Cari Tiket Pesawat Pekanbaru Miho (PKU - YGJ) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Pekanbaru (PKU) ke Miho (YGJ) mulai dari ~ di bulan November 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Pekanbaru Miho (PKU - YGJ) Promo

Pekanbaru (PKU)

Miho (YGJ)

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terletak tidak terlalu jauh dari pusat kota Pekanbaru, yakni hanya sekitar 5 km. Bandara ini mampu menampung 3 juta penumpang setiap tahunnya. PT Angkasa Pura II yang melakukan pengawasan dan pengoperasian terhadap bandara terbesar di Riau ini. Sebelumnya Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru bernama Bandara Simpang Tiga.

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada tahun 1960 dijadikan sebagai bandara perintis dengan nama Pelabuhan Udara Simpang Tiga. Nama simpang tiga dibuat karena lokasi bandara ini terletak di persimpangan tiga menuju dua kabupaten yaitu kabupaten kampar dan kabupaten indragiri hulu serta persimpangan menuju kota pekanbaru. Bandara Sultan Syarif Kasim II melakukan renovasi lagi pada tahun 2011 untuk menampung jumlah penumpang yang semakin meningkat serta untuk menyambut PON 2012 dimana provinsi Riau mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah PON 2012.

Foto Bandara

Miho Pangkalan Udara juga dikenal sebagai Yonago adalah terletak 11km pangkalan Angkatan Pertahanan Udara Jepang barat laut dari Yonago. Hal ini dimiliki dan dioperasikan oleh JASDF dan berbagi landasan dengan kegiatan sipil.
Bandara ini dibangun sebagai sebuah lapangan udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang Angkatan Udara selama Perang Dunia II, dan diserang oleh USAAF B-24 bomber pembebas selama Juli 1945. Setelah perang, lapangan udara diambil alih oleh Commonwealth Pekerjaan Angkatan British (BCOF) di Jepang. Royal Australian Air Force No. 5 Airfield Konstruksi Skuadron diperbaharui lapangan terbang, dan Nomor 77 Squadron ditempatkan di lapangan terbang sampai tahun 1950.

Pada bulan Desember 1950, Angkatan Udara Amerika Serikat 452d Bombardment Wing pindah B-26 pembom Invader cahaya untuk Miho Air Base. Mereka pindah ke Pusan Timur (K-9) Air Base, Korea Selatan pada bulan Mei tahun 1951 untuk tugas tempur selama Perang Korea. Satu-satunya unit USAF operasional lainnya untuk menggunakan lapangan terbang adalah 17 Bombardment Wing, yang juga terbang B-26s dari lapangan antara Oktober 1954 dan Maret 1955 sebelum kembali ke Amerika Serikat.

Miho Air Base digunakan terutama sebagai stasiun radar oleh 618 Pesawat Control dan Peringatan Skuadron dimulai pada bulan Desember 1950, beroperasi situs radar pertahanan sebagai bagian dari pertahanan udara Jepang sampai Mei 1957. 6135 Dukungan Skuadron dipertahankan fasilitas lapangan udara dan tanah kecil stasiun. Air Layanan Cuaca 15 Cuaca Squadron juga digunakan lapangan terbang, bersama dengan transient C-47 Skytrain mengangkut membawa persediaan dan personil. unit USAF telah ditarik dan Miho Air Base dikembalikan ke kontrol Jepang Mei 1957 sebagai bagian dari penarikan umum pasukan Amerika di Jepang.

Foto Bandara

Pekanbaru (PKU)

Miho (YGJ)

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terletak tidak terlalu jauh dari pusat kota Pekanbaru, yakni hanya sekitar 5 km. Bandara ini mampu menampung 3 juta penumpang setiap tahunnya. PT Angkasa Pura II yang melakukan pengawasan dan pengoperasian terhadap bandara terbesar di Riau ini. Sebelumnya Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru bernama Bandara Simpang Tiga.

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada tahun 1960 dijadikan sebagai bandara perintis dengan nama Pelabuhan Udara Simpang Tiga. Nama simpang tiga dibuat karena lokasi bandara ini terletak di persimpangan tiga menuju dua kabupaten yaitu kabupaten kampar dan kabupaten indragiri hulu serta persimpangan menuju kota pekanbaru. Bandara Sultan Syarif Kasim II melakukan renovasi lagi pada tahun 2011 untuk menampung jumlah penumpang yang semakin meningkat serta untuk menyambut PON 2012 dimana provinsi Riau mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah PON 2012.

Foto Bandara

Miho Pangkalan Udara juga dikenal sebagai Yonago adalah terletak 11km pangkalan Angkatan Pertahanan Udara Jepang barat laut dari Yonago. Hal ini dimiliki dan dioperasikan oleh JASDF dan berbagi landasan dengan kegiatan sipil.
Bandara ini dibangun sebagai sebuah lapangan udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang Angkatan Udara selama Perang Dunia II, dan diserang oleh USAAF B-24 bomber pembebas selama Juli 1945. Setelah perang, lapangan udara diambil alih oleh Commonwealth Pekerjaan Angkatan British (BCOF) di Jepang. Royal Australian Air Force No. 5 Airfield Konstruksi Skuadron diperbaharui lapangan terbang, dan Nomor 77 Squadron ditempatkan di lapangan terbang sampai tahun 1950.

Pada bulan Desember 1950, Angkatan Udara Amerika Serikat 452d Bombardment Wing pindah B-26 pembom Invader cahaya untuk Miho Air Base. Mereka pindah ke Pusan Timur (K-9) Air Base, Korea Selatan pada bulan Mei tahun 1951 untuk tugas tempur selama Perang Korea. Satu-satunya unit USAF operasional lainnya untuk menggunakan lapangan terbang adalah 17 Bombardment Wing, yang juga terbang B-26s dari lapangan antara Oktober 1954 dan Maret 1955 sebelum kembali ke Amerika Serikat.

Miho Air Base digunakan terutama sebagai stasiun radar oleh 618 Pesawat Control dan Peringatan Skuadron dimulai pada bulan Desember 1950, beroperasi situs radar pertahanan sebagai bagian dari pertahanan udara Jepang sampai Mei 1957. 6135 Dukungan Skuadron dipertahankan fasilitas lapangan udara dan tanah kecil stasiun. Air Layanan Cuaca 15 Cuaca Squadron juga digunakan lapangan terbang, bersama dengan transient C-47 Skytrain mengangkut membawa persediaan dan personil. unit USAF telah ditarik dan Miho Air Base dikembalikan ke kontrol Jepang Mei 1957 sebagai bagian dari penarikan umum pasukan Amerika di Jepang.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Sultan Syarif Kasim Ii (PKU)

< 1 Km

Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II (IATA: PKU, ICAO: WIBB) adalah sebuah bandar udara yang terletak…

4.5 Km

Museum Sang Nila Utama terletak di Jl. Jendral Sudirman Pekanbaru, museum ini menyimpan berbagai aneka…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com