Cari Tiket Pesawat Manado Pekanbaru (MDC - PKU) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Manado (MDC) ke Pekanbaru (PKU) mulai dari ~ di bulan June 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Manado Pekanbaru (MDC - PKU) Promo

Manado (MDC)

Pekanbaru (PKU)

Manado juga berhubungan dengan kota-kota lain dari Indonesia melalui udara. Airport International Sam Ratulangi (MDC), juga dikenal sebagai Bandar udara Internasional Manado, terletak di Sulawesi Utara, 13 km timur laut Manado. Nama ini diambil dari nama pendidik dan pahlawan minahasa setelah kemerdekaan.

Menurut Departemen Pariwisata dan Kebudayaan Bandara ini menjadi salah satu dari 11 bandara/pelabuhan utama ke Taman Laut Nasional Bunaken. Bandara Manado adalah pusat Lion Air / Wings Air untuk bagian timur laut Indonesia dan saat ini merupakan salah satu kota fokus Garuda Indonesia.

Bandara ini merupakan bandara termegah di kawasan Indonesia Timur dan menjadi pintu masuk menuju sejumlah kawasan wisata terkenal di Indonesia Timur. Keberadaan Bandara Sam Ratulangi dinilai sangat strategis karena letaknya tepat berada di bibir Asia Pasifik.

Bandara Sam Ratulangi pada awalnya bernama Mapanget, yakni sesuai dengan nama letak bandara yang memang berada di Kecamatan Mapanget. Sam Ratulangi sendiri diambilkan dari nama Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi yang merupakan pahlawan nasional dari Manado. Pada tahun 2001 Bandara Sam Ratulangi mengalami renovasi sehingga memiliki landasan pacu yang bisa digunakan untuk pendaratan pesawat berbadan lebar semisal Boeing 777-200 maupun Airbus A330.

Ada tiga terminal yang terdapat di bandara ini, yakni terminal keberangkatan dan kedatangan domestik, terminal keberangkatan dan kedatangan internasional, serta terminal lain-lain untuk tempat check in, waiting lounge, dll. Terminal tersebut juga dilengkapi  dengan sejumlah fasilitas berstandar internasional dan memiliki empat buah garbarata. Walhasil, Bandara Sam Ratulangi akhirnya bisa menjadi bandara terbaik ketiga di Indonesia.

Foto Bandara

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terletak tidak terlalu jauh dari pusat kota Pekanbaru, yakni hanya sekitar 5 km. Bandara ini mampu menampung 3 juta penumpang setiap tahunnya. PT Angkasa Pura II yang melakukan pengawasan dan pengoperasian terhadap bandara terbesar di Riau ini. Sebelumnya Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru bernama Bandara Simpang Tiga.

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada tahun 1960 dijadikan sebagai bandara perintis dengan nama Pelabuhan Udara Simpang Tiga. Nama simpang tiga dibuat karena lokasi bandara ini terletak di persimpangan tiga menuju dua kabupaten yaitu kabupaten kampar dan kabupaten indragiri hulu serta persimpangan menuju kota pekanbaru. Bandara Sultan Syarif Kasim II melakukan renovasi lagi pada tahun 2011 untuk menampung jumlah penumpang yang semakin meningkat serta untuk menyambut PON 2012 dimana provinsi Riau mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah PON 2012.

Foto Bandara

Manado (MDC)

Pekanbaru (PKU)

Manado juga berhubungan dengan kota-kota lain dari Indonesia melalui udara. Airport International Sam Ratulangi (MDC), juga dikenal sebagai Bandar udara Internasional Manado, terletak di Sulawesi Utara, 13 km timur laut Manado. Nama ini diambil dari nama pendidik dan pahlawan minahasa setelah kemerdekaan.

Menurut Departemen Pariwisata dan Kebudayaan Bandara ini menjadi salah satu dari 11 bandara/pelabuhan utama ke Taman Laut Nasional Bunaken. Bandara Manado adalah pusat Lion Air / Wings Air untuk bagian timur laut Indonesia dan saat ini merupakan salah satu kota fokus Garuda Indonesia.

Bandara ini merupakan bandara termegah di kawasan Indonesia Timur dan menjadi pintu masuk menuju sejumlah kawasan wisata terkenal di Indonesia Timur. Keberadaan Bandara Sam Ratulangi dinilai sangat strategis karena letaknya tepat berada di bibir Asia Pasifik.

Bandara Sam Ratulangi pada awalnya bernama Mapanget, yakni sesuai dengan nama letak bandara yang memang berada di Kecamatan Mapanget. Sam Ratulangi sendiri diambilkan dari nama Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi yang merupakan pahlawan nasional dari Manado. Pada tahun 2001 Bandara Sam Ratulangi mengalami renovasi sehingga memiliki landasan pacu yang bisa digunakan untuk pendaratan pesawat berbadan lebar semisal Boeing 777-200 maupun Airbus A330.

Ada tiga terminal yang terdapat di bandara ini, yakni terminal keberangkatan dan kedatangan domestik, terminal keberangkatan dan kedatangan internasional, serta terminal lain-lain untuk tempat check in, waiting lounge, dll. Terminal tersebut juga dilengkapi  dengan sejumlah fasilitas berstandar internasional dan memiliki empat buah garbarata. Walhasil, Bandara Sam Ratulangi akhirnya bisa menjadi bandara terbaik ketiga di Indonesia.

Foto Bandara

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terletak tidak terlalu jauh dari pusat kota Pekanbaru, yakni hanya sekitar 5 km. Bandara ini mampu menampung 3 juta penumpang setiap tahunnya. PT Angkasa Pura II yang melakukan pengawasan dan pengoperasian terhadap bandara terbesar di Riau ini. Sebelumnya Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru bernama Bandara Simpang Tiga.

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada tahun 1960 dijadikan sebagai bandara perintis dengan nama Pelabuhan Udara Simpang Tiga. Nama simpang tiga dibuat karena lokasi bandara ini terletak di persimpangan tiga menuju dua kabupaten yaitu kabupaten kampar dan kabupaten indragiri hulu serta persimpangan menuju kota pekanbaru. Bandara Sultan Syarif Kasim II melakukan renovasi lagi pada tahun 2011 untuk menampung jumlah penumpang yang semakin meningkat serta untuk menyambut PON 2012 dimana provinsi Riau mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah PON 2012.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Sam Ratulangi (MDC)

4.5 Km

Pulau ini berada disebelah timur laut pulau bunaken dan mempunyai luas 31,25 ha. Pulau ini dikelilingi…

7.8 Km

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone merupakan rangkaian pegunungan dengan  ketinggian 50 - 1.900 m…

9 Km

Taman Nasional Laut Bunaken adalah salah satu taman laut paling indah di dunia, terkenal dengan formasi…

Tempat Menarik di sekitar Airport Sultan Syarif Kasim Ii (PKU)

< 1 Km

Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II (IATA: PKU, ICAO: WIBB) adalah sebuah bandar udara yang terletak…

4.5 Km

Museum Sang Nila Utama terletak di Jl. Jendral Sudirman Pekanbaru, museum ini menyimpan berbagai aneka…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com