Cari Tiket Pesawat Kendari Jeddah (KDI - JED) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Kendari (KDI) ke Jeddah (JED) mulai dari ~ di bulan June 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Kendari Jeddah (KDI - JED) Promo

Kendari (KDI)

Jeddah (JED)

Bandar Udara Haluoleo(sebelumnya Bandar Udara Wolter Monginsidi) adalahbandar udara di Kendari,Sulawesi Tenggara, Indonesia(IATA: KDI, ICAO: WAWW). Sebelumnya nama bandar udara ini diambil dari namaRobert Wolter Monginsidi, pahlawan nasional Indonesia yang dieksekusi oleh Belandaselama Revolusi Nasional Indonesia. Sejak 13 Februari 2010, nama bandar udara ini diubah untuk menghormati sultan keenam KesultananButon, Haluoleo.

Bandara Haluoleo telah mengalami beberapa peningkatan pelayanan, khusunya dengan adanya fasilitas Aerobridge atau Garbarata yang memudahkan penumpang memasuki kawasan Bandara dan Pesawat udara.

Apron bandara kini mengalami perluasan yang memungkinkan dapat menampung tidak kurang dari 6 pesawat berbadan lebar Narrow-Body sekelas Boeing 737-900ER maupun Airbus A320

Dengan anggaran yang telah di setujui oleh Menteri Keuangan senilai Rp. 70 Miliar, Bandara Haluoleo, Kendari, resmi akan di kembali diperpanjang runway/landasan pacunya dari 2.500 meter, menjadi 2.800 meter pada tahun 2013. Hal ini berkaitan dengan frekuensi penerbangan dan kapabilitas runway yang kini sering didarati oleh pesawat Narrow-Body beberapa maskapai yang kini resmi menambah frekuensi penerbangannya seperti Lion Air, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya Air.

Foto Bandara

Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandar udara utama yang melayani kota Jeddahdi Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saudi. Bandar udara ini sering disebut Jeddah, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu JED.

Bandara ini terletak 19 kilometer utara Kota JeddahArab Saudi. Pengerjaan pembangunan bandara ini dimulai tahun 1974, dan selesai tahun 1980. Akhirnya, pada 31 Mei1981, bandara ini dibuka untuk layanan penuh setelah secara resmi di buka pada April 1981.

Karena kedekatan Jeddah ke kota suci Islam Makkah, bandara singkatan satu fitur khusus: Terminal Haji khusus dibangun untuk menangani peziarah asing ditakdirkan ke Mekkah untuk mengambil bagian dalam ritual yang terkait dengan ibadah haji tahunan. Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, menyediakan kemampuan yang diperlukan untuk membawa peziarah ke Arab Saudi. Ini dirancang oleh Fazlur Rahman Khan dari perusahaan arsitektur Skidmore, Owings dan Merrill LLP (SOM) dan direkayasa oleh Horst Berger saat di Geiger Berger Associates.

Terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing. Terminal Selatan adalah dicadangkan untuk penggunaan eksklusif Saudi Arabian Airlines sampai 2007 ketika juga operator swasta Arab Saudi Nas Air dan Sama Airlines diberi izin untuk menggunakan terminal ini. Bandara KAIA-Jeddah berfungsi sebagai hub utama untuk Saudi Arabian Airlines.

Para haji bandara Jeddah Terminal diperkirakan, pada lima juta kaki persegi (465.000 m²), antara terminal terbesar di dunia udara setelah Bandara Internasional Ibukota Beijing, Dubai International Airport dan Bandara Internasional Hong Kong. Ini mencakup lebih dari 100 hektare (405.000 m²) dan dikenal untuk tenda berbentuk atap. Atap Terminal 3 adalah tidak hanya tenda, tetapi bahan fiberglass berwarna putih. Terminal Haji menawarkan fasilitas banyak peziarah, termasuk sebuah masjid, dan dapat menampung 80.000 wisatawan pada waktu yang sama.

Foto Bandara

Kendari (KDI)

Jeddah (JED)

Bandar Udara Haluoleo(sebelumnya Bandar Udara Wolter Monginsidi) adalahbandar udara di Kendari,Sulawesi Tenggara, Indonesia(IATA: KDI, ICAO: WAWW). Sebelumnya nama bandar udara ini diambil dari namaRobert Wolter Monginsidi, pahlawan nasional Indonesia yang dieksekusi oleh Belandaselama Revolusi Nasional Indonesia. Sejak 13 Februari 2010, nama bandar udara ini diubah untuk menghormati sultan keenam KesultananButon, Haluoleo.

Bandara Haluoleo telah mengalami beberapa peningkatan pelayanan, khusunya dengan adanya fasilitas Aerobridge atau Garbarata yang memudahkan penumpang memasuki kawasan Bandara dan Pesawat udara.

Apron bandara kini mengalami perluasan yang memungkinkan dapat menampung tidak kurang dari 6 pesawat berbadan lebar Narrow-Body sekelas Boeing 737-900ER maupun Airbus A320

Dengan anggaran yang telah di setujui oleh Menteri Keuangan senilai Rp. 70 Miliar, Bandara Haluoleo, Kendari, resmi akan di kembali diperpanjang runway/landasan pacunya dari 2.500 meter, menjadi 2.800 meter pada tahun 2013. Hal ini berkaitan dengan frekuensi penerbangan dan kapabilitas runway yang kini sering didarati oleh pesawat Narrow-Body beberapa maskapai yang kini resmi menambah frekuensi penerbangannya seperti Lion Air, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya Air.

Foto Bandara

Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandar udara utama yang melayani kota Jeddahdi Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saudi. Bandar udara ini sering disebut Jeddah, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu JED.

Bandara ini terletak 19 kilometer utara Kota JeddahArab Saudi. Pengerjaan pembangunan bandara ini dimulai tahun 1974, dan selesai tahun 1980. Akhirnya, pada 31 Mei1981, bandara ini dibuka untuk layanan penuh setelah secara resmi di buka pada April 1981.

Karena kedekatan Jeddah ke kota suci Islam Makkah, bandara singkatan satu fitur khusus: Terminal Haji khusus dibangun untuk menangani peziarah asing ditakdirkan ke Mekkah untuk mengambil bagian dalam ritual yang terkait dengan ibadah haji tahunan. Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, menyediakan kemampuan yang diperlukan untuk membawa peziarah ke Arab Saudi. Ini dirancang oleh Fazlur Rahman Khan dari perusahaan arsitektur Skidmore, Owings dan Merrill LLP (SOM) dan direkayasa oleh Horst Berger saat di Geiger Berger Associates.

Terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing. Terminal Selatan adalah dicadangkan untuk penggunaan eksklusif Saudi Arabian Airlines sampai 2007 ketika juga operator swasta Arab Saudi Nas Air dan Sama Airlines diberi izin untuk menggunakan terminal ini. Bandara KAIA-Jeddah berfungsi sebagai hub utama untuk Saudi Arabian Airlines.

Para haji bandara Jeddah Terminal diperkirakan, pada lima juta kaki persegi (465.000 m²), antara terminal terbesar di dunia udara setelah Bandara Internasional Ibukota Beijing, Dubai International Airport dan Bandara Internasional Hong Kong. Ini mencakup lebih dari 100 hektare (405.000 m²) dan dikenal untuk tenda berbentuk atap. Atap Terminal 3 adalah tidak hanya tenda, tetapi bahan fiberglass berwarna putih. Terminal Haji menawarkan fasilitas banyak peziarah, termasuk sebuah masjid, dan dapat menampung 80.000 wisatawan pada waktu yang sama.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Haluoleo (KDI)

21.9 Km

Taman Hutan Raya Murhum berada di kawasan pegunungan Nipa-Nipa, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Taman…

21.9 Km

Tarian Malulo atau Lulo (dari Bahasa Tolaki: Molulo), merupakan salah satu jenis kesenian tari tradisional…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com