Cari Tiket Pesawat Bintan - Tanjung Pinang Palu (TNJ - PLW) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Bintan - Tanjung Pinang (TNJ) ke Palu (PLW) mulai dari ~ di bulan August 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Bintan - Tanjung Pinang Palu (TNJ - PLW) Promo

Bintan - Tanjung Pinang (TNJ)

Palu (PLW)

Bandara Raja Haji Fisabilillah (TNJ), yang sebelumnya memiliki nama Bandara Kijang, merupakan bandara yang terletak di Tanjung Pinang, Bintan, Kepulauan Riau, Indonesia. Bandara ini terbatas untuk penerbangan domestik saja.

Bandara ini mengambil nama dari pahlawan nasional Indonesia Raja Haji Fisabililah yang meninggal selama pertempuran Malaka melawan Belanda pada tahun 1784. Dia adalah seorang raja Melayu yang terkenal dan istananya terdapat di pulau Penyengat Tanjung Pinang.

Foto Bandara

Bandara Mutiara(IATA:PLW/ICAO:WAML) adalahbandar udara yang terletak di Jl. Abd. Rahman Saleh, Palu Selatan,Kota Palu, Sulawesi Tengah,Indonesia.

Nama ini diberikan oleh Presiden Soekarno ketika datang ke Palu, sebagai bentuk keprihatinan, karena ketika itu bernama Bandara MASOVU yang artinya "berdebu". Pada saat itu, ia mempertanyakan apa arti MASOVU? Mengetahui artinya, maka Bung karno mengatakan,sebaiknya Bandara ini diberi nama MUTIARA. Rencananya nama bandara mutiara akan berganti ketika selesai di pugar untuk berganti dari bandara yang yang hanya menerima penerbangan domestik menjadi bandara yang menerima penerbangan international rencananya apabila itu sukses maka bandara mutiara akan sedikit mengalami perubanah yaitu menjadi "BANDARA MUTIARA SIS ALJUFRIE" guna mengormati sala satu pahlawan nasional sulteng yang berkiprah di bidang pendidikan islam yaitu AL-HABIB SAYYIED IDRUS BIN SALIM AL-JUFRIE.

Pemerintah Sulawesi tengah, sedang merombak bandar udara ini dari bandara yang hanya beroperasi secara domestik menuju ke interbational mengingat tingginya minta penduduk sulteng dalam hal pengunaan transportasi udara.

Foto Bandara

Bintan - Tanjung Pinang (TNJ)

Palu (PLW)

Bandara Raja Haji Fisabilillah (TNJ), yang sebelumnya memiliki nama Bandara Kijang, merupakan bandara yang terletak di Tanjung Pinang, Bintan, Kepulauan Riau, Indonesia. Bandara ini terbatas untuk penerbangan domestik saja.

Bandara ini mengambil nama dari pahlawan nasional Indonesia Raja Haji Fisabililah yang meninggal selama pertempuran Malaka melawan Belanda pada tahun 1784. Dia adalah seorang raja Melayu yang terkenal dan istananya terdapat di pulau Penyengat Tanjung Pinang.

Foto Bandara

Bandara Mutiara(IATA:PLW/ICAO:WAML) adalahbandar udara yang terletak di Jl. Abd. Rahman Saleh, Palu Selatan,Kota Palu, Sulawesi Tengah,Indonesia.

Nama ini diberikan oleh Presiden Soekarno ketika datang ke Palu, sebagai bentuk keprihatinan, karena ketika itu bernama Bandara MASOVU yang artinya "berdebu". Pada saat itu, ia mempertanyakan apa arti MASOVU? Mengetahui artinya, maka Bung karno mengatakan,sebaiknya Bandara ini diberi nama MUTIARA. Rencananya nama bandara mutiara akan berganti ketika selesai di pugar untuk berganti dari bandara yang yang hanya menerima penerbangan domestik menjadi bandara yang menerima penerbangan international rencananya apabila itu sukses maka bandara mutiara akan sedikit mengalami perubanah yaitu menjadi "BANDARA MUTIARA SIS ALJUFRIE" guna mengormati sala satu pahlawan nasional sulteng yang berkiprah di bidang pendidikan islam yaitu AL-HABIB SAYYIED IDRUS BIN SALIM AL-JUFRIE.

Pemerintah Sulawesi tengah, sedang merombak bandar udara ini dari bandara yang hanya beroperasi secara domestik menuju ke interbational mengingat tingginya minta penduduk sulteng dalam hal pengunaan transportasi udara.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Raja Haji Fisabilillah (TNJ)

12.7 Km

Masjid Raya Sultan Riau adalah salah satu obyek wisata sejarah yang berada di Pulau Penyengat, Propinsi…

12.7 Km

Tidak terlalu jauh dari Masjid Raya Sultan Riau, terdapat kompleks makam yang memiliki struktur atap…

12.8 Km

Di Pulau Penyengat Indera Sakti, Kepulauan Riau, terdapat sebuah makam seorang tokoh yang sangat termasyhur…

14.9 Km

Komplek makam Raja Jakfar adalah komplek makam yang baik diantara makam lainnya. Dilapisi dinding dengan…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com