Cari Tiket Pesawat Medan Hat Yai (KNO - HDY) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Medan (KNO) ke Hat Yai (HDY) mulai dari ~ di bulan November 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Medan Hat Yai (KNO - HDY) Promo

Medan (KNO)

Hat Yai (HDY)

Bandar Udara Internasional Kuala Namu adalah sebuah bandar udara baru untuk Kota Medan, lokasinya merupakan bekas areal perkebunan PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa, terletak di Kuala Namu, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Kuala Namu akan menggantikan Bandara Polonia yang sudah berusia lebih dari 70 tahun.

Persiapan pembangunan diawali pada tahun 1997, namun krisis moneter yang dimulai pada tahun yang sama kemudian memaksa rencana pembangunan ditunda. Sejak saat itu kabar mengenai bandara ini jarang terdengar lagi, hingga muncul momentum baru saat terjadi kecelakaan pesawat Mandala Airlines pada September 2005 yang jatuh sesaat setelah lepas landas dari Polonia. Kecelakaan yang merenggut nyawa Gubernur Sumatera Utara Tengku Rizal Nurdin tersebut juga menyebabkan beberapa warga yang tinggal di sekitar wilayah bandara meninggal dunia akibat letak bandara yang terlalu dekat dengan pemukiman. Hal ini menyebabkan munculnya kembali seruan agar bandara udara di Medan segera dipindahkan ke tempat yang lebih sesuai. Selain itu, kapasitas Polonia yang telah lebih batasnya juga merupakan faktor direncanakannya pemindahan bandara.

Begitu bandara ini operasi pada tanggal 25 Juli nanti, Bandara Polonia akan ditutup untuk penerbangan komersil dan hanya akan dipakai oleh TNI-AU

Tahap I bandara diperkirakan dapat menampung tujuh hingga 10 juta penumpang dan 10.000 pergerakan pesawat per tahun, sementara setelah selesainya tahap II bandara ini rencananya akan menampung 25 juta penumpang per tahun.

Luas terminal penumpang yang akan dibangun adalah sekitar 6,5 hektar dengan fasilitas area komersial seluas 3,5 hektar dan fasilitas kargo seluas 1,3 hektar. Bandara International Kuala Namu memiliki panjang landas pacu 3.750 meter, dan mempunyai 8 skybridge. Walaupun fasilitasnya belum terpasang, bandara ini sanggup didarati oleh pesawat penumpang terbesar di dunia saat ini yaitu Airbus A380. Bandara ini juga adalah bandara ketiga di Indonesia yang bisa didarati Airbus A380 selain Bandara Hang Nadim dan Bandara Soekarno-Hatta.

Foto Bandara

Bandar Udara Internasional Hat Yai adalah bandar udara penghubung utama di selatan Thailand, berlokasi di dekat kota Hat Yai. Bandar udara ini dibawah manajemen Airports of Thailand, PCL. Bandar udara ini juga penting bagi kaum Muslim untuk berangkat Haji ke Mekah. Setiap tahunnya lebih dari 1,500,000 penumpang, 9,500 penerbangan dan 12,000 ton kargo ditangani oleh bandar udara ini. Bandar udara ini berlokasi di garis bujur 100° 23' 55" E dan garis lintang 06° 55' 46" N, 28 m di atas permukaan laut, bandar udara ini berjarak 9 km (6 mi) dari pusat kota Hat Yai. Jalan tol No. 4135 (jalan Sanambin Panij) menghubungkannya ke bandar udara. Bandar udara ini buka dari pukul 06.00 hingga pukul 24.00.

Pada saat Pemboman Songkhla 2005, sebuah bom diletakkan diruang keberangkatan oleh separatis Pattani dan meledak pada tanggal 3 April 2005, membunuh satu penumpang dan melukai 10 lainnya.

Foto Bandara

Medan (KNO)

Hat Yai (HDY)

Bandar Udara Internasional Kuala Namu adalah sebuah bandar udara baru untuk Kota Medan, lokasinya merupakan bekas areal perkebunan PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa, terletak di Kuala Namu, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Kuala Namu akan menggantikan Bandara Polonia yang sudah berusia lebih dari 70 tahun.

Persiapan pembangunan diawali pada tahun 1997, namun krisis moneter yang dimulai pada tahun yang sama kemudian memaksa rencana pembangunan ditunda. Sejak saat itu kabar mengenai bandara ini jarang terdengar lagi, hingga muncul momentum baru saat terjadi kecelakaan pesawat Mandala Airlines pada September 2005 yang jatuh sesaat setelah lepas landas dari Polonia. Kecelakaan yang merenggut nyawa Gubernur Sumatera Utara Tengku Rizal Nurdin tersebut juga menyebabkan beberapa warga yang tinggal di sekitar wilayah bandara meninggal dunia akibat letak bandara yang terlalu dekat dengan pemukiman. Hal ini menyebabkan munculnya kembali seruan agar bandara udara di Medan segera dipindahkan ke tempat yang lebih sesuai. Selain itu, kapasitas Polonia yang telah lebih batasnya juga merupakan faktor direncanakannya pemindahan bandara.

Begitu bandara ini operasi pada tanggal 25 Juli nanti, Bandara Polonia akan ditutup untuk penerbangan komersil dan hanya akan dipakai oleh TNI-AU

Tahap I bandara diperkirakan dapat menampung tujuh hingga 10 juta penumpang dan 10.000 pergerakan pesawat per tahun, sementara setelah selesainya tahap II bandara ini rencananya akan menampung 25 juta penumpang per tahun.

Luas terminal penumpang yang akan dibangun adalah sekitar 6,5 hektar dengan fasilitas area komersial seluas 3,5 hektar dan fasilitas kargo seluas 1,3 hektar. Bandara International Kuala Namu memiliki panjang landas pacu 3.750 meter, dan mempunyai 8 skybridge. Walaupun fasilitasnya belum terpasang, bandara ini sanggup didarati oleh pesawat penumpang terbesar di dunia saat ini yaitu Airbus A380. Bandara ini juga adalah bandara ketiga di Indonesia yang bisa didarati Airbus A380 selain Bandara Hang Nadim dan Bandara Soekarno-Hatta.

Foto Bandara

Bandar Udara Internasional Hat Yai adalah bandar udara penghubung utama di selatan Thailand, berlokasi di dekat kota Hat Yai. Bandar udara ini dibawah manajemen Airports of Thailand, PCL. Bandar udara ini juga penting bagi kaum Muslim untuk berangkat Haji ke Mekah. Setiap tahunnya lebih dari 1,500,000 penumpang, 9,500 penerbangan dan 12,000 ton kargo ditangani oleh bandar udara ini. Bandar udara ini berlokasi di garis bujur 100° 23' 55" E dan garis lintang 06° 55' 46" N, 28 m di atas permukaan laut, bandar udara ini berjarak 9 km (6 mi) dari pusat kota Hat Yai. Jalan tol No. 4135 (jalan Sanambin Panij) menghubungkannya ke bandar udara. Bandar udara ini buka dari pukul 06.00 hingga pukul 24.00.

Pada saat Pemboman Songkhla 2005, sebuah bom diletakkan diruang keberangkatan oleh separatis Pattani dan meledak pada tanggal 3 April 2005, membunuh satu penumpang dan melukai 10 lainnya.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Kuala Namu (KNO)

21.6 Km

Pergi berwisata tidak hanya ke tempat hiburan dan wahana bermain saja. Di Medan, ada tempat wisata edukasi…

22.3 Km

Kota Medan merupakan kota yang mampu memanjakan warga dan pengunjungnya dengan warisan sejarah yang…

22.3 Km

Ramadhan Fair adalah acara penting tahunan kota Medan yang dilaksanakan setiap bulan puasa. Ini merupakan…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com