Cari Tiket Pesawat Pagar Alam Medan (PXA - KNO) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Pagar Alam (PXA) ke Medan (KNO) mulai dari ~ di bulan July 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Pagar Alam Medan (PXA - KNO) Promo

Pagar Alam (PXA)

Medan (KNO)

Kota Pagaralam merupakan sebuah kota di Provinsi Sumatera Selatan. Dari pusat Kota Palembang, Kota Pagaralam berjarak sekitar 298 kilometer. Kota Pagaralam berbatasan dengan Kabupaten Lahat, Kabupaten Kaur, Kabupaten Tebing Tinggi, dan Kabupaten Muara Enim.

Bandara Atung Bungsu merupakan sebuah bandara domestik yang menghubungkan Kota Pagaralam dengan kota-kota di sekitarnya. Meskipun bandara ini masih terbilang baru, Bandara Atung Bungsu di Pagaralam sudah ramai oleh penumpang yang datang dari luar Kota Pagaralam, maupun penduduk Pagaralam yang ingin bepergian dengan menggunakan pesawat terbang.

Salah satu maskapai yang sudah melayani penerbangan di Bandara Atung Bungsu Pagaralam adalah maskapai Trans Nusa. Maskapai ini melayani penerbangan Jakarta Halim-Pagaralam. Selain itu, ada pula Wings Air yang menghubungkan Pagaralam dengan Palembang. Selain menghubungkan Pagaralam dengan ibukota Jakarta, Bandara Atung Bungsu juga melayani penerbangan untuk rute Bengkulu-Pagaralam pulang-pergi dan Palembang-Pagaralam pulang pergi. Kedua rute selain Jakarta ini dilayani oleh pesawat dari Bandara Atung Bungsu dengan penerbangan setiap hari.

Dengan adanya layanan penerbangan di Bandara Atung Bungsu Pagaralam, Anda tidak perlu ragu untuk membeli tiket pesawat ke Pagaralam. Jangan lupa untuk menyesuaikan jadwal penerbangan di tiket pesawat ke Pagaralam yang Anda pesan, dengan kebutuhan waktu pendaratan pesawat yang Anda inginkan.

Bandara Atung Bungsu dibangun lantaran pemerintah setempat memerhatikan kebutuhan penerbangan di Kota Pagaralam. Pembangunan dari Bandara Atung Bungsu Pagaralam mulai dilakukan sejak tahun 2007. Pembangunan ini berlangsung hingga memakan waktu sekitar 6 (enam) tahun, dengan memakan biaya yang digelontorkan oleh APBN.

Tahun 2013, pembangunan bandara selesai 100 persen dan siap untuk digunakan melayani aktivitas penerbangan. Setahun kemudian, bandara ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu bandara perintis yang berdiri di Sumatera Selatan.

Bandara Atung Bungsu Pagaralam memiliki satu terminal penumpang yang dibagi menjadi terminal kedatangan dan terminal keberangkatan. Meskipun masih cukup sederhana, Bandara Pagaralam ini sudah mampu untuk didarati oleh pesawat dengan kapasitas sekitar 48 penumpang setiap harinya.

Bandar Udara Internasional Kuala Namu adalah sebuah bandar udara baru untuk Kota Medan, lokasinya merupakan bekas areal perkebunan PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa, terletak di Kuala Namu, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Kuala Namu akan menggantikan Bandara Polonia yang sudah berusia lebih dari 70 tahun.

Persiapan pembangunan diawali pada tahun 1997, namun krisis moneter yang dimulai pada tahun yang sama kemudian memaksa rencana pembangunan ditunda. Sejak saat itu kabar mengenai bandara ini jarang terdengar lagi, hingga muncul momentum baru saat terjadi kecelakaan pesawat Mandala Airlines pada September 2005 yang jatuh sesaat setelah lepas landas dari Polonia. Kecelakaan yang merenggut nyawa Gubernur Sumatera Utara Tengku Rizal Nurdin tersebut juga menyebabkan beberapa warga yang tinggal di sekitar wilayah bandara meninggal dunia akibat letak bandara yang terlalu dekat dengan pemukiman. Hal ini menyebabkan munculnya kembali seruan agar bandara udara di Medan segera dipindahkan ke tempat yang lebih sesuai. Selain itu, kapasitas Polonia yang telah lebih batasnya juga merupakan faktor direncanakannya pemindahan bandara.

Begitu bandara ini operasi pada tanggal 25 Juli nanti, Bandara Polonia akan ditutup untuk penerbangan komersil dan hanya akan dipakai oleh TNI-AU

Tahap I bandara diperkirakan dapat menampung tujuh hingga 10 juta penumpang dan 10.000 pergerakan pesawat per tahun, sementara setelah selesainya tahap II bandara ini rencananya akan menampung 25 juta penumpang per tahun.

Luas terminal penumpang yang akan dibangun adalah sekitar 6,5 hektar dengan fasilitas area komersial seluas 3,5 hektar dan fasilitas kargo seluas 1,3 hektar. Bandara International Kuala Namu memiliki panjang landas pacu 3.750 meter, dan mempunyai 8 skybridge. Walaupun fasilitasnya belum terpasang, bandara ini sanggup didarati oleh pesawat penumpang terbesar di dunia saat ini yaitu Airbus A380. Bandara ini juga adalah bandara ketiga di Indonesia yang bisa didarati Airbus A380 selain Bandara Hang Nadim dan Bandara Soekarno-Hatta.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Kuala Namu (KNO)

21.6 Km

Museum Sumatera Utara adalah salah satu museum terbaik dan terbesar yang ada di Indonesia memiliki 6.799…

22.3 Km

Kota Medan merupakan kota yang mampu memanjakan warga dan pengunjungnya dengan warisan sejarah yang…

22.3 Km

Ramadhan Fair adalah acara penting tahunan kota Medan yang dilaksanakan setiap bulan puasa. Ini merupakan…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com