Cari Tiket Pesawat Jakarta - Halim Singapore (HLP - SIN) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Jakarta - Halim (HLP) ke Singapore (SIN) mulai dari ~ di bulan November 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Jakarta - Halim Singapore (HLP - SIN) Promo

Jakarta - Halim (HLP)

Singapore (SIN)

Bandara Halim Perdanakusuma adalah sebuah bandar udara di Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini juga digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I



Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

Pada masa perang kemerdekaan, Halim Perdanakusuma dan Opsir Iswahyudi mendapat tugas untuk membawa pesawat tempur yang baru dibeli. Pesawat itu sendiri berada di Muangthai (Thailand). Untuk mempelajari pesawat tempur yang sebelumnya merupakan pesawat angkutan itu, Halim hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 5 hari. Tapi dalam buku sejarah yang dikeluarkan Mabes TNI AU itu, tidak tersebutkan negara mana yang membuat pesawat tersebut.

Dari Thailand pesawat menuju ke Indonesia. Namun malang, pesawat itu tak kunjung sampai. Diperkirakan, pesawat itu terjatuh di kawasan pantai selat Malaka. Tak lama kemudian, nelayan menemukan sosok mayak yang terdampar di kawasan pantai. Dan saat itu kodisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Namun akhirnya jenazah itu diduga merupakan jenazah Halim Perdanakusuma. Sedangkan jenazah Iswahyudi hingga kini belum diketemukan.

Sebagai tanda penghargaan, keduanya dijadikan pahlawan nasional Indonesia dan nama Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai Bandara Pangkalan TNI AU di Jakarta Timur sedangkan Iswahyudi diabadikan sebagai Pangkalan TNI AU di Madiun.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang selama hanya ini menjadi bandara pesawat carter,  sejak tanggal 10 Januari 2014 siap menjadi bandara domestik pada . Untuk kapasitas bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari, dengan total pergerakan penumpang sekitar 9000 orang setiap harinya.

Area parkir kendaraan di Bandara Halim Perdanakusuma juga cukup lebar, karena ajan diperluas dari 5.000 mobil menjadi 7.000 mobil. 

Foto Bandara

Singapore Changi Airport (IATA: SIN, ICAO: WSSS), Bandara Internasional Changi, atau Bandara Changi adalah bandara utama di Singapura. Sebuah pusat penerbangan utama di Asia Tenggara, terletak sekitar 17,2 km (10,7 mil) utara-timur dari pusat komersial di Changi, di atas situsseluas  (5,0 sq mi) 13 km2.

Bandara Changi yang  dioperasikan oleh Grup Bandara Changi adalah basis rumah Singapore Airlines, Singapore Airlines Cargo, SilkAir, Scoot, Tiger Airways, Jetstar Asia Airways, Valuair, dan Jett8 Airlines. Pada Maret 2012, Bandara Changi melayani lebih dari 100 maskapai penerbangan yang beroperasi dengan  6.100 penerbangan mingguan yang menghubungkan Singapura ke lebih dari 220 kota di sekitar 60 negara dan teritori di seluruh dunia. Bandara ini adalah hub sekunder untuk maskapai Qantas, yang menggunakan Singapura sebagai titik persinggahan utama untuk penerbangan pada rute Kangaroo antara Australia dan Eropa. Qantas adalah maskapai penerbangan asing terbesar dengan lebih dari dua juta penumpang per tahun. Kontributor penting untuk Ekonomi Singapura, lebih dari 28.000 orang yang bekerja di bandara, dengan pendapatan lebih dari S $ 4,5 miliar.

Changi Airport memiliki tiga terminal penumpang dengan kapasitas penanganan tahunan sebesar 66 juta penumpang. Terminal 1 dibuka pada tahun 1981, diikuti oleh Terminal 2 pada tahun 1990 dan Terminal 3 pada tahun 2008. Terminal Budget dibuka pada tanggal 26 Maret 2006 dan ditutup pada tanggal 25 September 2012 terminal ini akan membuat jalan bagi Terminal 4 yang akan siap pada 2017.

Pada tahun 2011 bandara menangani  46,5 juta penumpang, meningkat 10,7% dibanding tahun sebelumnya. Ini membuatnya menjadi bandara tersibuk ketujuh oleh lalu lintas penumpang internasional di dunia dan tersibuk kedua di Asia oleh lalu lintas penumpang internasional pada tahun 2011. Selain menjadi hub penumpang yang penting, bandara merupakan salah satu bandara kargo tersibuk di dunia, dengan penanganan 1,9 juta ton kargo pada tahun 2011. Jumlah pergerakan pesawat komersial adalah 301.711 pada tahun 2011. Bandara ini telah memenangkan lebih dari 390 penghargaan sejak tahun 1981, termasuk 23 'Terbaik' penghargaan tahun 2011.

 

 

Foto Bandara

Jakarta - Halim (HLP)

Singapore (SIN)

Bandara Halim Perdanakusuma adalah sebuah bandar udara di Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini juga digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I



Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

Pada masa perang kemerdekaan, Halim Perdanakusuma dan Opsir Iswahyudi mendapat tugas untuk membawa pesawat tempur yang baru dibeli. Pesawat itu sendiri berada di Muangthai (Thailand). Untuk mempelajari pesawat tempur yang sebelumnya merupakan pesawat angkutan itu, Halim hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 5 hari. Tapi dalam buku sejarah yang dikeluarkan Mabes TNI AU itu, tidak tersebutkan negara mana yang membuat pesawat tersebut.

Dari Thailand pesawat menuju ke Indonesia. Namun malang, pesawat itu tak kunjung sampai. Diperkirakan, pesawat itu terjatuh di kawasan pantai selat Malaka. Tak lama kemudian, nelayan menemukan sosok mayak yang terdampar di kawasan pantai. Dan saat itu kodisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Namun akhirnya jenazah itu diduga merupakan jenazah Halim Perdanakusuma. Sedangkan jenazah Iswahyudi hingga kini belum diketemukan.

Sebagai tanda penghargaan, keduanya dijadikan pahlawan nasional Indonesia dan nama Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai Bandara Pangkalan TNI AU di Jakarta Timur sedangkan Iswahyudi diabadikan sebagai Pangkalan TNI AU di Madiun.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang selama hanya ini menjadi bandara pesawat carter,  sejak tanggal 10 Januari 2014 siap menjadi bandara domestik pada . Untuk kapasitas bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari, dengan total pergerakan penumpang sekitar 9000 orang setiap harinya.

Area parkir kendaraan di Bandara Halim Perdanakusuma juga cukup lebar, karena ajan diperluas dari 5.000 mobil menjadi 7.000 mobil. 

Foto Bandara

Singapore Changi Airport (IATA: SIN, ICAO: WSSS), Bandara Internasional Changi, atau Bandara Changi adalah bandara utama di Singapura. Sebuah pusat penerbangan utama di Asia Tenggara, terletak sekitar 17,2 km (10,7 mil) utara-timur dari pusat komersial di Changi, di atas situsseluas  (5,0 sq mi) 13 km2.

Bandara Changi yang  dioperasikan oleh Grup Bandara Changi adalah basis rumah Singapore Airlines, Singapore Airlines Cargo, SilkAir, Scoot, Tiger Airways, Jetstar Asia Airways, Valuair, dan Jett8 Airlines. Pada Maret 2012, Bandara Changi melayani lebih dari 100 maskapai penerbangan yang beroperasi dengan  6.100 penerbangan mingguan yang menghubungkan Singapura ke lebih dari 220 kota di sekitar 60 negara dan teritori di seluruh dunia. Bandara ini adalah hub sekunder untuk maskapai Qantas, yang menggunakan Singapura sebagai titik persinggahan utama untuk penerbangan pada rute Kangaroo antara Australia dan Eropa. Qantas adalah maskapai penerbangan asing terbesar dengan lebih dari dua juta penumpang per tahun. Kontributor penting untuk Ekonomi Singapura, lebih dari 28.000 orang yang bekerja di bandara, dengan pendapatan lebih dari S $ 4,5 miliar.

Changi Airport memiliki tiga terminal penumpang dengan kapasitas penanganan tahunan sebesar 66 juta penumpang. Terminal 1 dibuka pada tahun 1981, diikuti oleh Terminal 2 pada tahun 1990 dan Terminal 3 pada tahun 2008. Terminal Budget dibuka pada tanggal 26 Maret 2006 dan ditutup pada tanggal 25 September 2012 terminal ini akan membuat jalan bagi Terminal 4 yang akan siap pada 2017.

Pada tahun 2011 bandara menangani  46,5 juta penumpang, meningkat 10,7% dibanding tahun sebelumnya. Ini membuatnya menjadi bandara tersibuk ketujuh oleh lalu lintas penumpang internasional di dunia dan tersibuk kedua di Asia oleh lalu lintas penumpang internasional pada tahun 2011. Selain menjadi hub penumpang yang penting, bandara merupakan salah satu bandara kargo tersibuk di dunia, dengan penanganan 1,9 juta ton kargo pada tahun 2011. Jumlah pergerakan pesawat komersial adalah 301.711 pada tahun 2011. Bandara ini telah memenangkan lebih dari 390 penghargaan sejak tahun 1981, termasuk 23 'Terbaik' penghargaan tahun 2011.

 

 

Foto Bandara

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com