Cari Tiket Pesawat montreal Jakarta - Cengkareng (YUL - CGK) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari montreal (YUL) ke Jakarta - Cengkareng (CGK) mulai dari ~ di bulan October 2019. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat montreal Jakarta - Cengkareng (YUL - CGK) Promo

Montreal (YUL)

Jakarta - Cengkareng (CGK)

Montréal-Pierre Elliott Trudeau International Airport atau Montréal-Trudeau, sebelumnya dikenal sebagai Montréal-Dorval International Airport (Aéroport internasional Montréal-Dorval), adalah bandara Kanada yang terletak di Pulau Montreal, 20 km (12 mil) dari Montreal inti pusat kota. Terminal bandara yang terletak seluruhnya di pinggiran Dorval, sedangkan Air Canada markas kompleks dan salah satu landasan pacu yang terletak di Montreal borough Saint-Laurent. Ini adalah bandara internasional yang melayani lebih besar Montreal dan wilayah yang berdekatan di Ontario, Vermont, dan New York. Bandara ini dinamai untuk menghormati Pierre Elliott Trudeau, Perdana Menteri ke-15 Kanada.

Bandara ini salah satu dari dua dikelola dan dioperasikan oleh Aéroports de Montréal (ADM), tidak-untuk-keuntungan perusahaan tanpa modal saham; bandara lainnya adalah Montréal-Mirabel barat laut dari Montreal, yang awalnya dimaksudkan untuk menggantikan satu di Dorval tapi sekarang berurusan hampir semata-mata dengan kargo. Montréal-Trudeau dimiliki oleh Transport Canada yang memiliki sewa 60 tahun dengan Aéroports de Montréal, sesuai Kanada Bandara Nasional Kebijakan 1994.

Trudeau adalah bandara tersibuk di provinsi Quebec, ketiga tersibuk di Kanada dengan lalu lintas penumpang dengan 15,5 juta [10] penumpang pada tahun 2015 dan keempat dengan pergerakan pesawat, dengan 219.326 pergerakan pada tahun 2014. Ini adalah salah satu dari delapan bandara Kanada dengan Amerika Serikat pre-clearance perbatasan dan merupakan salah satu pintu gerbang utama ke Kanada dengan 9.640.000 atau 62% dari penumpang berada di penerbangan non-domestik, proporsi tertinggi di antara bandara Kanada selama 2015. ini adalah salah satu dari empat Air canada hub dan, dalam kapasitas itu, berfungsi terutama Quebec, provinsi Atlantik dan Timur Ontario. Rute udara antara YUL dan Paris-Charles de Gaulle adalah tersibuk ketujuh dalam hal penumpang dilakukan (1,2 juta) antara Eropa dan tujuan non-Eropa. Pada hari biasa, hampir 42.000 penumpang transit melalui Montréal-Trudeau .

Maskapai yang melayani Trudeau menawarkan non-stop penerbangan ke lima benua, yaitu Afrika, Asia, Eropa, Amerika Utara dan Amerika Selatan. Ini adalah salah satu dari hanya dua bandara di Kanada dengan penerbangan langsung ke lima benua atau lebih, yang lainnya adalah Toronto Pearson International Airport. Bandara Trudeau adalah kantor pusat dan hub besar untuk Air Canada, maskapai terbesar di negara itu. Hal ini juga merupakan pangkalan operasi untuk Air Inuit, Air Transat dan Sunwing Airlines. Ini juga memainkan peran dalam penerbangan umum sebagai rumah ke kantor pusat Innotech-Execair, Starlink, ACASS dan Pemeliharaan Perbaikan & Overhaul (MRO) fasilitas Air Transat dan Air Inuit. Transport Canada mengoperasikan Civil Aviation Maintenance, fasilitas Perbaikan dan Overhaul di situs, dengan armada milik Pemerintah dan dioperasikan pesawat sipil. Bombardier Aerospace memiliki fasilitas perakitan di situs mana mereka membangun jet regional dan jet bisnis Challenger.

Informasi Kota

Apa yang ingin kamu cari pertama kali jika berkunjung ke Jakarta?

Pertanyaan ini tentu menggelitik bagi banyak pihak yang berniat untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta. Dari kunjungan kerja, study tours, mengunjungi kerabat, sampai perjalanan wisata, setiap hari ramai dilakukan di ibukota Republik Indonesia ini.

Terlebih, jika ingin traveling menuju ke berbagai kota di seluruh dunia seperti Paris, Tokyo, atau New York, kebanyakan penerbangan internasional ini dilakukan dari Jakarta.

Jakarta memang pusatnya Indonesia. Selain menjadi pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat bisnis yang tak pernah mati. Banyak pendatang berbondong-bondong datang ke Jakarta. Hal ini membuat Jakarta menjadi kota yang padat penduduk. Jakarta terdiri dari 6 (enam) wilayah administratif yaitu Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Di balik kesibukan Jakarta yang selalu menggeliat 24 jam, Jakarta menyimpan banyak keindahan yang membuatnya pantas dijadikan destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa. Tak heran, tiket pesawat ke Jakarta terbilang sangat laris.

Mendaki ketinggian Monas dan melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian hanyalah sekelumit alasan yang akan membuat kamu tergerak untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta.

Namun, rasanya sangat disayangkan apabila kamu buru-buru membeli tiket pesawat ke Jakarta tanpa mengetahui informasi dari Bandara Soekarno-Hatta kebanggaan Kota Jakarta.

Bandara Soekarno Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta atau yang seringkali disebut sebagai Bandara Soetta merupakan bandara yang terletak di dekat Cengkareng, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta. Bandara dengan kode CGK melayani penerbangan ke ratusan destinasi domestik maupun internasional. Terdapat 3 (tiga) landasan pacu yang dibangun di bandara yang megah kebanggaan Jakarta ini.

Landasan pacu 1 dan 2 memiliki panjang 3.600 meter, dengan lebar 60 meter. Sedangkan landasan pacu 3 yang mulai dibangun pada tahun 2017 akan memiliki panjang yang mencapai 3.000 meter.

Sejarah Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta memulai pembangunannya dari sebuah proyek dengan kode nama Jakarta International Airport Cengkareng. Bandara ini dibangun di dekat Cengkareng ketika Bandara Kemayoran mulai banyak dikritik akibat lokasinya yang terlalu dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Sekitar tahun 1975, disepakati perjanjian tentang pembangunan bandara baru yang akan menggantikan peran Bandara Kemayoran. Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian pembangunan bandara dengan pihak Aeroport de Paris dan PT Konavi yang akan menjalankan proyeknya.

Bandara yang menjadi pintu masuk utama ke Indonesia ini dirancang oleh arsitek terkenal dari Perancis, Paul Andreu, yang juga merancang Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris.

Pada tahun 1985, Bandara Kemayoran resmi ditutup sehingga otomatis Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara inti di Jakarta. Saat itu, Bandara Soekarno-Hatta sukses menjadi mahakarya yang menaikkan gengsi bangsa Indonesia di mata dunia internasional. Bandara ini disebut sebagai salah satu karya terbaik bangsa yang berhasil ditorehkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Lokasi Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta berlokasi di dekat Cengkareng, tepatnya di Tangerang, Banten, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta.

Terminal

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 4 (empat) terminal penumpang dan 1 (satu) terminal kargo.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 1

Terminal 1 adalah terminal penumpang yang khusus melayani penerbangan domestik untuk maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 1 dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu Terminal 1A, Terminal 1B dan Terminal 1C.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 2

Sedangkan Terminal 2 adalah terminal yang melayani penerbangan internasional dan domestik. Terminal 2 masih dibagi lagi menjadi Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 2F. Terminal 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan internasional bagi maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik untuk pesawat NAM Air, Sriwijaya Air dan Air Asia.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Terminal 3 Ultimate merupakan versi baru dari Terminal 3 yang sudah direnovasi. Terminal ini merupakan basis dari penerbangan pesawat maskapai Garuda Indonesia di Jakarta.

Selain itu, pihak Angkasa Pura juga akan membangun 1 terminal tambahan di Bandara Soetta, yaitu Terminal 4 yang baru akan dimulai pembangunannya pada tahun 2021, dan diprediksi akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Terminal 4 ini juga nantinya akan mengusung konsep Smart Airport.

Akses

Banyak pilihan transportasi darat di Jakarta yang bisa kamu pilih untuk menuju ke Bandara Soekarno Hatta-Jakarta. Namun, perlu diingat, karena bandara ini memiliki banyak terminal, kamu perlu untuk memperhatikan informasi nomor terminal di lembaran tiket pesawat ke Jakarta yang kamu miliki.

Akses menuju Bandara Soekarno – Hatta bisa kamu lakukan dengan menggunakan taksi, baik taksi online maupun taksi regular yang banyak berseliweran di Jakarta. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan bus DAMRI atau angkutan kota.

Saat ini, sudah tersedia pula kereta bandara yang langsung mengantarmu menuju Bandara Soetta. Untuk menggunakan fasilitas KRL ini, kamu harus berangkat dari Jakarta, yaitu melalui jalur Sudirman - Jakarta. Dengan menggunakan Airport Rail Link ini, tentu bisa membuat kamu terhindar dari kemacetan.

Kelebihan lain dari menggunakan Rail Link adalah kereta ini terkoneksi langsung dengan SkyTrain. Jadi, kamu bisa langsung menggunakan SkyTrain ini untuk berpindah antar-terminal. Semakin mudah, bukan?

Jangan ragu lagi untuk segera berkunjung ke Jakarta. Selain memiliki bandara tersibuk di Indonesia, kota ini juga memiliki banyak pesona yang tidak dapat kamu temukan di kota-kota lainnya di Indonesia.

Jadi sudah berapa persenkah kesiapan kamu untuk memesan tiket pesawat ke Jakarta?

Foto Bandara

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com