Cari Tiket Pesawat Malang Miho (MLG - YGJ) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Malang (MLG) ke Miho (YGJ) mulai dari ~ di bulan October 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Malang Miho (MLG - YGJ) Promo

Malang (MLG)

Miho (YGJ)

Bandara Abdul Rachman Salehadalah bandar udara yang terletak di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kode ICAOnya WARA(dahulu WIAS) dan kode IATAMLG. Bandara ini merupakan tempat pesawat Hercules C-130dan Super Tucano sebagai pengganti OV-10 Bronco yang telah di musiumkan. Selain itu Wing 2Korps Pasukan Khas juga bermarkas di sini.

Bandara Abdul Rahman Saleh memiliki dua landasan pacu yang pertama untuk pesawat-pesawat kecil seperti Hercules C-130dengan panjang 1.500 m, dan yang kedua untuk jenis pesawat besar seperti Boeing 737 dengan panjang 2.250 m. Pemprov Jatim melalui Dishub dan LLAJ akan mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan agar menambah panjang landasan pacu 720 meter lagi. “Dengan penambahan itu nantinya panjang landasan pacu di Bandara Abd. Saleh Malang menjadi 3.000 meter dan juga dobel landasan pacunya.” Dengan demikian, Bandara Abd. Saleh sangat berpotensi menjadi Bandara Internasional, sehingga pihak Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Pemprov Jatim mengusulkan Kemenhub agar menambah panjang landasan pacu.

Setelah enam tahun sejak 5 Mei 2005 menggunakan terminal di dalam Base ops Lanud Abd Saleh. Dua hari sebelum pergantian tahun baru 2012, pada tanggal 30 Desember 2011 penerbangan sipil di Abd Saleh menggunakan bandar udara enlcave sipil yang terpisah dari base ops Lanud Abd Saleh. Bandar udara ini dibangun dengan biaya mencapai Rp 139 miliar. Seperti diketahui, penerbangan sipil di bandara ini mulai dibuka sejak 1994 lalu. Tapi hanya bertahan hingga 1997 saat krisis moneter terjadi, Merpati Nusantara Airlines yang melayani penerbangan tidak mampu bertahan dan menutup penerbangannya.

Untuk penerbangan sipil melayani rute Malang-Jakarta dilayani oleh maskapaiSriwijaya Air, Garuda Indonesia, dan Batavia Air. Sedangkan untuk ruteMalang-Denpasar dilayani oleh Wings Air anak perusahaan dari Lion Airmenggunakan pesawat Avions De Trasnport Regional, nama kepanjangan dariATR 72 seri 500. Sebelumnya Bandara Abdul Rahman Saleh pada tahun 2007 sampai dengan 2008 pernah melayani tiga rute penerbangan sekaligus yaituMalang-Jakarta, Malang-Balikpapan-Tarakan, dan Malang-Denpasar. “Bandara Abd. Saleh merupakan bandara yang unik karena merupakan satu-satunya bandara yang dikelola pemprov. Bandara lainnya dikelola PT Angkasa Pura. Nama bandara ini diambil dari salah satu pahlawan nasional Indonesia: Abdul Rahman Saleh, dan sebelum bernama Bandara Abdul Rachman Saleh, bandara ini bernama Lapangan Terbang Bugis.

Foto Bandara

Miho Pangkalan Udara juga dikenal sebagai Yonago adalah terletak 11km pangkalan Angkatan Pertahanan Udara Jepang barat laut dari Yonago. Hal ini dimiliki dan dioperasikan oleh JASDF dan berbagi landasan dengan kegiatan sipil.
Bandara ini dibangun sebagai sebuah lapangan udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang Angkatan Udara selama Perang Dunia II, dan diserang oleh USAAF B-24 bomber pembebas selama Juli 1945. Setelah perang, lapangan udara diambil alih oleh Commonwealth Pekerjaan Angkatan British (BCOF) di Jepang. Royal Australian Air Force No. 5 Airfield Konstruksi Skuadron diperbaharui lapangan terbang, dan Nomor 77 Squadron ditempatkan di lapangan terbang sampai tahun 1950.

Pada bulan Desember 1950, Angkatan Udara Amerika Serikat 452d Bombardment Wing pindah B-26 pembom Invader cahaya untuk Miho Air Base. Mereka pindah ke Pusan Timur (K-9) Air Base, Korea Selatan pada bulan Mei tahun 1951 untuk tugas tempur selama Perang Korea. Satu-satunya unit USAF operasional lainnya untuk menggunakan lapangan terbang adalah 17 Bombardment Wing, yang juga terbang B-26s dari lapangan antara Oktober 1954 dan Maret 1955 sebelum kembali ke Amerika Serikat.

Miho Air Base digunakan terutama sebagai stasiun radar oleh 618 Pesawat Control dan Peringatan Skuadron dimulai pada bulan Desember 1950, beroperasi situs radar pertahanan sebagai bagian dari pertahanan udara Jepang sampai Mei 1957. 6135 Dukungan Skuadron dipertahankan fasilitas lapangan udara dan tanah kecil stasiun. Air Layanan Cuaca 15 Cuaca Squadron juga digunakan lapangan terbang, bersama dengan transient C-47 Skytrain mengangkut membawa persediaan dan personil. unit USAF telah ditarik dan Miho Air Base dikembalikan ke kontrol Jepang Mei 1957 sebagai bagian dari penarikan umum pasukan Amerika di Jepang.

Foto Bandara

Malang (MLG)

Miho (YGJ)

Bandara Abdul Rachman Salehadalah bandar udara yang terletak di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kode ICAOnya WARA(dahulu WIAS) dan kode IATAMLG. Bandara ini merupakan tempat pesawat Hercules C-130dan Super Tucano sebagai pengganti OV-10 Bronco yang telah di musiumkan. Selain itu Wing 2Korps Pasukan Khas juga bermarkas di sini.

Bandara Abdul Rahman Saleh memiliki dua landasan pacu yang pertama untuk pesawat-pesawat kecil seperti Hercules C-130dengan panjang 1.500 m, dan yang kedua untuk jenis pesawat besar seperti Boeing 737 dengan panjang 2.250 m. Pemprov Jatim melalui Dishub dan LLAJ akan mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan agar menambah panjang landasan pacu 720 meter lagi. “Dengan penambahan itu nantinya panjang landasan pacu di Bandara Abd. Saleh Malang menjadi 3.000 meter dan juga dobel landasan pacunya.” Dengan demikian, Bandara Abd. Saleh sangat berpotensi menjadi Bandara Internasional, sehingga pihak Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Pemprov Jatim mengusulkan Kemenhub agar menambah panjang landasan pacu.

Setelah enam tahun sejak 5 Mei 2005 menggunakan terminal di dalam Base ops Lanud Abd Saleh. Dua hari sebelum pergantian tahun baru 2012, pada tanggal 30 Desember 2011 penerbangan sipil di Abd Saleh menggunakan bandar udara enlcave sipil yang terpisah dari base ops Lanud Abd Saleh. Bandar udara ini dibangun dengan biaya mencapai Rp 139 miliar. Seperti diketahui, penerbangan sipil di bandara ini mulai dibuka sejak 1994 lalu. Tapi hanya bertahan hingga 1997 saat krisis moneter terjadi, Merpati Nusantara Airlines yang melayani penerbangan tidak mampu bertahan dan menutup penerbangannya.

Untuk penerbangan sipil melayani rute Malang-Jakarta dilayani oleh maskapaiSriwijaya Air, Garuda Indonesia, dan Batavia Air. Sedangkan untuk ruteMalang-Denpasar dilayani oleh Wings Air anak perusahaan dari Lion Airmenggunakan pesawat Avions De Trasnport Regional, nama kepanjangan dariATR 72 seri 500. Sebelumnya Bandara Abdul Rahman Saleh pada tahun 2007 sampai dengan 2008 pernah melayani tiga rute penerbangan sekaligus yaituMalang-Jakarta, Malang-Balikpapan-Tarakan, dan Malang-Denpasar. “Bandara Abd. Saleh merupakan bandara yang unik karena merupakan satu-satunya bandara yang dikelola pemprov. Bandara lainnya dikelola PT Angkasa Pura. Nama bandara ini diambil dari salah satu pahlawan nasional Indonesia: Abdul Rahman Saleh, dan sebelum bernama Bandara Abdul Rachman Saleh, bandara ini bernama Lapangan Terbang Bugis.

Foto Bandara

Miho Pangkalan Udara juga dikenal sebagai Yonago adalah terletak 11km pangkalan Angkatan Pertahanan Udara Jepang barat laut dari Yonago. Hal ini dimiliki dan dioperasikan oleh JASDF dan berbagi landasan dengan kegiatan sipil.
Bandara ini dibangun sebagai sebuah lapangan udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang Angkatan Udara selama Perang Dunia II, dan diserang oleh USAAF B-24 bomber pembebas selama Juli 1945. Setelah perang, lapangan udara diambil alih oleh Commonwealth Pekerjaan Angkatan British (BCOF) di Jepang. Royal Australian Air Force No. 5 Airfield Konstruksi Skuadron diperbaharui lapangan terbang, dan Nomor 77 Squadron ditempatkan di lapangan terbang sampai tahun 1950.

Pada bulan Desember 1950, Angkatan Udara Amerika Serikat 452d Bombardment Wing pindah B-26 pembom Invader cahaya untuk Miho Air Base. Mereka pindah ke Pusan Timur (K-9) Air Base, Korea Selatan pada bulan Mei tahun 1951 untuk tugas tempur selama Perang Korea. Satu-satunya unit USAF operasional lainnya untuk menggunakan lapangan terbang adalah 17 Bombardment Wing, yang juga terbang B-26s dari lapangan antara Oktober 1954 dan Maret 1955 sebelum kembali ke Amerika Serikat.

Miho Air Base digunakan terutama sebagai stasiun radar oleh 618 Pesawat Control dan Peringatan Skuadron dimulai pada bulan Desember 1950, beroperasi situs radar pertahanan sebagai bagian dari pertahanan udara Jepang sampai Mei 1957. 6135 Dukungan Skuadron dipertahankan fasilitas lapangan udara dan tanah kecil stasiun. Air Layanan Cuaca 15 Cuaca Squadron juga digunakan lapangan terbang, bersama dengan transient C-47 Skytrain mengangkut membawa persediaan dan personil. unit USAF telah ditarik dan Miho Air Base dikembalikan ke kontrol Jepang Mei 1957 sebagai bagian dari penarikan umum pasukan Amerika di Jepang.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Abdul Rachman Saleh (MLG)

8.7 Km

Hotel bintang empat, yang terletak hanya 5 menit dari pusat kota Malang. Dan sangat mudah dijangkau…

9.9 Km

Salah satu peninggalan sejarah Kota Malang yang terletak di pusat kota.

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com