Cari Tiket Pesawat Malang Quebec City (MLG - YQB) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Malang (MLG) ke Quebec City (YQB) mulai dari ~ di bulan August 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Malang Quebec City (MLG - YQB) Promo

Malang (MLG)

Quebec City (YQB)

Bandara Abdul Rachman Salehadalah bandar udara yang terletak di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kode ICAOnya WARA(dahulu WIAS) dan kode IATAMLG. Bandara ini merupakan tempat pesawat Hercules C-130dan Super Tucano sebagai pengganti OV-10 Bronco yang telah di musiumkan. Selain itu Wing 2Korps Pasukan Khas juga bermarkas di sini.

Bandara Abdul Rahman Saleh memiliki dua landasan pacu yang pertama untuk pesawat-pesawat kecil seperti Hercules C-130dengan panjang 1.500 m, dan yang kedua untuk jenis pesawat besar seperti Boeing 737 dengan panjang 2.250 m. Pemprov Jatim melalui Dishub dan LLAJ akan mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan agar menambah panjang landasan pacu 720 meter lagi. “Dengan penambahan itu nantinya panjang landasan pacu di Bandara Abd. Saleh Malang menjadi 3.000 meter dan juga dobel landasan pacunya.” Dengan demikian, Bandara Abd. Saleh sangat berpotensi menjadi Bandara Internasional, sehingga pihak Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Pemprov Jatim mengusulkan Kemenhub agar menambah panjang landasan pacu.

Setelah enam tahun sejak 5 Mei 2005 menggunakan terminal di dalam Base ops Lanud Abd Saleh. Dua hari sebelum pergantian tahun baru 2012, pada tanggal 30 Desember 2011 penerbangan sipil di Abd Saleh menggunakan bandar udara enlcave sipil yang terpisah dari base ops Lanud Abd Saleh. Bandar udara ini dibangun dengan biaya mencapai Rp 139 miliar. Seperti diketahui, penerbangan sipil di bandara ini mulai dibuka sejak 1994 lalu. Tapi hanya bertahan hingga 1997 saat krisis moneter terjadi, Merpati Nusantara Airlines yang melayani penerbangan tidak mampu bertahan dan menutup penerbangannya.

Untuk penerbangan sipil melayani rute Malang-Jakarta dilayani oleh maskapaiSriwijaya Air, Garuda Indonesia, dan Batavia Air. Sedangkan untuk ruteMalang-Denpasar dilayani oleh Wings Air anak perusahaan dari Lion Airmenggunakan pesawat Avions De Trasnport Regional, nama kepanjangan dariATR 72 seri 500. Sebelumnya Bandara Abdul Rahman Saleh pada tahun 2007 sampai dengan 2008 pernah melayani tiga rute penerbangan sekaligus yaituMalang-Jakarta, Malang-Balikpapan-Tarakan, dan Malang-Denpasar. “Bandara Abd. Saleh merupakan bandara yang unik karena merupakan satu-satunya bandara yang dikelola pemprov. Bandara lainnya dikelola PT Angkasa Pura. Nama bandara ini diambil dari salah satu pahlawan nasional Indonesia: Abdul Rahman Saleh, dan sebelum bernama Bandara Abdul Rachman Saleh, bandara ini bernama Lapangan Terbang Bugis.

Foto Bandara

Jean Bandara Internasional Québec Kota Lesage, juga dikenal sebagai Jean Lesage International Airport didirikan pada tahun 1939, setahun setelah penutupan yang Aérodrome Saint-Louis. Hal ini terletak 6 mil laut (11 km; 6,9 mil) barat daya dari Kota Quebec, Quebec, Kanada. Pertama kali didirikan sebagai fasilitas pelatihan bagi pengamat udara, penerbangan pertama terjadi pada 11 September 1941. Ini adalah bandara penumpang tersibuk kedua di Quebec setelah bandara Montreal-Trudeau dan ketiga bandara tersibuk oleh pergerakan pesawat di Quebec setelah Montreal-Trudeau dan Montreal -Saint-Hubert, dengan 1.584.713 penumpang pada tahun 2015 dan 112.468 pergerakan pesawat pada tahun 2014.

Pertama dikenal sebagai Aéroport de l'Ancienne Lorette, maka Aéroport de Sainte-Foy, dan kemudian Aéroport de Québec, namanya diubah menjadi Aéroport internasional Jean-Lesage pada tahun 1993, untuk menghormati mantan Premier dari Quebec, Jean Lesage.

Bandara ini dikelola dan dioperasikan oleh Aéroport de Québec inc., non-profit dan non-share perusahaan. Bangunan terminal saat ini memiliki kapasitas 1,4 juta penumpang per tahun. 

Pada tahun 2010, 2011 dan 2013, bandara ini sebagai Regional Airport Terbaik di Amerika Utara oleh Bandara Bandara Service Quality (ASQ) Program Dewan Internasional. Pada tanggal 19 September 2013, landasan pacu 12/30 berganti nama menjadi landasan 11/29.

Transportasi umum ke bandara disediakan oleh RTC bus 78 beberapa kali sehari.

Foto Bandara

Malang (MLG)

Quebec City (YQB)

Bandara Abdul Rachman Salehadalah bandar udara yang terletak di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kode ICAOnya WARA(dahulu WIAS) dan kode IATAMLG. Bandara ini merupakan tempat pesawat Hercules C-130dan Super Tucano sebagai pengganti OV-10 Bronco yang telah di musiumkan. Selain itu Wing 2Korps Pasukan Khas juga bermarkas di sini.

Bandara Abdul Rahman Saleh memiliki dua landasan pacu yang pertama untuk pesawat-pesawat kecil seperti Hercules C-130dengan panjang 1.500 m, dan yang kedua untuk jenis pesawat besar seperti Boeing 737 dengan panjang 2.250 m. Pemprov Jatim melalui Dishub dan LLAJ akan mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan agar menambah panjang landasan pacu 720 meter lagi. “Dengan penambahan itu nantinya panjang landasan pacu di Bandara Abd. Saleh Malang menjadi 3.000 meter dan juga dobel landasan pacunya.” Dengan demikian, Bandara Abd. Saleh sangat berpotensi menjadi Bandara Internasional, sehingga pihak Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Pemprov Jatim mengusulkan Kemenhub agar menambah panjang landasan pacu.

Setelah enam tahun sejak 5 Mei 2005 menggunakan terminal di dalam Base ops Lanud Abd Saleh. Dua hari sebelum pergantian tahun baru 2012, pada tanggal 30 Desember 2011 penerbangan sipil di Abd Saleh menggunakan bandar udara enlcave sipil yang terpisah dari base ops Lanud Abd Saleh. Bandar udara ini dibangun dengan biaya mencapai Rp 139 miliar. Seperti diketahui, penerbangan sipil di bandara ini mulai dibuka sejak 1994 lalu. Tapi hanya bertahan hingga 1997 saat krisis moneter terjadi, Merpati Nusantara Airlines yang melayani penerbangan tidak mampu bertahan dan menutup penerbangannya.

Untuk penerbangan sipil melayani rute Malang-Jakarta dilayani oleh maskapaiSriwijaya Air, Garuda Indonesia, dan Batavia Air. Sedangkan untuk ruteMalang-Denpasar dilayani oleh Wings Air anak perusahaan dari Lion Airmenggunakan pesawat Avions De Trasnport Regional, nama kepanjangan dariATR 72 seri 500. Sebelumnya Bandara Abdul Rahman Saleh pada tahun 2007 sampai dengan 2008 pernah melayani tiga rute penerbangan sekaligus yaituMalang-Jakarta, Malang-Balikpapan-Tarakan, dan Malang-Denpasar. “Bandara Abd. Saleh merupakan bandara yang unik karena merupakan satu-satunya bandara yang dikelola pemprov. Bandara lainnya dikelola PT Angkasa Pura. Nama bandara ini diambil dari salah satu pahlawan nasional Indonesia: Abdul Rahman Saleh, dan sebelum bernama Bandara Abdul Rachman Saleh, bandara ini bernama Lapangan Terbang Bugis.

Foto Bandara

Jean Bandara Internasional Québec Kota Lesage, juga dikenal sebagai Jean Lesage International Airport didirikan pada tahun 1939, setahun setelah penutupan yang Aérodrome Saint-Louis. Hal ini terletak 6 mil laut (11 km; 6,9 mil) barat daya dari Kota Quebec, Quebec, Kanada. Pertama kali didirikan sebagai fasilitas pelatihan bagi pengamat udara, penerbangan pertama terjadi pada 11 September 1941. Ini adalah bandara penumpang tersibuk kedua di Quebec setelah bandara Montreal-Trudeau dan ketiga bandara tersibuk oleh pergerakan pesawat di Quebec setelah Montreal-Trudeau dan Montreal -Saint-Hubert, dengan 1.584.713 penumpang pada tahun 2015 dan 112.468 pergerakan pesawat pada tahun 2014.

Pertama dikenal sebagai Aéroport de l'Ancienne Lorette, maka Aéroport de Sainte-Foy, dan kemudian Aéroport de Québec, namanya diubah menjadi Aéroport internasional Jean-Lesage pada tahun 1993, untuk menghormati mantan Premier dari Quebec, Jean Lesage.

Bandara ini dikelola dan dioperasikan oleh Aéroport de Québec inc., non-profit dan non-share perusahaan. Bangunan terminal saat ini memiliki kapasitas 1,4 juta penumpang per tahun. 

Pada tahun 2010, 2011 dan 2013, bandara ini sebagai Regional Airport Terbaik di Amerika Utara oleh Bandara Bandara Service Quality (ASQ) Program Dewan Internasional. Pada tanggal 19 September 2013, landasan pacu 12/30 berganti nama menjadi landasan 11/29.

Transportasi umum ke bandara disediakan oleh RTC bus 78 beberapa kali sehari.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Abdul Rachman Saleh (MLG)

8.7 Km

Hotel bintang empat, yang terletak hanya 5 menit dari pusat kota Malang. Dan sangat mudah dijangkau…

9.9 Km

Salah satu peninggalan sejarah Kota Malang yang terletak di pusat kota.

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com