Cari Tiket Pesawat Jeddah Houari Boumedienne (JED - ALG) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Jeddah (JED) ke Houari Boumedienne (ALG) mulai dari ~ di bulan January 2019. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Jeddah Houari Boumedienne (JED - ALG) Promo

Jeddah (JED)

Houari Boumedienne (ALG)

Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandar udara utama yang melayani kota Jeddahdi Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saudi. Bandar udara ini sering disebut Jeddah, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu JED.

Bandara ini terletak 19 kilometer utara Kota JeddahArab Saudi. Pengerjaan pembangunan bandara ini dimulai tahun 1974, dan selesai tahun 1980. Akhirnya, pada 31 Mei1981, bandara ini dibuka untuk layanan penuh setelah secara resmi di buka pada April 1981.

Karena kedekatan Jeddah ke kota suci Islam Makkah, bandara singkatan satu fitur khusus: Terminal Haji khusus dibangun untuk menangani peziarah asing ditakdirkan ke Mekkah untuk mengambil bagian dalam ritual yang terkait dengan ibadah haji tahunan. Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, menyediakan kemampuan yang diperlukan untuk membawa peziarah ke Arab Saudi. Ini dirancang oleh Fazlur Rahman Khan dari perusahaan arsitektur Skidmore, Owings dan Merrill LLP (SOM) dan direkayasa oleh Horst Berger saat di Geiger Berger Associates.

Terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing. Terminal Selatan adalah dicadangkan untuk penggunaan eksklusif Saudi Arabian Airlines sampai 2007 ketika juga operator swasta Arab Saudi Nas Air dan Sama Airlines diberi izin untuk menggunakan terminal ini. Bandara KAIA-Jeddah berfungsi sebagai hub utama untuk Saudi Arabian Airlines.

Para haji bandara Jeddah Terminal diperkirakan, pada lima juta kaki persegi (465.000 m²), antara terminal terbesar di dunia udara setelah Bandara Internasional Ibukota Beijing, Dubai International Airport dan Bandara Internasional Hong Kong. Ini mencakup lebih dari 100 hektare (405.000 m²) dan dikenal untuk tenda berbentuk atap. Atap Terminal 3 adalah tidak hanya tenda, tetapi bahan fiberglass berwarna putih. Terminal Haji menawarkan fasilitas banyak peziarah, termasuk sebuah masjid, dan dapat menampung 80.000 wisatawan pada waktu yang sama.

Foto Bandara

Bandar Udara Houari Boumediene, Guja dikenal sebagai Bandara Aljir, Adalah SEBUAH bandar Udara Internasional Yang Melayani kota Aljir, Ibukota Dari Aljazair. lokasinya Sekitar 9,1 nm (16,9 km; 10,5 mi) timur Tenggara Dari kota [1].

Bandara Penyanyi nama di diberi Houari Boumediene, Seorang Mantan Presiden Dari Aljazair. Di Bawah Pemerintahan Prancis, Dar El Beida, wilâyah di mana Bandara Penyanyi berada, dikenal sebagai Maison Blanche (istana putih) Dan, di sebagian gede literatur Mengenai Perang Kemerdekaan Aljazair menuliskan Bandara Penyanyi DENGAN nama di Bandar Udara Maison Blanche.

Bandara ini didirikan pada tahun 1924 dengan nama Bandar Udara Maison Blanche. Selama Perang Dunia II, Bandar Udara Maison Blanche menjadi target utama Sekutu dalam Operasi Torch yang dilakukan Satuan Tugas Timur pada 8 November 1942 yang terdiri dari gabungan unit Angkatan Darat AS, Komando Britania, dan elemen dari divisi infanteri Britania. Pasukan ini berhadapan dengan pasukan Vichy French yang mempertahankan bandara pada hari yang sama, sesuai perintah dari Admiral Darlan di Aljir yang memerintahkan penghentian pertempuran di Afrika Utara.

Terminal Internasional (Terminal 1) saat ini memiliki kapasitas sebesar 6 juta penumpang setiap tahun. Bandara ini diresmikan pada 5 Juli 2006 oleh Presiden Abdelaziz Bouteflika. Lalu lintas internasional saat ini adalah 2,5 juta penumpang setiap tahun. Di terminal ini terdapat 5000 ruang parkir mobil, sebuah tempat taksi, wilayah keberangkatan seluas 27.000 m⊃2;, dengan 16 gerbang.

Terminal domestik (Terminal 2) direnovasi pada tahun 2007, memiliki kapasitas 2,5 juta penumpang setiap tahun. Termianl ini menawarkan kenyamanan dan keamanan yang sama dengan terminal 1. Lalu litas domestik saat ini adalah 1,5 juta penumpang setiap tahun. Terminal 2 dilengkapi dengan 20 meja regitrasi, sebuah kafetaria, ruang teh, dan mushola. Terdapat 900 ruang parkir, sebuah tampat taksi, area keberangkatan seluas 5.000 m⊃2;, dengan 7 gerbang, wilayah pengantaran bagasi, dan ruang tunggu khusus bagi penumpang premium.

Terminal 3 pernah digunakan untuk terminal domestik. Setelah tahun 2007, terminal ini menampung penerbangan ziarah, haji, dan umrah, beserta dengan penerbangan charter.

Maskapai berikut melayani Bandar Udara Houari Boumediene pada September 2011

Foto Bandara

Jeddah (JED)

Houari Boumedienne (ALG)

Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandar udara utama yang melayani kota Jeddahdi Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saudi. Bandar udara ini sering disebut Jeddah, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu JED.

Bandara ini terletak 19 kilometer utara Kota JeddahArab Saudi. Pengerjaan pembangunan bandara ini dimulai tahun 1974, dan selesai tahun 1980. Akhirnya, pada 31 Mei1981, bandara ini dibuka untuk layanan penuh setelah secara resmi di buka pada April 1981.

Karena kedekatan Jeddah ke kota suci Islam Makkah, bandara singkatan satu fitur khusus: Terminal Haji khusus dibangun untuk menangani peziarah asing ditakdirkan ke Mekkah untuk mengambil bagian dalam ritual yang terkait dengan ibadah haji tahunan. Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, menyediakan kemampuan yang diperlukan untuk membawa peziarah ke Arab Saudi. Ini dirancang oleh Fazlur Rahman Khan dari perusahaan arsitektur Skidmore, Owings dan Merrill LLP (SOM) dan direkayasa oleh Horst Berger saat di Geiger Berger Associates.

Terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing. Terminal Selatan adalah dicadangkan untuk penggunaan eksklusif Saudi Arabian Airlines sampai 2007 ketika juga operator swasta Arab Saudi Nas Air dan Sama Airlines diberi izin untuk menggunakan terminal ini. Bandara KAIA-Jeddah berfungsi sebagai hub utama untuk Saudi Arabian Airlines.

Para haji bandara Jeddah Terminal diperkirakan, pada lima juta kaki persegi (465.000 m²), antara terminal terbesar di dunia udara setelah Bandara Internasional Ibukota Beijing, Dubai International Airport dan Bandara Internasional Hong Kong. Ini mencakup lebih dari 100 hektare (405.000 m²) dan dikenal untuk tenda berbentuk atap. Atap Terminal 3 adalah tidak hanya tenda, tetapi bahan fiberglass berwarna putih. Terminal Haji menawarkan fasilitas banyak peziarah, termasuk sebuah masjid, dan dapat menampung 80.000 wisatawan pada waktu yang sama.

Foto Bandara

Bandar Udara Houari Boumediene, Guja dikenal sebagai Bandara Aljir, Adalah SEBUAH bandar Udara Internasional Yang Melayani kota Aljir, Ibukota Dari Aljazair. lokasinya Sekitar 9,1 nm (16,9 km; 10,5 mi) timur Tenggara Dari kota [1].

Bandara Penyanyi nama di diberi Houari Boumediene, Seorang Mantan Presiden Dari Aljazair. Di Bawah Pemerintahan Prancis, Dar El Beida, wilâyah di mana Bandara Penyanyi berada, dikenal sebagai Maison Blanche (istana putih) Dan, di sebagian gede literatur Mengenai Perang Kemerdekaan Aljazair menuliskan Bandara Penyanyi DENGAN nama di Bandar Udara Maison Blanche.

Bandara ini didirikan pada tahun 1924 dengan nama Bandar Udara Maison Blanche. Selama Perang Dunia II, Bandar Udara Maison Blanche menjadi target utama Sekutu dalam Operasi Torch yang dilakukan Satuan Tugas Timur pada 8 November 1942 yang terdiri dari gabungan unit Angkatan Darat AS, Komando Britania, dan elemen dari divisi infanteri Britania. Pasukan ini berhadapan dengan pasukan Vichy French yang mempertahankan bandara pada hari yang sama, sesuai perintah dari Admiral Darlan di Aljir yang memerintahkan penghentian pertempuran di Afrika Utara.

Terminal Internasional (Terminal 1) saat ini memiliki kapasitas sebesar 6 juta penumpang setiap tahun. Bandara ini diresmikan pada 5 Juli 2006 oleh Presiden Abdelaziz Bouteflika. Lalu lintas internasional saat ini adalah 2,5 juta penumpang setiap tahun. Di terminal ini terdapat 5000 ruang parkir mobil, sebuah tempat taksi, wilayah keberangkatan seluas 27.000 m⊃2;, dengan 16 gerbang.

Terminal domestik (Terminal 2) direnovasi pada tahun 2007, memiliki kapasitas 2,5 juta penumpang setiap tahun. Termianl ini menawarkan kenyamanan dan keamanan yang sama dengan terminal 1. Lalu litas domestik saat ini adalah 1,5 juta penumpang setiap tahun. Terminal 2 dilengkapi dengan 20 meja regitrasi, sebuah kafetaria, ruang teh, dan mushola. Terdapat 900 ruang parkir, sebuah tampat taksi, area keberangkatan seluas 5.000 m⊃2;, dengan 7 gerbang, wilayah pengantaran bagasi, dan ruang tunggu khusus bagi penumpang premium.

Terminal 3 pernah digunakan untuk terminal domestik. Setelah tahun 2007, terminal ini menampung penerbangan ziarah, haji, dan umrah, beserta dengan penerbangan charter.

Maskapai berikut melayani Bandar Udara Houari Boumediene pada September 2011

Foto Bandara

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com