Cari Tiket Pesawat Manado Medan (MDC - KNO) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Manado (MDC) ke Medan (KNO) mulai dari ~ di bulan August 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Manado Medan (MDC - KNO) Promo

Manado (MDC)

Medan (KNO)

Manado juga berhubungan dengan kota-kota lain dari Indonesia melalui udara. Airport International Sam Ratulangi (MDC), juga dikenal sebagai Bandar udara Internasional Manado, terletak di Sulawesi Utara, 13 km timur laut Manado. Nama ini diambil dari nama pendidik dan pahlawan minahasa setelah kemerdekaan.

Menurut Departemen Pariwisata dan Kebudayaan Bandara ini menjadi salah satu dari 11 bandara/pelabuhan utama ke Taman Laut Nasional Bunaken. Bandara Manado adalah pusat Lion Air / Wings Air untuk bagian timur laut Indonesia dan saat ini merupakan salah satu kota fokus Garuda Indonesia.

Bandara ini merupakan bandara termegah di kawasan Indonesia Timur dan menjadi pintu masuk menuju sejumlah kawasan wisata terkenal di Indonesia Timur. Keberadaan Bandara Sam Ratulangi dinilai sangat strategis karena letaknya tepat berada di bibir Asia Pasifik.

Bandara Sam Ratulangi pada awalnya bernama Mapanget, yakni sesuai dengan nama letak bandara yang memang berada di Kecamatan Mapanget. Sam Ratulangi sendiri diambilkan dari nama Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi yang merupakan pahlawan nasional dari Manado. Pada tahun 2001 Bandara Sam Ratulangi mengalami renovasi sehingga memiliki landasan pacu yang bisa digunakan untuk pendaratan pesawat berbadan lebar semisal Boeing 777-200 maupun Airbus A330.

Ada tiga terminal yang terdapat di bandara ini, yakni terminal keberangkatan dan kedatangan domestik, terminal keberangkatan dan kedatangan internasional, serta terminal lain-lain untuk tempat check in, waiting lounge, dll. Terminal tersebut juga dilengkapi  dengan sejumlah fasilitas berstandar internasional dan memiliki empat buah garbarata. Walhasil, Bandara Sam Ratulangi akhirnya bisa menjadi bandara terbaik ketiga di Indonesia.

Foto Bandara

Bandar Udara Internasional Kuala Namu adalah sebuah bandar udara baru untuk Kota Medan, lokasinya merupakan bekas areal perkebunan PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa, terletak di Kuala Namu, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Kuala Namu akan menggantikan Bandara Polonia yang sudah berusia lebih dari 70 tahun.

Persiapan pembangunan diawali pada tahun 1997, namun krisis moneter yang dimulai pada tahun yang sama kemudian memaksa rencana pembangunan ditunda. Sejak saat itu kabar mengenai bandara ini jarang terdengar lagi, hingga muncul momentum baru saat terjadi kecelakaan pesawat Mandala Airlines pada September 2005 yang jatuh sesaat setelah lepas landas dari Polonia. Kecelakaan yang merenggut nyawa Gubernur Sumatera Utara Tengku Rizal Nurdin tersebut juga menyebabkan beberapa warga yang tinggal di sekitar wilayah bandara meninggal dunia akibat letak bandara yang terlalu dekat dengan pemukiman. Hal ini menyebabkan munculnya kembali seruan agar bandara udara di Medan segera dipindahkan ke tempat yang lebih sesuai. Selain itu, kapasitas Polonia yang telah lebih batasnya juga merupakan faktor direncanakannya pemindahan bandara.

Begitu bandara ini operasi pada tanggal 25 Juli nanti, Bandara Polonia akan ditutup untuk penerbangan komersil dan hanya akan dipakai oleh TNI-AU

Tahap I bandara diperkirakan dapat menampung tujuh hingga 10 juta penumpang dan 10.000 pergerakan pesawat per tahun, sementara setelah selesainya tahap II bandara ini rencananya akan menampung 25 juta penumpang per tahun.

Luas terminal penumpang yang akan dibangun adalah sekitar 6,5 hektar dengan fasilitas area komersial seluas 3,5 hektar dan fasilitas kargo seluas 1,3 hektar. Bandara International Kuala Namu memiliki panjang landas pacu 3.750 meter, dan mempunyai 8 skybridge. Walaupun fasilitasnya belum terpasang, bandara ini sanggup didarati oleh pesawat penumpang terbesar di dunia saat ini yaitu Airbus A380. Bandara ini juga adalah bandara ketiga di Indonesia yang bisa didarati Airbus A380 selain Bandara Hang Nadim dan Bandara Soekarno-Hatta.

Foto Bandara

Manado (MDC)

Medan (KNO)

Manado juga berhubungan dengan kota-kota lain dari Indonesia melalui udara. Airport International Sam Ratulangi (MDC), juga dikenal sebagai Bandar udara Internasional Manado, terletak di Sulawesi Utara, 13 km timur laut Manado. Nama ini diambil dari nama pendidik dan pahlawan minahasa setelah kemerdekaan.

Menurut Departemen Pariwisata dan Kebudayaan Bandara ini menjadi salah satu dari 11 bandara/pelabuhan utama ke Taman Laut Nasional Bunaken. Bandara Manado adalah pusat Lion Air / Wings Air untuk bagian timur laut Indonesia dan saat ini merupakan salah satu kota fokus Garuda Indonesia.

Bandara ini merupakan bandara termegah di kawasan Indonesia Timur dan menjadi pintu masuk menuju sejumlah kawasan wisata terkenal di Indonesia Timur. Keberadaan Bandara Sam Ratulangi dinilai sangat strategis karena letaknya tepat berada di bibir Asia Pasifik.

Bandara Sam Ratulangi pada awalnya bernama Mapanget, yakni sesuai dengan nama letak bandara yang memang berada di Kecamatan Mapanget. Sam Ratulangi sendiri diambilkan dari nama Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi yang merupakan pahlawan nasional dari Manado. Pada tahun 2001 Bandara Sam Ratulangi mengalami renovasi sehingga memiliki landasan pacu yang bisa digunakan untuk pendaratan pesawat berbadan lebar semisal Boeing 777-200 maupun Airbus A330.

Ada tiga terminal yang terdapat di bandara ini, yakni terminal keberangkatan dan kedatangan domestik, terminal keberangkatan dan kedatangan internasional, serta terminal lain-lain untuk tempat check in, waiting lounge, dll. Terminal tersebut juga dilengkapi  dengan sejumlah fasilitas berstandar internasional dan memiliki empat buah garbarata. Walhasil, Bandara Sam Ratulangi akhirnya bisa menjadi bandara terbaik ketiga di Indonesia.

Foto Bandara

Bandar Udara Internasional Kuala Namu adalah sebuah bandar udara baru untuk Kota Medan, lokasinya merupakan bekas areal perkebunan PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa, terletak di Kuala Namu, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Kuala Namu akan menggantikan Bandara Polonia yang sudah berusia lebih dari 70 tahun.

Persiapan pembangunan diawali pada tahun 1997, namun krisis moneter yang dimulai pada tahun yang sama kemudian memaksa rencana pembangunan ditunda. Sejak saat itu kabar mengenai bandara ini jarang terdengar lagi, hingga muncul momentum baru saat terjadi kecelakaan pesawat Mandala Airlines pada September 2005 yang jatuh sesaat setelah lepas landas dari Polonia. Kecelakaan yang merenggut nyawa Gubernur Sumatera Utara Tengku Rizal Nurdin tersebut juga menyebabkan beberapa warga yang tinggal di sekitar wilayah bandara meninggal dunia akibat letak bandara yang terlalu dekat dengan pemukiman. Hal ini menyebabkan munculnya kembali seruan agar bandara udara di Medan segera dipindahkan ke tempat yang lebih sesuai. Selain itu, kapasitas Polonia yang telah lebih batasnya juga merupakan faktor direncanakannya pemindahan bandara.

Begitu bandara ini operasi pada tanggal 25 Juli nanti, Bandara Polonia akan ditutup untuk penerbangan komersil dan hanya akan dipakai oleh TNI-AU

Tahap I bandara diperkirakan dapat menampung tujuh hingga 10 juta penumpang dan 10.000 pergerakan pesawat per tahun, sementara setelah selesainya tahap II bandara ini rencananya akan menampung 25 juta penumpang per tahun.

Luas terminal penumpang yang akan dibangun adalah sekitar 6,5 hektar dengan fasilitas area komersial seluas 3,5 hektar dan fasilitas kargo seluas 1,3 hektar. Bandara International Kuala Namu memiliki panjang landas pacu 3.750 meter, dan mempunyai 8 skybridge. Walaupun fasilitasnya belum terpasang, bandara ini sanggup didarati oleh pesawat penumpang terbesar di dunia saat ini yaitu Airbus A380. Bandara ini juga adalah bandara ketiga di Indonesia yang bisa didarati Airbus A380 selain Bandara Hang Nadim dan Bandara Soekarno-Hatta.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Sam Ratulangi (MDC)

4.5 Km

Pulau ini berada disebelah timur laut pulau bunaken dan mempunyai luas 31,25 ha. Pulau ini dikelilingi…

7.8 Km

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone merupakan rangkaian pegunungan dengan  ketinggian 50 - 1.900 m…

9 Km

Taman Nasional Laut Bunaken adalah salah satu taman laut paling indah di dunia, terkenal dengan formasi…

Tempat Menarik di sekitar Airport Kuala Namu (KNO)

21.6 Km

Museum Sumatera Utara adalah salah satu museum terbaik dan terbesar yang ada di Indonesia memiliki 6.799…

22.3 Km

Kota Medan merupakan kota yang mampu memanjakan warga dan pengunjungnya dengan warisan sejarah yang…

22.3 Km

Ramadhan Fair adalah acara penting tahunan kota Medan yang dilaksanakan setiap bulan puasa. Ini merupakan…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com