menakjubkan. Sebut saja di antaranya Taman Nasional Bantimurung, Pantai Losari, Benteng Rotterdam, Taman Laut Taka Bonerate, dan Bukit Malino dengan panoramanya yang menakjubkan.

Tiket pesawat ke Makassar pun sama sekali tak susah untuk didapatkan. Makassar ramai dikunjungi wisatawan sepanjang tahun, hingga tiket pesawat ke Makassar tak pernah sepi peminat.

Kamu pasti juga sudah familiar dengan nama Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berikut ini.

Bandar Udara Sultan Hasanuddin

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar adalah sebuah bandara megah bertaraf internasional di Kota Makassar. Dari pusat kota, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berjarak sekitar 30 kilometer. Bandara ini dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I.

Terdapat banyak maskapai yang memberikan layanan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Beberapa di antara maskapai-maskapai ini adalah Garuda Indonesia, AirAsia, Batik Air, Citilink, Lion Air, Saudia, Silk Air, Garuda Indonesia Explore, Susi Air, Wings Air, dan masih banyak lagi.

Rute-rute yang dapat dicapai dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar juga sangat bervariasi. Rute domestik yang terlayani di antaranya adalah Makassar-Jakarta Soekarno Hatta, Makassar-Jakarta Halim Perdanakusuma, Makassar-Surabaya, Makassar-Balikpapan, Makassar-Ambon, Makassar-Yogyakarta, Makassar-Banjarmasin, Makassar-Banjarmasin, dan masih banyak lagi.

Untuk rute internasional, penerbangan yang telah terlayani dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar adalah penerbangan ke Kuala Lumpur Malaysia, Singapura, dan penerbangan jamaah haji ke Madinah.

Lantaran banyaknya maskapai dan jadwal penerbangan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kamu dapat membeli tiket pesawat ke Makassar sesuai kebutuhan kamu.

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dulunya bernama Lapangan Terbang Kadieng. Lapangan terbang ini sudah dibangun oleh pemerintah Belanda sejak tahun 1935.

Lapangan Terbang Kadieng sempat jatuh ke tangan penjajah Jepang sekitar tahun 1942. Pada masa itu, pemerintah Jepang meningkatkan kualitas bandara dengan pembangunan konstruksi beton. Pengembangan bandara ini, pada saat itu, melibatkan lebih dari 4000 tenaga pribumi untuk melakukan romusha.

Lapangan Terbang Kadieng mengalami perubahan nama menjadi Lapangan Terbang Mandai setelah perbaikan tersebut. Pihak tentara Sekutu kemudian merebut bandara ini dari tangan penjajah Jepang pada tahun 1945 dan melakukan perpanjangan landasan pacu.

Bandara ini baru jatuh ke tangan pemerintah Indonesia pada tahun 1950 dan dikelola oleh Jawatan Pekerjaan Umum Sesi Lapangan Terbang. Penggantian nama menjadi Bandar Udara Sultan Hasanuddin dilakukan pada tahun 1980.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berlokasi di Jalan Airport No. 1 Kecamatan Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ayo beli tiket pesawat ke Makassar.

Tiket pesawat ke Makassar dengan mudah dapat dibeli via online.

Jadi, tunggu apalagi?

Kemegahan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin siap menyambut kamu di kota metropolis ini.

Foto Bandara

Informasi Kota

Apa yang ingin kamu cari pertama kali jika berkunjung ke Jakarta?

Pertanyaan ini tentu menggelitik bagi banyak pihak yang berniat untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta. Dari kunjungan kerja, study tours, mengunjungi kerabat, sampai perjalanan wisata, setiap hari ramai dilakukan di ibukota Republik Indonesia ini.

Terlebih, jika ingin traveling menuju ke berbagai kota di seluruh dunia seperti Paris, Tokyo, atau New York, kebanyakan penerbangan internasional ini dilakukan dari Jakarta.

Jakarta memang pusatnya Indonesia. Selain menjadi pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat bisnis yang tak pernah mati. Banyak pendatang berbondong-bondong datang ke Jakarta. Hal ini membuat Jakarta menjadi kota yang padat penduduk. Jakarta terdiri dari 6 (enam) wilayah administratif yaitu Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Di balik kesibukan Jakarta yang selalu menggeliat 24 jam, Jakarta menyimpan banyak keindahan yang membuatnya pantas dijadikan destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa. Tak heran, tiket pesawat ke Jakarta terbilang sangat laris.

Mendaki ketinggian Monas dan melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian hanyalah sekelumit alasan yang akan membuat kamu tergerak untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta.

Namun, rasanya sangat disayangkan apabila kamu buru-buru membeli tiket pesawat ke Jakarta tanpa mengetahui informasi dari Bandara Soekarno-Hatta kebanggaan Kota Jakarta.

Bandara Soekarno Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta atau yang seringkali disebut sebagai Bandara Soetta merupakan bandara yang terletak di dekat Cengkareng, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta. Bandara dengan kode CGK melayani penerbangan ke ratusan destinasi domestik maupun internasional. Terdapat 3 (tiga) landasan pacu yang dibangun di bandara yang megah kebanggaan Jakarta ini.

Landasan pacu 1 dan 2 memiliki panjang 3.600 meter, dengan lebar 60 meter. Sedangkan landasan pacu 3 yang mulai dibangun pada tahun 2017 akan memiliki panjang yang mencapai 3.000 meter.

Sejarah Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta memulai pembangunannya dari sebuah proyek dengan kode nama Jakarta International Airport Cengkareng. Bandara ini dibangun di dekat Cengkareng ketika Bandara Kemayoran mulai banyak dikritik akibat lokasinya yang terlalu dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Sekitar tahun 1975, disepakati perjanjian tentang pembangunan bandara baru yang akan menggantikan peran Bandara Kemayoran. Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian pembangunan bandara dengan pihak Aeroport de Paris dan PT Konavi yang akan menjalankan proyeknya.

Bandara yang menjadi pintu masuk utama ke Indonesia ini dirancang oleh arsitek terkenal dari Perancis, Paul Andreu, yang juga merancang Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris.

Pada tahun 1985, Bandara Kemayoran resmi ditutup sehingga otomatis Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara inti di Jakarta. Saat itu, Bandara Soekarno-Hatta sukses menjadi mahakarya yang menaikkan gengsi bangsa Indonesia di mata dunia internasional. Bandara ini disebut sebagai salah satu karya terbaik bangsa yang berhasil ditorehkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Lokasi Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta berlokasi di dekat Cengkareng, tepatnya di Tangerang, Banten, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta.

Terminal

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 4 (empat) terminal penumpang dan 1 (satu) terminal kargo.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 1

Terminal 1 adalah terminal penumpang yang khusus melayani penerbangan domestik untuk maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 1 dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu Terminal 1A, Terminal 1B dan Terminal 1C.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 2

Sedangkan Terminal 2 adalah terminal yang melayani penerbangan internasional dan domestik. Terminal 2 masih dibagi lagi menjadi Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 2F. Terminal 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan internasional bagi maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik untuk pesawat NAM Air, Sriwijaya Air dan Air Asia.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Terminal 3 Ultimate merupakan versi baru dari Terminal 3 yang sudah direnovasi. Terminal ini merupakan basis dari penerbangan pesawat maskapai Garuda Indonesia di Jakarta.

Selain itu, pihak Angkasa Pura juga akan membangun 1 terminal tambahan di Bandara Soetta, yaitu Terminal 4 yang baru akan dimulai pembangunannya pada tahun 2021, dan diprediksi akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Terminal 4 ini juga nantinya akan mengusung konsep Smart Airport.

Akses

Banyak pilihan transportasi darat di Jakarta yang bisa kamu pilih untuk menuju ke Bandara Soekarno Hatta-Jakarta. Namun, perlu diingat, karena bandara ini memiliki banyak terminal, kamu perlu untuk memperhatikan informasi nomor terminal di lembaran tiket pesawat ke Jakarta yang kamu miliki.

Akses menuju Bandara Soekarno – Hatta bisa kamu lakukan dengan menggunakan taksi, baik taksi online maupun taksi regular yang banyak berseliweran di Jakarta. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan bus DAMRI atau angkutan kota.

Saat ini, sudah tersedia pula kereta bandara yang langsung mengantarmu menuju Bandara Soetta. Untuk menggunakan fasilitas KRL ini, kamu harus berangkat dari Jakarta, yaitu melalui jalur Sudirman - Jakarta. Dengan menggunakan Airport Rail Link ini, tentu bisa membuat kamu terhindar dari kemacetan.

Kelebihan lain dari menggunakan Rail Link adalah kereta ini terkoneksi langsung dengan SkyTrain. Jadi, kamu bisa langsung menggunakan SkyTrain ini untuk berpindah antar-terminal. Semakin mudah, bukan?

Jangan ragu lagi untuk segera berkunjung ke Jakarta. Selain memiliki bandara tersibuk di Indonesia, kota ini juga memiliki banyak pesona yang tidak dapat kamu temukan di kota-kota lainnya di Indonesia.

Jadi sudah berapa persenkah kesiapan kamu untuk memesan tiket pesawat ke Jakarta?

Foto Bandara

Ujungpandang, Makassar (UPG)

Jakarta - Cengkareng (CGK)

Kota Ujung Pandang yang sejak tahun 1999 telah berubah nama menjadi Makassar, adalah ibukota dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Kota Makassar adalah sebuah kota metropolitan yang juga digelari sebagai kota terbesar di kawasan Indonesia Timur. Kota ini dulunya juga pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan ibukota Provinsi Sulawesi.

Sebagai sebuah kota metropolitan yang maju, Makassar menjelma sebagai kota multi etnis atau multikultur. Kota yang pernah menjadi taklukan Kerajaan Majapahit ini menjadi pusat perdagangan yang paling maju di Kawasan Indonesia Timur.

Berkunjung ke Makassar berarti memperkaya pengalaman karena di kota ini banyak cerita baru yang akan kamu dapatkan. Berbagai obyek wisata tersedia, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, hingga wisata kuliner.

Beberapa kuliner Makassar yang kondang di seantero Indonesia adalah Coto Makassar, Es Pisang Ijo dan Sop Konro. Selain itu, Makassar juga menawarkan pesona wisata alam yang menakjubkan. Sebut saja di antaranya Taman Nasional Bantimurung, Pantai Losari, Benteng Rotterdam, Taman Laut Taka Bonerate, dan Bukit Malino dengan panoramanya yang menakjubkan.

Tiket pesawat ke Makassar pun sama sekali tak susah untuk didapatkan. Makassar ramai dikunjungi wisatawan sepanjang tahun, hingga tiket pesawat ke Makassar tak pernah sepi peminat.

Kamu pasti juga sudah familiar dengan nama Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berikut ini.

Bandar Udara Sultan Hasanuddin

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar adalah sebuah bandara megah bertaraf internasional di Kota Makassar. Dari pusat kota, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berjarak sekitar 30 kilometer. Bandara ini dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I.

Terdapat banyak maskapai yang memberikan layanan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Beberapa di antara maskapai-maskapai ini adalah Garuda Indonesia, AirAsia, Batik Air, Citilink, Lion Air, Saudia, Silk Air, Garuda Indonesia Explore, Susi Air, Wings Air, dan masih banyak lagi.

Rute-rute yang dapat dicapai dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar juga sangat bervariasi. Rute domestik yang terlayani di antaranya adalah Makassar-Jakarta Soekarno Hatta, Makassar-Jakarta Halim Perdanakusuma, Makassar-Surabaya, Makassar-Balikpapan, Makassar-Ambon, Makassar-Yogyakarta, Makassar-Banjarmasin, Makassar-Banjarmasin, dan masih banyak lagi.

Untuk rute internasional, penerbangan yang telah terlayani dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar adalah penerbangan ke Kuala Lumpur Malaysia, Singapura, dan penerbangan jamaah haji ke Madinah.

Lantaran banyaknya maskapai dan jadwal penerbangan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kamu dapat membeli tiket pesawat ke Makassar sesuai kebutuhan kamu.

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dulunya bernama Lapangan Terbang Kadieng. Lapangan terbang ini sudah dibangun oleh pemerintah Belanda sejak tahun 1935.

Lapangan Terbang Kadieng sempat jatuh ke tangan penjajah Jepang sekitar tahun 1942. Pada masa itu, pemerintah Jepang meningkatkan kualitas bandara dengan pembangunan konstruksi beton. Pengembangan bandara ini, pada saat itu, melibatkan lebih dari 4000 tenaga pribumi untuk melakukan romusha.

Lapangan Terbang Kadieng mengalami perubahan nama menjadi Lapangan Terbang Mandai setelah perbaikan tersebut. Pihak tentara Sekutu kemudian merebut bandara ini dari tangan penjajah Jepang pada tahun 1945 dan melakukan perpanjangan landasan pacu.

Bandara ini baru jatuh ke tangan pemerintah Indonesia pada tahun 1950 dan dikelola oleh Jawatan Pekerjaan Umum Sesi Lapangan Terbang. Penggantian nama menjadi Bandar Udara Sultan Hasanuddin dilakukan pada tahun 1980.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berlokasi di Jalan Airport No. 1 Kecamatan Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ayo beli tiket pesawat ke Makassar.

Tiket pesawat ke Makassar dengan mudah dapat dibeli via online.

Jadi, tunggu apalagi?

Kemegahan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin siap menyambut kamu di kota metropolis ini.

Foto Bandara

Informasi Kota

Apa yang ingin kamu cari pertama kali jika berkunjung ke Jakarta?

Pertanyaan ini tentu menggelitik bagi banyak pihak yang berniat untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta. Dari kunjungan kerja, study tours, mengunjungi kerabat, sampai perjalanan wisata, setiap hari ramai dilakukan di ibukota Republik Indonesia ini.

Terlebih, jika ingin traveling menuju ke berbagai kota di seluruh dunia seperti Paris, Tokyo, atau New York, kebanyakan penerbangan internasional ini dilakukan dari Jakarta.

Jakarta memang pusatnya Indonesia. Selain menjadi pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat bisnis yang tak pernah mati. Banyak pendatang berbondong-bondong datang ke Jakarta. Hal ini membuat Jakarta menjadi kota yang padat penduduk. Jakarta terdiri dari 6 (enam) wilayah administratif yaitu Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Di balik kesibukan Jakarta yang selalu menggeliat 24 jam, Jakarta menyimpan banyak keindahan yang membuatnya pantas dijadikan destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa. Tak heran, tiket pesawat ke Jakarta terbilang sangat laris.

Mendaki ketinggian Monas dan melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian hanyalah sekelumit alasan yang akan membuat kamu tergerak untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta.

Namun, rasanya sangat disayangkan apabila kamu buru-buru membeli tiket pesawat ke Jakarta tanpa mengetahui informasi dari Bandara Soekarno-Hatta kebanggaan Kota Jakarta.

Bandara Soekarno Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta atau yang seringkali disebut sebagai Bandara Soetta merupakan bandara yang terletak di dekat Cengkareng, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta. Bandara dengan kode CGK melayani penerbangan ke ratusan destinasi domestik maupun internasional. Terdapat 3 (tiga) landasan pacu yang dibangun di bandara yang megah kebanggaan Jakarta ini.

Landasan pacu 1 dan 2 memiliki panjang 3.600 meter, dengan lebar 60 meter. Sedangkan landasan pacu 3 yang mulai dibangun pada tahun 2017 akan memiliki panjang yang mencapai 3.000 meter.

Sejarah Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta memulai pembangunannya dari sebuah proyek dengan kode nama Jakarta International Airport Cengkareng. Bandara ini dibangun di dekat Cengkareng ketika Bandara Kemayoran mulai banyak dikritik akibat lokasinya yang terlalu dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Sekitar tahun 1975, disepakati perjanjian tentang pembangunan bandara baru yang akan menggantikan peran Bandara Kemayoran. Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian pembangunan bandara dengan pihak Aeroport de Paris dan PT Konavi yang akan menjalankan proyeknya.

Bandara yang menjadi pintu masuk utama ke Indonesia ini dirancang oleh arsitek terkenal dari Perancis, Paul Andreu, yang juga merancang Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris.

Pada tahun 1985, Bandara Kemayoran resmi ditutup sehingga otomatis Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara inti di Jakarta. Saat itu, Bandara Soekarno-Hatta sukses menjadi mahakarya yang menaikkan gengsi bangsa Indonesia di mata dunia internasional. Bandara ini disebut sebagai salah satu karya terbaik bangsa yang berhasil ditorehkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Lokasi Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta berlokasi di dekat Cengkareng, tepatnya di Tangerang, Banten, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta.

Terminal

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 4 (empat) terminal penumpang dan 1 (satu) terminal kargo.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 1

Terminal 1 adalah terminal penumpang yang khusus melayani penerbangan domestik untuk maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 1 dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu Terminal 1A, Terminal 1B dan Terminal 1C.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 2

Sedangkan Terminal 2 adalah terminal yang melayani penerbangan internasional dan domestik. Terminal 2 masih dibagi lagi menjadi Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 2F. Terminal 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan internasional bagi maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik untuk pesawat NAM Air, Sriwijaya Air dan Air Asia.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Terminal 3 Ultimate merupakan versi baru dari Terminal 3 yang sudah direnovasi. Terminal ini merupakan basis dari penerbangan pesawat maskapai Garuda Indonesia di Jakarta.

Selain itu, pihak Angkasa Pura juga akan membangun 1 terminal tambahan di Bandara Soetta, yaitu Terminal 4 yang baru akan dimulai pembangunannya pada tahun 2021, dan diprediksi akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Terminal 4 ini juga nantinya akan mengusung konsep Smart Airport.

Akses

Banyak pilihan transportasi darat di Jakarta yang bisa kamu pilih untuk menuju ke Bandara Soekarno Hatta-Jakarta. Namun, perlu diingat, karena bandara ini memiliki banyak terminal, kamu perlu untuk memperhatikan informasi nomor terminal di lembaran tiket pesawat ke Jakarta yang kamu miliki.

Akses menuju Bandara Soekarno – Hatta bisa kamu lakukan dengan menggunakan taksi, baik taksi online maupun taksi regular yang banyak berseliweran di Jakarta. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan bus DAMRI atau angkutan kota.

Saat ini, sudah tersedia pula kereta bandara yang langsung mengantarmu menuju Bandara Soetta. Untuk menggunakan fasilitas KRL ini, kamu harus berangkat dari Jakarta, yaitu melalui jalur Sudirman - Jakarta. Dengan menggunakan Airport Rail Link ini, tentu bisa membuat kamu terhindar dari kemacetan.

Kelebihan lain dari menggunakan Rail Link adalah kereta ini terkoneksi langsung dengan SkyTrain. Jadi, kamu bisa langsung menggunakan SkyTrain ini untuk berpindah antar-terminal. Semakin mudah, bukan?

Jangan ragu lagi untuk segera berkunjung ke Jakarta. Selain memiliki bandara tersibuk di Indonesia, kota ini juga memiliki banyak pesona yang tidak dapat kamu temukan di kota-kota lainnya di Indonesia.

Jadi sudah berapa persenkah kesiapan kamu untuk memesan tiket pesawat ke Jakarta?

Foto Bandara

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com