Cari Tiket Pesawat Tokyo Yogyakarta (HND - JOG) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Tokyo (HND) ke Yogyakarta (JOG) mulai dari ~ di bulan October 2019. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Tokyo Yogyakarta (HND - JOG) Promo

Tokyo (HND)

Yogyakarta (JOG)

Bandar Udara Internasional Tokyo adalah salah satu dari dua bandar udara untuk Tokyo RayaJepang. Bandara ini terletak di Ōta, Tokyo, 14 km sebelah selatan Stasiun Tokyo. Nama Bandara Haneda lebih populer dibandingkan Bandar Udara Internasional Tokyo, untuk membedakannya dari Bandara Internasional Narita yang pernah dinamakan "Bandara Internasional New Tokyo" (New Tokyo International Airport) hingga tahun 2004.

Haneda menangani hampir semua penerbangan ke dan dari Tokyo, sementara Bandar Udara Internasional Narita menangani sebagian besar penerbangan internasional. Pada tahun 2010, terminal internasional dibuka di Haneda bersamaan dengan selesainya pembangunan landas pacu keempat. Pembukaan terminal internasional di Haneda memungkinkan peningkatan frekuensi penerbangan internasional secara drastis ke Haneda yang sebelumnya hanya menangani penerbangan "carter berjadwal" ke SeoulShanghaiHong Kong, dan Taipei. Pemerintah Jepang masih memiliki rencana untuk mengembangkan peran internasional Haneda di masa depan.[2]

Haneda menangani 64.211.074 penumpang pada tahun 2010. Berdasarkan total lewatan penumpang, Haneda adalah bandara tersibuk nomor dua di Asia sekaligus bandara tersibuk nomor lima di dunia di bawah Bandara Hartsfield-JacksonAtlantaBandara Internasional Ibu Kota BeijingBandara Chicago O'Hare, dan Bandara London Heathrow. Bila Haneda dan Narita digabung, maka Tokyo memiliki sistem bandara kota terbesar nomor tiga di dunia, setelah London dan New York City.

Haneda adalah basis utama dua maskapai penerbangan domestik Jepang, Japan Airlines (Terminal 1) dan All Nippon Airways(Terminal 2), ditambah maskapai penerbangan bertarif rendah Hokkaido International AirlinesSkymark AirlinesSkynet Asia Airways, dan StarFlyer.

Dalam ForbesTraveller.com edisi Desember 2009, Bandara Haneda Airport diakui sebagai bandara paling tepat waktu di dunia selama dua tahun berturut-turut, 94,3% dari penerbangannya berangkat tepat waktu dan 88,6% tiba tepat waktu.[3]

Foto Bandara

Kota Yogyakarta atau yang sering disebut Jogja adalah pusat pemerintahan dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Nama Yogyakarta berasal dari kata Ayogya atau Ayodhya yang berarti ‘tidak ada perang'. Sedangkan Karta adalah istilah yang berarti 'baik'.

Kota Yogyakarta berada di lembah tiga sungai. Tiga sungai tersebut adalah Sungai Winongo, Sungai Code dan Sungai Gajah Wong. Meskipun demikian, kota ini jarang sekali mengalami banjir karena sistem drainase yang baik di Yogyakarta telah dibangun sejak zaman kolonial Belanda.

Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di Kota Gudeg Jogja ini. Jika kamu sudah berkali-kali berkunjung ke Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, atau Malioboro dan ingin mencari suasana baru, maka kamu bisa datang ke Desa Wisata Kalibiru.

Desa Wisata Kalibiru di Yogyakarta adalah sebuah spot untuk menikmati panorama hijau dari ketinggian. Kamu juga bisa melakukan flying fox di tempat ini. Selain desa wisata, Yogyakarta juga punya Museum De Mata Trick Eye. Museum 3 Dimensi ini cocok untuk kamu yang gemar bergaya dan berfoto.

Kamu juga bisa singgah ke Upside Down World di Sleman. Di sini, suasana ruangan unik serupa di luar angkasa dapat kamu temukan. Kota Yogyakarta memang tak pernah sepi wisatawan. Sepanjang tahun, tiket pesawat ke Yogyakarta selalu diburu oleh turis domestik maupun mancanegara.

Bandara Adisucipto

Karena tingginya permintaan tiket pesawat ke Yogyakarta ini, tak heran jika banyak maskapai berlomba-lomba melakukan penerbangan ke Yogyakarta. Nah, sebelum kamu juga berangkat ke Yogyakarta, tahukah kamu apa nama bandara kebanggaan Kota Gudeg ini?

Bandar Udara Internasional Adisucipto akan menjadi bandara pendaratan kamu jika membeli tiket pesawat ke Yogyakarta. Bandar udara publik sekaligus militer ini, berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I.

Sangat banyak maskapai yang telah membuka layanan penerbangan di Bandara Adisucipto Yogyakarta. Maskapai-maskapai tersebut adalah AirAsia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Garuda Indonesia Explore, Indonesia Airasia, Lion Air, NAM Air, Silk Air, Wings Air, dan Express Air.

Rute-rute penerbangan yang dilayani pun cukup banyak. Terdapat rute pesawat Yogyakarta-Jakarta Soekarno Hatta, Yogyakarta-Jakarta Halim Perdanakusuma, Yogyakarta-Surabaya, Yogyakarta-Pontianak, Yogyakarta-Balikpapan, Yogyakarta-Makassar, Yogyakarta-Pekanbaru, Yogyakarta-Malang, Yogyakarta-Palembang, Yogyakarta-Medan, dan masih banyak lagi.

Untuk penerbangan internasional, bandara ini juga melayani penerbangan ke Kuala Lumpur dan Singapore. Maskapai yang melayani penerbangan rute internasional ini adalah Silk Air dan Air Asia.

Karena banyaknya rute penerbangan dan kota keberangkatan yang dapat dipilih, kamu dapat menyesuaikan tiket pesawat ke Yogyakarta sesuai kebutuhan.

Bandara Adisucipto Jogja

Bandara Adisucipto bermula dari sebuah lapangan terbang bernama Lapangan Terbang Maguwoharjo. Lapangan terbang ini dibangun pada tahun 1940 oleh pemerintah Belanda.

Pada tahun 1942, lapangan terbang ini diduduki oleh Jepang. Kemudian pada tahun 1945, Lapangan Terbang Maguwoharjo jatuh ke tangan tentara BKR (Badan Keamanan Rakyat), kemudian diserahkan kepada Pemerintah Indonesia.

Lapangan Terbang Maguwoharjo kemudian digunakan sebagai pangkalan pesawat militer Indonesia. Selain itu, lapangan terbang ini juga digunakan untuk latihan terbang. Akademi pilot militer angkatan udara ini dipimpin oleh Agustinus Adisucipto. Namun, pada tahun 1947, pesawat yang diterbangkan oleh Agustinus Adisucipto, ditembak oleh Belanda.

Tahun 1959, bandara ini berubah menjadi Akademi Angkatan Udara (AAU). Selanjutnya, pada tahun 1964, bandara ini menjadi Bandara Sipil dan Militer. Lapangan Terbang Maguwoharjo kemudian resmi berubah nama menjadi Bandara Adisucipto untuk menghormati jasa Marsekal Muda Agustinus Adisucipto.

Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta berlokasi di Jalan Raya Solo Kilometer 9, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Ayo pesan tiket pesawat ke Yogyakarta jika kamu ingin mencicipi pengalaman mendarat di Bandara Internasional Adisucipto. Tiket pesawat ke Yogyakarta sangat mudah didapatkan via online. Segeralah berangkat ke Jogja. Kota budaya dan wisata ini sedang menunggu kamu.

Foto Bandara

Tokyo (HND)

Yogyakarta (JOG)

Bandar Udara Internasional Tokyo adalah salah satu dari dua bandar udara untuk Tokyo RayaJepang. Bandara ini terletak di Ōta, Tokyo, 14 km sebelah selatan Stasiun Tokyo. Nama Bandara Haneda lebih populer dibandingkan Bandar Udara Internasional Tokyo, untuk membedakannya dari Bandara Internasional Narita yang pernah dinamakan "Bandara Internasional New Tokyo" (New Tokyo International Airport) hingga tahun 2004.

Haneda menangani hampir semua penerbangan ke dan dari Tokyo, sementara Bandar Udara Internasional Narita menangani sebagian besar penerbangan internasional. Pada tahun 2010, terminal internasional dibuka di Haneda bersamaan dengan selesainya pembangunan landas pacu keempat. Pembukaan terminal internasional di Haneda memungkinkan peningkatan frekuensi penerbangan internasional secara drastis ke Haneda yang sebelumnya hanya menangani penerbangan "carter berjadwal" ke SeoulShanghaiHong Kong, dan Taipei. Pemerintah Jepang masih memiliki rencana untuk mengembangkan peran internasional Haneda di masa depan.[2]

Haneda menangani 64.211.074 penumpang pada tahun 2010. Berdasarkan total lewatan penumpang, Haneda adalah bandara tersibuk nomor dua di Asia sekaligus bandara tersibuk nomor lima di dunia di bawah Bandara Hartsfield-JacksonAtlantaBandara Internasional Ibu Kota BeijingBandara Chicago O'Hare, dan Bandara London Heathrow. Bila Haneda dan Narita digabung, maka Tokyo memiliki sistem bandara kota terbesar nomor tiga di dunia, setelah London dan New York City.

Haneda adalah basis utama dua maskapai penerbangan domestik Jepang, Japan Airlines (Terminal 1) dan All Nippon Airways(Terminal 2), ditambah maskapai penerbangan bertarif rendah Hokkaido International AirlinesSkymark AirlinesSkynet Asia Airways, dan StarFlyer.

Dalam ForbesTraveller.com edisi Desember 2009, Bandara Haneda Airport diakui sebagai bandara paling tepat waktu di dunia selama dua tahun berturut-turut, 94,3% dari penerbangannya berangkat tepat waktu dan 88,6% tiba tepat waktu.[3]

Foto Bandara

Kota Yogyakarta atau yang sering disebut Jogja adalah pusat pemerintahan dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Nama Yogyakarta berasal dari kata Ayogya atau Ayodhya yang berarti ‘tidak ada perang'. Sedangkan Karta adalah istilah yang berarti 'baik'.

Kota Yogyakarta berada di lembah tiga sungai. Tiga sungai tersebut adalah Sungai Winongo, Sungai Code dan Sungai Gajah Wong. Meskipun demikian, kota ini jarang sekali mengalami banjir karena sistem drainase yang baik di Yogyakarta telah dibangun sejak zaman kolonial Belanda.

Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di Kota Gudeg Jogja ini. Jika kamu sudah berkali-kali berkunjung ke Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, atau Malioboro dan ingin mencari suasana baru, maka kamu bisa datang ke Desa Wisata Kalibiru.

Desa Wisata Kalibiru di Yogyakarta adalah sebuah spot untuk menikmati panorama hijau dari ketinggian. Kamu juga bisa melakukan flying fox di tempat ini. Selain desa wisata, Yogyakarta juga punya Museum De Mata Trick Eye. Museum 3 Dimensi ini cocok untuk kamu yang gemar bergaya dan berfoto.

Kamu juga bisa singgah ke Upside Down World di Sleman. Di sini, suasana ruangan unik serupa di luar angkasa dapat kamu temukan. Kota Yogyakarta memang tak pernah sepi wisatawan. Sepanjang tahun, tiket pesawat ke Yogyakarta selalu diburu oleh turis domestik maupun mancanegara.

Bandara Adisucipto

Karena tingginya permintaan tiket pesawat ke Yogyakarta ini, tak heran jika banyak maskapai berlomba-lomba melakukan penerbangan ke Yogyakarta. Nah, sebelum kamu juga berangkat ke Yogyakarta, tahukah kamu apa nama bandara kebanggaan Kota Gudeg ini?

Bandar Udara Internasional Adisucipto akan menjadi bandara pendaratan kamu jika membeli tiket pesawat ke Yogyakarta. Bandar udara publik sekaligus militer ini, berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I.

Sangat banyak maskapai yang telah membuka layanan penerbangan di Bandara Adisucipto Yogyakarta. Maskapai-maskapai tersebut adalah AirAsia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Garuda Indonesia Explore, Indonesia Airasia, Lion Air, NAM Air, Silk Air, Wings Air, dan Express Air.

Rute-rute penerbangan yang dilayani pun cukup banyak. Terdapat rute pesawat Yogyakarta-Jakarta Soekarno Hatta, Yogyakarta-Jakarta Halim Perdanakusuma, Yogyakarta-Surabaya, Yogyakarta-Pontianak, Yogyakarta-Balikpapan, Yogyakarta-Makassar, Yogyakarta-Pekanbaru, Yogyakarta-Malang, Yogyakarta-Palembang, Yogyakarta-Medan, dan masih banyak lagi.

Untuk penerbangan internasional, bandara ini juga melayani penerbangan ke Kuala Lumpur dan Singapore. Maskapai yang melayani penerbangan rute internasional ini adalah Silk Air dan Air Asia.

Karena banyaknya rute penerbangan dan kota keberangkatan yang dapat dipilih, kamu dapat menyesuaikan tiket pesawat ke Yogyakarta sesuai kebutuhan.

Bandara Adisucipto Jogja

Bandara Adisucipto bermula dari sebuah lapangan terbang bernama Lapangan Terbang Maguwoharjo. Lapangan terbang ini dibangun pada tahun 1940 oleh pemerintah Belanda.

Pada tahun 1942, lapangan terbang ini diduduki oleh Jepang. Kemudian pada tahun 1945, Lapangan Terbang Maguwoharjo jatuh ke tangan tentara BKR (Badan Keamanan Rakyat), kemudian diserahkan kepada Pemerintah Indonesia.

Lapangan Terbang Maguwoharjo kemudian digunakan sebagai pangkalan pesawat militer Indonesia. Selain itu, lapangan terbang ini juga digunakan untuk latihan terbang. Akademi pilot militer angkatan udara ini dipimpin oleh Agustinus Adisucipto. Namun, pada tahun 1947, pesawat yang diterbangkan oleh Agustinus Adisucipto, ditembak oleh Belanda.

Tahun 1959, bandara ini berubah menjadi Akademi Angkatan Udara (AAU). Selanjutnya, pada tahun 1964, bandara ini menjadi Bandara Sipil dan Militer. Lapangan Terbang Maguwoharjo kemudian resmi berubah nama menjadi Bandara Adisucipto untuk menghormati jasa Marsekal Muda Agustinus Adisucipto.

Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta berlokasi di Jalan Raya Solo Kilometer 9, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Ayo pesan tiket pesawat ke Yogyakarta jika kamu ingin mencicipi pengalaman mendarat di Bandara Internasional Adisucipto. Tiket pesawat ke Yogyakarta sangat mudah didapatkan via online. Segeralah berangkat ke Jogja. Kota budaya dan wisata ini sedang menunggu kamu.

Foto Bandara

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com