Cari Tiket Pesawat Jakarta - Cengkareng porz (CGK - CGN) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Jakarta - Cengkareng (CGK) ke porz (CGN) mulai dari ~ di bulan December 2019. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Jakarta - Cengkareng porz (CGK - CGN) Promo

Jakarta - Cengkareng (CGK)

Porz (CGN)

Informasi Kota

Apa yang ingin kamu cari pertama kali jika berkunjung ke Jakarta?

Pertanyaan ini tentu menggelitik bagi banyak pihak yang berniat untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta. Dari kunjungan kerja, study tours, mengunjungi kerabat, sampai perjalanan wisata, setiap hari ramai dilakukan di ibukota Republik Indonesia ini.

Terlebih, jika ingin traveling menuju ke berbagai kota di seluruh dunia seperti Paris, Tokyo, atau New York, kebanyakan penerbangan internasional ini dilakukan dari Jakarta.

Jakarta memang pusatnya Indonesia. Selain menjadi pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat bisnis yang tak pernah mati. Banyak pendatang berbondong-bondong datang ke Jakarta. Hal ini membuat Jakarta menjadi kota yang padat penduduk. Jakarta terdiri dari 6 (enam) wilayah administratif yaitu Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Di balik kesibukan Jakarta yang selalu menggeliat 24 jam, Jakarta menyimpan banyak keindahan yang membuatnya pantas dijadikan destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa. Tak heran, tiket pesawat ke Jakarta terbilang sangat laris.

Mendaki ketinggian Monas dan melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian hanyalah sekelumit alasan yang akan membuat kamu tergerak untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta.

Namun, rasanya sangat disayangkan apabila kamu buru-buru membeli tiket pesawat ke Jakarta tanpa mengetahui informasi dari Bandara Soekarno-Hatta kebanggaan Kota Jakarta.

Bandara Soekarno Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta atau yang seringkali disebut sebagai Bandara Soetta merupakan bandara yang terletak di dekat Cengkareng, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta. Bandara dengan kode CGK melayani penerbangan ke ratusan destinasi domestik maupun internasional. Terdapat 3 (tiga) landasan pacu yang dibangun di bandara yang megah kebanggaan Jakarta ini.

Landasan pacu 1 dan 2 memiliki panjang 3.600 meter, dengan lebar 60 meter. Sedangkan landasan pacu 3 yang mulai dibangun pada tahun 2017 akan memiliki panjang yang mencapai 3.000 meter.

Sejarah Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta memulai pembangunannya dari sebuah proyek dengan kode nama Jakarta International Airport Cengkareng. Bandara ini dibangun di dekat Cengkareng ketika Bandara Kemayoran mulai banyak dikritik akibat lokasinya yang terlalu dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Sekitar tahun 1975, disepakati perjanjian tentang pembangunan bandara baru yang akan menggantikan peran Bandara Kemayoran. Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian pembangunan bandara dengan pihak Aeroport de Paris dan PT Konavi yang akan menjalankan proyeknya.

Bandara yang menjadi pintu masuk utama ke Indonesia ini dirancang oleh arsitek terkenal dari Perancis, Paul Andreu, yang juga merancang Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris.

Pada tahun 1985, Bandara Kemayoran resmi ditutup sehingga otomatis Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara inti di Jakarta. Saat itu, Bandara Soekarno-Hatta sukses menjadi mahakarya yang menaikkan gengsi bangsa Indonesia di mata dunia internasional. Bandara ini disebut sebagai salah satu karya terbaik bangsa yang berhasil ditorehkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Lokasi Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta berlokasi di dekat Cengkareng, tepatnya di Tangerang, Banten, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta.

Terminal

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 4 (empat) terminal penumpang dan 1 (satu) terminal kargo.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 1

Terminal 1 adalah terminal penumpang yang khusus melayani penerbangan domestik untuk maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 1 dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu Terminal 1A, Terminal 1B dan Terminal 1C.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 2

Sedangkan Terminal 2 adalah terminal yang melayani penerbangan internasional dan domestik. Terminal 2 masih dibagi lagi menjadi Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 2F. Terminal 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan internasional bagi maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik untuk pesawat NAM Air, Sriwijaya Air dan Air Asia.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Terminal 3 Ultimate merupakan versi baru dari Terminal 3 yang sudah direnovasi. Terminal ini merupakan basis dari penerbangan pesawat maskapai Garuda Indonesia di Jakarta.

Selain itu, pihak Angkasa Pura juga akan membangun 1 terminal tambahan di Bandara Soetta, yaitu Terminal 4 yang baru akan dimulai pembangunannya pada tahun 2021, dan diprediksi akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Terminal 4 ini juga nantinya akan mengusung konsep Smart Airport.

Akses

Banyak pilihan transportasi darat di Jakarta yang bisa kamu pilih untuk menuju ke Bandara Soekarno Hatta-Jakarta. Namun, perlu diingat, karena bandara ini memiliki banyak terminal, kamu perlu untuk memperhatikan informasi nomor terminal di lembaran tiket pesawat ke Jakarta yang kamu miliki.

Akses menuju Bandara Soekarno – Hatta bisa kamu lakukan dengan menggunakan taksi, baik taksi online maupun taksi regular yang banyak berseliweran di Jakarta. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan bus DAMRI atau angkutan kota.

Saat ini, sudah tersedia pula kereta bandara yang langsung mengantarmu menuju Bandara Soetta. Untuk menggunakan fasilitas KRL ini, kamu harus berangkat dari Jakarta, yaitu melalui jalur Sudirman - Jakarta. Dengan menggunakan Airport Rail Link ini, tentu bisa membuat kamu terhindar dari kemacetan.

Kelebihan lain dari menggunakan Rail Link adalah kereta ini terkoneksi langsung dengan SkyTrain. Jadi, kamu bisa langsung menggunakan SkyTrain ini untuk berpindah antar-terminal. Semakin mudah, bukan?

Jangan ragu lagi untuk segera berkunjung ke Jakarta. Selain memiliki bandara tersibuk di Indonesia, kota ini juga memiliki banyak pesona yang tidak dapat kamu temukan di kota-kota lainnya di Indonesia.

Jadi sudah berapa persenkah kesiapan kamu untuk memesan tiket pesawat ke Jakarta?

Foto Bandara

Cologne Bonn Airport (Jerman Flughafen Köln / Bonn, juga dikenal sebagai Flughafen Köln-Wahn) adalah bandara internasional kota terbesar keempat di Jerman, Cologne dan juga melayani bekas ibukota Jerman, Bonn. Dengan sekitar 10,3 juta penumpang melewati itu pada tahun 2015, itu adalah ketujuh bandara penumpang terbesar di Jerman dan terbesar ketiga dalam hal operasi kargo. Oleh unit lalu lintas, yang menggabungkan kargo dan penumpang, bandara di posisi kelima di Jerman. Pada Maret 2015, Cologne Bonn Airport memiliki 115 tujuan penumpang di 35 negara. Hal ini dibaptis setelah Konrad Adenauer, yang pertama pasca-perang Kanselir Jerman.

Bandara ini terletak di distrik Porz dan dikelilingi oleh cagar alam Wahner Heide. Bandara ini terletak di Cologne / Bonn Region 14,8 km (9,2 mil) tenggara dari pusat kota Cologne dan 16 km (9,9 mil) timur laut dari Bonn. Cologne Bonn Airport adalah salah satu dari beberapa bandara 24 jam negara dan berfungsi sebagai hub untuk Eurowings dan Germanwings, FedEx Express dan UPS Airlines. Ini juga adalah tuan rumah dari badan ruang angkasa Jerman dan Eropa DLR dan EAC, bagian dari ESA, yang melatih astronot di sana selama penjelajahan angkasa.

Cologne Bonn Airport memiliki dua terminal penumpang yang berada langsung di samping satu sama lain:

Terminal 1 
Terminal yang lebih tua 1 adalah bangunan dari tahun 1970-an yang bintik permukaan besar beton telanjang dalam desain. Ini fitur bangunan utama berbentuk u dengan toko-toko, restoran, check-in dan fasilitas layanan dan dek pengunjung di atapnya serta dermaga berbentuk bintang B dan C dengan lima pesawat berdiri masing-masing ditambah aula airside sentral antara mereka menambahkan pada tahun 2004 dengan fasilitas bersama keamanan-cek, lebih banyak toko dan restoran serta tiga tribun tambahan. Semua sepuluh berdiri di kedua dermaga memiliki garbarata sementara tiga penggunaan berjalan-boarding lainnya. Juga beberapa berdiri bus-boarding tersedia di apron. Terminal 1 digunakan oleh Eurowings dan Germanwings yang menempati sebagian besar landside check-in fasilitas, Lufthansa dan Austrian Airlines. Terminal 1 memiliki koneksi langsung sendiri ke stasiun kereta api.

Terminal 2 
Pembangunan Terminal 2 dimulai pada Juni 1997 dan operasi di terminal mulai 21 Juni 2000. Terminal 2 terletak di sebelah utara Terminal 1. Kedua fitur check-in fasilitas terpisah namun terhubung melalui jalan landside. Sebagai bagian dari prosedur rencana-persetujuan bandara saat ini sedang mencari persetujuan untuk membangun koneksi airside antara kedua terminal. Terminal 2 adalah persegi panjang bangunan bergaya modern yang terbuat dari kaca dan baja yang dilengkapi dengan delapan berdiri dengan garbarata serta beberapa singkatan bus-boarding. Hal ini digunakan oleh beberapa maskapai penerbangan seperti Air Berlin, Ryanair, KLM dan Iran Air. Terminal 2 juga langsung terhubung ke stasiun kereta api bandara 'melalui tingkat bawah tanah. Terminal host ruang doa interdenominasi di tingkat basis. 

Foto Bandara

Jakarta - Cengkareng (CGK)

Porz (CGN)

Informasi Kota

Apa yang ingin kamu cari pertama kali jika berkunjung ke Jakarta?

Pertanyaan ini tentu menggelitik bagi banyak pihak yang berniat untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta. Dari kunjungan kerja, study tours, mengunjungi kerabat, sampai perjalanan wisata, setiap hari ramai dilakukan di ibukota Republik Indonesia ini.

Terlebih, jika ingin traveling menuju ke berbagai kota di seluruh dunia seperti Paris, Tokyo, atau New York, kebanyakan penerbangan internasional ini dilakukan dari Jakarta.

Jakarta memang pusatnya Indonesia. Selain menjadi pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat bisnis yang tak pernah mati. Banyak pendatang berbondong-bondong datang ke Jakarta. Hal ini membuat Jakarta menjadi kota yang padat penduduk. Jakarta terdiri dari 6 (enam) wilayah administratif yaitu Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Di balik kesibukan Jakarta yang selalu menggeliat 24 jam, Jakarta menyimpan banyak keindahan yang membuatnya pantas dijadikan destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa. Tak heran, tiket pesawat ke Jakarta terbilang sangat laris.

Mendaki ketinggian Monas dan melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian hanyalah sekelumit alasan yang akan membuat kamu tergerak untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta.

Namun, rasanya sangat disayangkan apabila kamu buru-buru membeli tiket pesawat ke Jakarta tanpa mengetahui informasi dari Bandara Soekarno-Hatta kebanggaan Kota Jakarta.

Bandara Soekarno Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta atau yang seringkali disebut sebagai Bandara Soetta merupakan bandara yang terletak di dekat Cengkareng, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta. Bandara dengan kode CGK melayani penerbangan ke ratusan destinasi domestik maupun internasional. Terdapat 3 (tiga) landasan pacu yang dibangun di bandara yang megah kebanggaan Jakarta ini.

Landasan pacu 1 dan 2 memiliki panjang 3.600 meter, dengan lebar 60 meter. Sedangkan landasan pacu 3 yang mulai dibangun pada tahun 2017 akan memiliki panjang yang mencapai 3.000 meter.

Sejarah Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta memulai pembangunannya dari sebuah proyek dengan kode nama Jakarta International Airport Cengkareng. Bandara ini dibangun di dekat Cengkareng ketika Bandara Kemayoran mulai banyak dikritik akibat lokasinya yang terlalu dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Sekitar tahun 1975, disepakati perjanjian tentang pembangunan bandara baru yang akan menggantikan peran Bandara Kemayoran. Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian pembangunan bandara dengan pihak Aeroport de Paris dan PT Konavi yang akan menjalankan proyeknya.

Bandara yang menjadi pintu masuk utama ke Indonesia ini dirancang oleh arsitek terkenal dari Perancis, Paul Andreu, yang juga merancang Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris.

Pada tahun 1985, Bandara Kemayoran resmi ditutup sehingga otomatis Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara inti di Jakarta. Saat itu, Bandara Soekarno-Hatta sukses menjadi mahakarya yang menaikkan gengsi bangsa Indonesia di mata dunia internasional. Bandara ini disebut sebagai salah satu karya terbaik bangsa yang berhasil ditorehkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Lokasi Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta berlokasi di dekat Cengkareng, tepatnya di Tangerang, Banten, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta.

Terminal

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 4 (empat) terminal penumpang dan 1 (satu) terminal kargo.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 1

Terminal 1 adalah terminal penumpang yang khusus melayani penerbangan domestik untuk maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 1 dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu Terminal 1A, Terminal 1B dan Terminal 1C.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 2

Sedangkan Terminal 2 adalah terminal yang melayani penerbangan internasional dan domestik. Terminal 2 masih dibagi lagi menjadi Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 2F. Terminal 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan internasional bagi maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik untuk pesawat NAM Air, Sriwijaya Air dan Air Asia.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Terminal 3 Ultimate merupakan versi baru dari Terminal 3 yang sudah direnovasi. Terminal ini merupakan basis dari penerbangan pesawat maskapai Garuda Indonesia di Jakarta.

Selain itu, pihak Angkasa Pura juga akan membangun 1 terminal tambahan di Bandara Soetta, yaitu Terminal 4 yang baru akan dimulai pembangunannya pada tahun 2021, dan diprediksi akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Terminal 4 ini juga nantinya akan mengusung konsep Smart Airport.

Akses

Banyak pilihan transportasi darat di Jakarta yang bisa kamu pilih untuk menuju ke Bandara Soekarno Hatta-Jakarta. Namun, perlu diingat, karena bandara ini memiliki banyak terminal, kamu perlu untuk memperhatikan informasi nomor terminal di lembaran tiket pesawat ke Jakarta yang kamu miliki.

Akses menuju Bandara Soekarno – Hatta bisa kamu lakukan dengan menggunakan taksi, baik taksi online maupun taksi regular yang banyak berseliweran di Jakarta. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan bus DAMRI atau angkutan kota.

Saat ini, sudah tersedia pula kereta bandara yang langsung mengantarmu menuju Bandara Soetta. Untuk menggunakan fasilitas KRL ini, kamu harus berangkat dari Jakarta, yaitu melalui jalur Sudirman - Jakarta. Dengan menggunakan Airport Rail Link ini, tentu bisa membuat kamu terhindar dari kemacetan.

Kelebihan lain dari menggunakan Rail Link adalah kereta ini terkoneksi langsung dengan SkyTrain. Jadi, kamu bisa langsung menggunakan SkyTrain ini untuk berpindah antar-terminal. Semakin mudah, bukan?

Jangan ragu lagi untuk segera berkunjung ke Jakarta. Selain memiliki bandara tersibuk di Indonesia, kota ini juga memiliki banyak pesona yang tidak dapat kamu temukan di kota-kota lainnya di Indonesia.

Jadi sudah berapa persenkah kesiapan kamu untuk memesan tiket pesawat ke Jakarta?

Foto Bandara

Cologne Bonn Airport (Jerman Flughafen Köln / Bonn, juga dikenal sebagai Flughafen Köln-Wahn) adalah bandara internasional kota terbesar keempat di Jerman, Cologne dan juga melayani bekas ibukota Jerman, Bonn. Dengan sekitar 10,3 juta penumpang melewati itu pada tahun 2015, itu adalah ketujuh bandara penumpang terbesar di Jerman dan terbesar ketiga dalam hal operasi kargo. Oleh unit lalu lintas, yang menggabungkan kargo dan penumpang, bandara di posisi kelima di Jerman. Pada Maret 2015, Cologne Bonn Airport memiliki 115 tujuan penumpang di 35 negara. Hal ini dibaptis setelah Konrad Adenauer, yang pertama pasca-perang Kanselir Jerman.

Bandara ini terletak di distrik Porz dan dikelilingi oleh cagar alam Wahner Heide. Bandara ini terletak di Cologne / Bonn Region 14,8 km (9,2 mil) tenggara dari pusat kota Cologne dan 16 km (9,9 mil) timur laut dari Bonn. Cologne Bonn Airport adalah salah satu dari beberapa bandara 24 jam negara dan berfungsi sebagai hub untuk Eurowings dan Germanwings, FedEx Express dan UPS Airlines. Ini juga adalah tuan rumah dari badan ruang angkasa Jerman dan Eropa DLR dan EAC, bagian dari ESA, yang melatih astronot di sana selama penjelajahan angkasa.

Cologne Bonn Airport memiliki dua terminal penumpang yang berada langsung di samping satu sama lain:

Terminal 1 
Terminal yang lebih tua 1 adalah bangunan dari tahun 1970-an yang bintik permukaan besar beton telanjang dalam desain. Ini fitur bangunan utama berbentuk u dengan toko-toko, restoran, check-in dan fasilitas layanan dan dek pengunjung di atapnya serta dermaga berbentuk bintang B dan C dengan lima pesawat berdiri masing-masing ditambah aula airside sentral antara mereka menambahkan pada tahun 2004 dengan fasilitas bersama keamanan-cek, lebih banyak toko dan restoran serta tiga tribun tambahan. Semua sepuluh berdiri di kedua dermaga memiliki garbarata sementara tiga penggunaan berjalan-boarding lainnya. Juga beberapa berdiri bus-boarding tersedia di apron. Terminal 1 digunakan oleh Eurowings dan Germanwings yang menempati sebagian besar landside check-in fasilitas, Lufthansa dan Austrian Airlines. Terminal 1 memiliki koneksi langsung sendiri ke stasiun kereta api.

Terminal 2 
Pembangunan Terminal 2 dimulai pada Juni 1997 dan operasi di terminal mulai 21 Juni 2000. Terminal 2 terletak di sebelah utara Terminal 1. Kedua fitur check-in fasilitas terpisah namun terhubung melalui jalan landside. Sebagai bagian dari prosedur rencana-persetujuan bandara saat ini sedang mencari persetujuan untuk membangun koneksi airside antara kedua terminal. Terminal 2 adalah persegi panjang bangunan bergaya modern yang terbuat dari kaca dan baja yang dilengkapi dengan delapan berdiri dengan garbarata serta beberapa singkatan bus-boarding. Hal ini digunakan oleh beberapa maskapai penerbangan seperti Air Berlin, Ryanair, KLM dan Iran Air. Terminal 2 juga langsung terhubung ke stasiun kereta api bandara 'melalui tingkat bawah tanah. Terminal host ruang doa interdenominasi di tingkat basis. 

Foto Bandara

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com