Cari Tiket Pesawat Jeddah Batam (JED - BTH) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Jeddah (JED) ke Batam (BTH) mulai dari ~ di bulan October 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Jeddah Batam (JED - BTH) Promo

Jeddah (JED)

Batam (BTH)

Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandar udara utama yang melayani kota Jeddahdi Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saudi. Bandar udara ini sering disebut Jeddah, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu JED.

Bandara ini terletak 19 kilometer utara Kota JeddahArab Saudi. Pengerjaan pembangunan bandara ini dimulai tahun 1974, dan selesai tahun 1980. Akhirnya, pada 31 Mei1981, bandara ini dibuka untuk layanan penuh setelah secara resmi di buka pada April 1981.

Karena kedekatan Jeddah ke kota suci Islam Makkah, bandara singkatan satu fitur khusus: Terminal Haji khusus dibangun untuk menangani peziarah asing ditakdirkan ke Mekkah untuk mengambil bagian dalam ritual yang terkait dengan ibadah haji tahunan. Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, menyediakan kemampuan yang diperlukan untuk membawa peziarah ke Arab Saudi. Ini dirancang oleh Fazlur Rahman Khan dari perusahaan arsitektur Skidmore, Owings dan Merrill LLP (SOM) dan direkayasa oleh Horst Berger saat di Geiger Berger Associates.

Terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing. Terminal Selatan adalah dicadangkan untuk penggunaan eksklusif Saudi Arabian Airlines sampai 2007 ketika juga operator swasta Arab Saudi Nas Air dan Sama Airlines diberi izin untuk menggunakan terminal ini. Bandara KAIA-Jeddah berfungsi sebagai hub utama untuk Saudi Arabian Airlines.

Para haji bandara Jeddah Terminal diperkirakan, pada lima juta kaki persegi (465.000 m²), antara terminal terbesar di dunia udara setelah Bandara Internasional Ibukota Beijing, Dubai International Airport dan Bandara Internasional Hong Kong. Ini mencakup lebih dari 100 hektare (405.000 m²) dan dikenal untuk tenda berbentuk atap. Atap Terminal 3 adalah tidak hanya tenda, tetapi bahan fiberglass berwarna putih. Terminal Haji menawarkan fasilitas banyak peziarah, termasuk sebuah masjid, dan dapat menampung 80.000 wisatawan pada waktu yang sama.

Foto Bandara

Bandar Udara Hang Nadim(IATA: BTH, ICAO: WIDD) atau dikenal juga dengan namaBandar Udara Internasional Hang Nadim adalah sebuahbandar udara yang terletak diBatam, Kepulauan Riau. Bandar udara ini mendapatkan nama dariLaksamana Hang Nadim yang termahsyur dari Kesultanan Malaka. Bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 4.025meter yang menjadikan bandara ini sebagai pemilik landas pacu terpanjang di Indonesia. Dengan kondisinya saat ini, Bandara Hang Nadim dapat menampung delapan belas pesawat berbadan lebar dengan jenis Boeing 767.

Penyebrangan feri telah menjadi metode transportasi utama untuk bepergian ke pulau-pulau seberang, termasuk Singapura. Namun, lama kelamaan, penyeberangan menggunakan feri mulai tidak efektif, sehingga dibangunlah Bandara Hang Nadim. Bandara ini terbukti cukup efektif dan awalnya dikembangkan sebagai alternatifBandara Internasional Changiyang diletak dari Singapura karena bandara ini memiliki landas pacu yang cukup panjang untuk menampung pesawat-pesawat jenis Boeing 747. Namun, bandara ini juga mendapatkan persaingan yang cukup ketat dari bandara-bandara lain di Wilayah Pertumbuhan Segitiga Sijori, seperti Bandar Udara Internasional Senaiyang diletak dari Johor Bahru (dari negara Malaysia) dan Bandar Udara Internasional Changi Singapura yang diletak dari Singapura.

Foto Bandara

Jeddah (JED)

Batam (BTH)

Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandar udara utama yang melayani kota Jeddahdi Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saudi. Bandar udara ini sering disebut Jeddah, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu JED.

Bandara ini terletak 19 kilometer utara Kota JeddahArab Saudi. Pengerjaan pembangunan bandara ini dimulai tahun 1974, dan selesai tahun 1980. Akhirnya, pada 31 Mei1981, bandara ini dibuka untuk layanan penuh setelah secara resmi di buka pada April 1981.

Karena kedekatan Jeddah ke kota suci Islam Makkah, bandara singkatan satu fitur khusus: Terminal Haji khusus dibangun untuk menangani peziarah asing ditakdirkan ke Mekkah untuk mengambil bagian dalam ritual yang terkait dengan ibadah haji tahunan. Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, menyediakan kemampuan yang diperlukan untuk membawa peziarah ke Arab Saudi. Ini dirancang oleh Fazlur Rahman Khan dari perusahaan arsitektur Skidmore, Owings dan Merrill LLP (SOM) dan direkayasa oleh Horst Berger saat di Geiger Berger Associates.

Terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing. Terminal Selatan adalah dicadangkan untuk penggunaan eksklusif Saudi Arabian Airlines sampai 2007 ketika juga operator swasta Arab Saudi Nas Air dan Sama Airlines diberi izin untuk menggunakan terminal ini. Bandara KAIA-Jeddah berfungsi sebagai hub utama untuk Saudi Arabian Airlines.

Para haji bandara Jeddah Terminal diperkirakan, pada lima juta kaki persegi (465.000 m²), antara terminal terbesar di dunia udara setelah Bandara Internasional Ibukota Beijing, Dubai International Airport dan Bandara Internasional Hong Kong. Ini mencakup lebih dari 100 hektare (405.000 m²) dan dikenal untuk tenda berbentuk atap. Atap Terminal 3 adalah tidak hanya tenda, tetapi bahan fiberglass berwarna putih. Terminal Haji menawarkan fasilitas banyak peziarah, termasuk sebuah masjid, dan dapat menampung 80.000 wisatawan pada waktu yang sama.

Foto Bandara

Bandar Udara Hang Nadim(IATA: BTH, ICAO: WIDD) atau dikenal juga dengan namaBandar Udara Internasional Hang Nadim adalah sebuahbandar udara yang terletak diBatam, Kepulauan Riau. Bandar udara ini mendapatkan nama dariLaksamana Hang Nadim yang termahsyur dari Kesultanan Malaka. Bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 4.025meter yang menjadikan bandara ini sebagai pemilik landas pacu terpanjang di Indonesia. Dengan kondisinya saat ini, Bandara Hang Nadim dapat menampung delapan belas pesawat berbadan lebar dengan jenis Boeing 767.

Penyebrangan feri telah menjadi metode transportasi utama untuk bepergian ke pulau-pulau seberang, termasuk Singapura. Namun, lama kelamaan, penyeberangan menggunakan feri mulai tidak efektif, sehingga dibangunlah Bandara Hang Nadim. Bandara ini terbukti cukup efektif dan awalnya dikembangkan sebagai alternatifBandara Internasional Changiyang diletak dari Singapura karena bandara ini memiliki landas pacu yang cukup panjang untuk menampung pesawat-pesawat jenis Boeing 747. Namun, bandara ini juga mendapatkan persaingan yang cukup ketat dari bandara-bandara lain di Wilayah Pertumbuhan Segitiga Sijori, seperti Bandar Udara Internasional Senaiyang diletak dari Johor Bahru (dari negara Malaysia) dan Bandar Udara Internasional Changi Singapura yang diletak dari Singapura.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Hang Nadim (BTH)

2.7 Km

Kampung Nongsa masih berupa kampung tradisional yang bersahaja. Suasananya masih sepi, hening, jauh…

2.7 Km

Inilah komplek makam yang paling bersejarah di Pulau Batam. Makam Nong Isa Keluarga Daeng Prani dijadikan…

4.5 Km

Selain keindahan alamnya yang memesona dengan pasir putih, tempat ini juga dikenal karena dilengkapi…

14 Km

Masjid Raya Batam mulai dibangun pada tahun 1999. Tujuan dibangunnya masjid ini adalah untuk menyediakan…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com