Cari Tiket Pesawat Malang Tokyo (MLG - HND) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Malang (MLG) ke Tokyo (HND) mulai dari ~ di bulan July 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Malang Tokyo (MLG - HND) Promo

Malang (MLG)

Tokyo (HND)

Bandara Abdul Rachman Salehadalah bandar udara yang terletak di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kode ICAOnya WARA(dahulu WIAS) dan kode IATAMLG. Bandara ini merupakan tempat pesawat Hercules C-130dan Super Tucano sebagai pengganti OV-10 Bronco yang telah di musiumkan. Selain itu Wing 2Korps Pasukan Khas juga bermarkas di sini.

Bandara Abdul Rahman Saleh memiliki dua landasan pacu yang pertama untuk pesawat-pesawat kecil seperti Hercules C-130dengan panjang 1.500 m, dan yang kedua untuk jenis pesawat besar seperti Boeing 737 dengan panjang 2.250 m. Pemprov Jatim melalui Dishub dan LLAJ akan mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan agar menambah panjang landasan pacu 720 meter lagi. “Dengan penambahan itu nantinya panjang landasan pacu di Bandara Abd. Saleh Malang menjadi 3.000 meter dan juga dobel landasan pacunya.” Dengan demikian, Bandara Abd. Saleh sangat berpotensi menjadi Bandara Internasional, sehingga pihak Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Pemprov Jatim mengusulkan Kemenhub agar menambah panjang landasan pacu.

Setelah enam tahun sejak 5 Mei 2005 menggunakan terminal di dalam Base ops Lanud Abd Saleh. Dua hari sebelum pergantian tahun baru 2012, pada tanggal 30 Desember 2011 penerbangan sipil di Abd Saleh menggunakan bandar udara enlcave sipil yang terpisah dari base ops Lanud Abd Saleh. Bandar udara ini dibangun dengan biaya mencapai Rp 139 miliar. Seperti diketahui, penerbangan sipil di bandara ini mulai dibuka sejak 1994 lalu. Tapi hanya bertahan hingga 1997 saat krisis moneter terjadi, Merpati Nusantara Airlines yang melayani penerbangan tidak mampu bertahan dan menutup penerbangannya.

Untuk penerbangan sipil melayani rute Malang-Jakarta dilayani oleh maskapaiSriwijaya Air, Garuda Indonesia, dan Batavia Air. Sedangkan untuk ruteMalang-Denpasar dilayani oleh Wings Air anak perusahaan dari Lion Airmenggunakan pesawat Avions De Trasnport Regional, nama kepanjangan dariATR 72 seri 500. Sebelumnya Bandara Abdul Rahman Saleh pada tahun 2007 sampai dengan 2008 pernah melayani tiga rute penerbangan sekaligus yaituMalang-Jakarta, Malang-Balikpapan-Tarakan, dan Malang-Denpasar. “Bandara Abd. Saleh merupakan bandara yang unik karena merupakan satu-satunya bandara yang dikelola pemprov. Bandara lainnya dikelola PT Angkasa Pura. Nama bandara ini diambil dari salah satu pahlawan nasional Indonesia: Abdul Rahman Saleh, dan sebelum bernama Bandara Abdul Rachman Saleh, bandara ini bernama Lapangan Terbang Bugis.

Foto Bandara

Bandar Udara Internasional Tokyo adalah salah satu dari dua bandar udara untuk Tokyo RayaJepang. Bandara ini terletak di Ōta, Tokyo, 14 km sebelah selatan Stasiun Tokyo. Nama Bandara Haneda lebih populer dibandingkan Bandar Udara Internasional Tokyo, untuk membedakannya dari Bandara Internasional Narita yang pernah dinamakan "Bandara Internasional New Tokyo" (New Tokyo International Airport) hingga tahun 2004.

Haneda menangani hampir semua penerbangan ke dan dari Tokyo, sementara Bandar Udara Internasional Narita menangani sebagian besar penerbangan internasional. Pada tahun 2010, terminal internasional dibuka di Haneda bersamaan dengan selesainya pembangunan landas pacu keempat. Pembukaan terminal internasional di Haneda memungkinkan peningkatan frekuensi penerbangan internasional secara drastis ke Haneda yang sebelumnya hanya menangani penerbangan "carter berjadwal" ke SeoulShanghaiHong Kong, dan Taipei. Pemerintah Jepang masih memiliki rencana untuk mengembangkan peran internasional Haneda di masa depan.[2]

Haneda menangani 64.211.074 penumpang pada tahun 2010. Berdasarkan total lewatan penumpang, Haneda adalah bandara tersibuk nomor dua di Asia sekaligus bandara tersibuk nomor lima di dunia di bawah Bandara Hartsfield-JacksonAtlantaBandara Internasional Ibu Kota BeijingBandara Chicago O'Hare, dan Bandara London Heathrow. Bila Haneda dan Narita digabung, maka Tokyo memiliki sistem bandara kota terbesar nomor tiga di dunia, setelah London dan New York City.

Haneda adalah basis utama dua maskapai penerbangan domestik Jepang, Japan Airlines (Terminal 1) dan All Nippon Airways(Terminal 2), ditambah maskapai penerbangan bertarif rendah Hokkaido International AirlinesSkymark AirlinesSkynet Asia Airways, dan StarFlyer.

Dalam ForbesTraveller.com edisi Desember 2009, Bandara Haneda Airport diakui sebagai bandara paling tepat waktu di dunia selama dua tahun berturut-turut, 94,3% dari penerbangannya berangkat tepat waktu dan 88,6% tiba tepat waktu.[3]

Foto Bandara

Malang (MLG)

Tokyo (HND)

Bandara Abdul Rachman Salehadalah bandar udara yang terletak di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kode ICAOnya WARA(dahulu WIAS) dan kode IATAMLG. Bandara ini merupakan tempat pesawat Hercules C-130dan Super Tucano sebagai pengganti OV-10 Bronco yang telah di musiumkan. Selain itu Wing 2Korps Pasukan Khas juga bermarkas di sini.

Bandara Abdul Rahman Saleh memiliki dua landasan pacu yang pertama untuk pesawat-pesawat kecil seperti Hercules C-130dengan panjang 1.500 m, dan yang kedua untuk jenis pesawat besar seperti Boeing 737 dengan panjang 2.250 m. Pemprov Jatim melalui Dishub dan LLAJ akan mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan agar menambah panjang landasan pacu 720 meter lagi. “Dengan penambahan itu nantinya panjang landasan pacu di Bandara Abd. Saleh Malang menjadi 3.000 meter dan juga dobel landasan pacunya.” Dengan demikian, Bandara Abd. Saleh sangat berpotensi menjadi Bandara Internasional, sehingga pihak Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Pemprov Jatim mengusulkan Kemenhub agar menambah panjang landasan pacu.

Setelah enam tahun sejak 5 Mei 2005 menggunakan terminal di dalam Base ops Lanud Abd Saleh. Dua hari sebelum pergantian tahun baru 2012, pada tanggal 30 Desember 2011 penerbangan sipil di Abd Saleh menggunakan bandar udara enlcave sipil yang terpisah dari base ops Lanud Abd Saleh. Bandar udara ini dibangun dengan biaya mencapai Rp 139 miliar. Seperti diketahui, penerbangan sipil di bandara ini mulai dibuka sejak 1994 lalu. Tapi hanya bertahan hingga 1997 saat krisis moneter terjadi, Merpati Nusantara Airlines yang melayani penerbangan tidak mampu bertahan dan menutup penerbangannya.

Untuk penerbangan sipil melayani rute Malang-Jakarta dilayani oleh maskapaiSriwijaya Air, Garuda Indonesia, dan Batavia Air. Sedangkan untuk ruteMalang-Denpasar dilayani oleh Wings Air anak perusahaan dari Lion Airmenggunakan pesawat Avions De Trasnport Regional, nama kepanjangan dariATR 72 seri 500. Sebelumnya Bandara Abdul Rahman Saleh pada tahun 2007 sampai dengan 2008 pernah melayani tiga rute penerbangan sekaligus yaituMalang-Jakarta, Malang-Balikpapan-Tarakan, dan Malang-Denpasar. “Bandara Abd. Saleh merupakan bandara yang unik karena merupakan satu-satunya bandara yang dikelola pemprov. Bandara lainnya dikelola PT Angkasa Pura. Nama bandara ini diambil dari salah satu pahlawan nasional Indonesia: Abdul Rahman Saleh, dan sebelum bernama Bandara Abdul Rachman Saleh, bandara ini bernama Lapangan Terbang Bugis.

Foto Bandara

Bandar Udara Internasional Tokyo adalah salah satu dari dua bandar udara untuk Tokyo RayaJepang. Bandara ini terletak di Ōta, Tokyo, 14 km sebelah selatan Stasiun Tokyo. Nama Bandara Haneda lebih populer dibandingkan Bandar Udara Internasional Tokyo, untuk membedakannya dari Bandara Internasional Narita yang pernah dinamakan "Bandara Internasional New Tokyo" (New Tokyo International Airport) hingga tahun 2004.

Haneda menangani hampir semua penerbangan ke dan dari Tokyo, sementara Bandar Udara Internasional Narita menangani sebagian besar penerbangan internasional. Pada tahun 2010, terminal internasional dibuka di Haneda bersamaan dengan selesainya pembangunan landas pacu keempat. Pembukaan terminal internasional di Haneda memungkinkan peningkatan frekuensi penerbangan internasional secara drastis ke Haneda yang sebelumnya hanya menangani penerbangan "carter berjadwal" ke SeoulShanghaiHong Kong, dan Taipei. Pemerintah Jepang masih memiliki rencana untuk mengembangkan peran internasional Haneda di masa depan.[2]

Haneda menangani 64.211.074 penumpang pada tahun 2010. Berdasarkan total lewatan penumpang, Haneda adalah bandara tersibuk nomor dua di Asia sekaligus bandara tersibuk nomor lima di dunia di bawah Bandara Hartsfield-JacksonAtlantaBandara Internasional Ibu Kota BeijingBandara Chicago O'Hare, dan Bandara London Heathrow. Bila Haneda dan Narita digabung, maka Tokyo memiliki sistem bandara kota terbesar nomor tiga di dunia, setelah London dan New York City.

Haneda adalah basis utama dua maskapai penerbangan domestik Jepang, Japan Airlines (Terminal 1) dan All Nippon Airways(Terminal 2), ditambah maskapai penerbangan bertarif rendah Hokkaido International AirlinesSkymark AirlinesSkynet Asia Airways, dan StarFlyer.

Dalam ForbesTraveller.com edisi Desember 2009, Bandara Haneda Airport diakui sebagai bandara paling tepat waktu di dunia selama dua tahun berturut-turut, 94,3% dari penerbangannya berangkat tepat waktu dan 88,6% tiba tepat waktu.[3]

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Abdul Rachman Saleh (MLG)

8.7 Km

Hotel bintang empat, yang terletak hanya 5 menit dari pusat kota Malang. Dan sangat mudah dijangkau…

9.9 Km

Salah satu peninggalan sejarah Kota Malang yang terletak di pusat kota.

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com