Cari Tiket Pesawat Jayapura Ambon (DJJ - AMQ) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Jayapura (DJJ) ke Ambon (AMQ) mulai dari ~ di bulan June 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Jayapura Ambon (DJJ - AMQ) Promo

Jayapura (DJJ)

Ambon (AMQ)

Sentani Airport (DJJ) adalah sebuah bandar udara yang melayani Jayapura, ibukota provinsi Papua di pulau New Guinea. Bandara Sentani, Jayapura 36km barat adalah pusat penerbangan Papua.

Bandara Sentani merupakan bagian dari fasilitas Amerika besar di Hollandia, yang dibebaskan dari Jepang oleh Amerika pada tanggal 22 April 1944. Pada akhir perang lapangan terbang Hollandia ditinggalkan dan tetap dalam kondisi baik sampai hari ini. Sentani Airfield adalah satu-satunya bagian dari kompleks yang masih digunakan sebagai lapangan udara.

Di Bandar Udara Sentani, anda bisa menemukan tanda larangan khas disamping tanda larangan merokok, yaitu "Dilarang makan buah pinang" atau tanda larangan memakan buah pinang. Ini dikarenakan seringnya orang Papua mengunyah buah pinang dan langsung membuang sari buahnya sembarangan. Sehingga sari buahnya muncrat dimana-mana. Hal ini sering disebut "meludah merah-merah".

Foto Bandara

Bandara Pattimura adalah bandara yang terletak di Ambon Maluku Selatan.Bandara ini juga melayani kedatangan dalam negeri dengan luas landasan 2.500 m² dan luar negeri dengan luas landasan 400 m2.

Bandara ini berjarak 38 kilometer dari kota Ambon jadi tak jauh dari pusat kota ambon sendiri,Pada bandara ini terdapat fasilitas imigrasi, karantina, bea cukai, gedung kargo, restoran, telepon umum dan kantor pos. Bandar Udara Pattimura Ambon yang terdapat pada salah satu pulau di kepulauan Maluku merupakan daerah yang sangat strategis.Kepulauan Maluku sendiri mempunyai banyak pulau yang terbagi dalam 2 (dua) Propinsi yaitu Maluku Utara dengan ibu kota Ternate dan Maluku dengan ibu kota Ambon. Bandar Udara Pattimura Ambon berada di pulau Ambon Propinsi Maluku terletak pada posisi koordinat 03° 42’ 25’’ S dan 128° 05’ 23’’ T yang dikelilingi oleh lautan disebelah Utara laut Seram,Selatan laut Banda dan Timur laut Arafura. Bandar Udara Pattimura yang dahulu bernama Lapangan Terbang Laha Ambon dibangun pada tahun 1939 oleh Pemerintah Penjajah Belanda. Pada tahun 1942 Lapangan Terbang Laha dikuasai oleh pendudukan Jepang untuk melawan pasukan Sekutu dalam Perang Dunia II. setelah kemerdekaan RI tahun 1945 Lapangan Terbang Laha dikuasai oleh Pemerintah Republik Indonesia. Tahun 1975 berdasarkan surat keputusan bersama Menhankam/Pangab, Menteri Perhubungan dan Menteri Keuangan. Pelabuhan Udara Pattimura ditetapkan sebagai Lapangan terbang sipil dan sepenuhnya dikuasai oleh Departemen Perhubungan. Sejak tahun 1975 Pelabuhan Udara Pattimura telah didarati pesawat asing Air North dari Darwin sampai tahun 1998.

Pada tanggal 11 Oktober 1995 Pengelolaan bandar udara Pattimura Ambon dialihkan sepenuhnya kepada PT. Angkasa Pura I (Persero) dan berstatus sebagai bandar Udara Kelas I. Pada tanggal 3 Maret 2004 Proyek Pengembangan Bandar Udara Pattimura diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia.

Foto Bandara

Jayapura (DJJ)

Ambon (AMQ)

Sentani Airport (DJJ) adalah sebuah bandar udara yang melayani Jayapura, ibukota provinsi Papua di pulau New Guinea. Bandara Sentani, Jayapura 36km barat adalah pusat penerbangan Papua.

Bandara Sentani merupakan bagian dari fasilitas Amerika besar di Hollandia, yang dibebaskan dari Jepang oleh Amerika pada tanggal 22 April 1944. Pada akhir perang lapangan terbang Hollandia ditinggalkan dan tetap dalam kondisi baik sampai hari ini. Sentani Airfield adalah satu-satunya bagian dari kompleks yang masih digunakan sebagai lapangan udara.

Di Bandar Udara Sentani, anda bisa menemukan tanda larangan khas disamping tanda larangan merokok, yaitu "Dilarang makan buah pinang" atau tanda larangan memakan buah pinang. Ini dikarenakan seringnya orang Papua mengunyah buah pinang dan langsung membuang sari buahnya sembarangan. Sehingga sari buahnya muncrat dimana-mana. Hal ini sering disebut "meludah merah-merah".

Foto Bandara

Bandara Pattimura adalah bandara yang terletak di Ambon Maluku Selatan.Bandara ini juga melayani kedatangan dalam negeri dengan luas landasan 2.500 m² dan luar negeri dengan luas landasan 400 m2.

Bandara ini berjarak 38 kilometer dari kota Ambon jadi tak jauh dari pusat kota ambon sendiri,Pada bandara ini terdapat fasilitas imigrasi, karantina, bea cukai, gedung kargo, restoran, telepon umum dan kantor pos. Bandar Udara Pattimura Ambon yang terdapat pada salah satu pulau di kepulauan Maluku merupakan daerah yang sangat strategis.Kepulauan Maluku sendiri mempunyai banyak pulau yang terbagi dalam 2 (dua) Propinsi yaitu Maluku Utara dengan ibu kota Ternate dan Maluku dengan ibu kota Ambon. Bandar Udara Pattimura Ambon berada di pulau Ambon Propinsi Maluku terletak pada posisi koordinat 03° 42’ 25’’ S dan 128° 05’ 23’’ T yang dikelilingi oleh lautan disebelah Utara laut Seram,Selatan laut Banda dan Timur laut Arafura. Bandar Udara Pattimura yang dahulu bernama Lapangan Terbang Laha Ambon dibangun pada tahun 1939 oleh Pemerintah Penjajah Belanda. Pada tahun 1942 Lapangan Terbang Laha dikuasai oleh pendudukan Jepang untuk melawan pasukan Sekutu dalam Perang Dunia II. setelah kemerdekaan RI tahun 1945 Lapangan Terbang Laha dikuasai oleh Pemerintah Republik Indonesia. Tahun 1975 berdasarkan surat keputusan bersama Menhankam/Pangab, Menteri Perhubungan dan Menteri Keuangan. Pelabuhan Udara Pattimura ditetapkan sebagai Lapangan terbang sipil dan sepenuhnya dikuasai oleh Departemen Perhubungan. Sejak tahun 1975 Pelabuhan Udara Pattimura telah didarati pesawat asing Air North dari Darwin sampai tahun 1998.

Pada tanggal 11 Oktober 1995 Pengelolaan bandar udara Pattimura Ambon dialihkan sepenuhnya kepada PT. Angkasa Pura I (Persero) dan berstatus sebagai bandar Udara Kelas I. Pada tanggal 3 Maret 2004 Proyek Pengembangan Bandar Udara Pattimura diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Sentani (DJJ)

44.7 Km

Danau Sentani adalah danau yang terletak di Papua Indonesia. Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan…

Tempat Menarik di sekitar Airport Pattimura (AMQ)

77.3 Km

Pulau Marsegu telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam (TWA) karena memiliki potensi konservasi yang…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com