Cari Tiket Pesawat Batam Miho (BTH - YGJ) Murah

Pulang Pergi?

Kenapa beli di tiket.com?

Banyak Pilihan Maskapai

Website dengan maskapai penerbangan terbanyak di Indonesia dan dunia.

Aman Dan Mudah

Metode pembayaran terlengkap dengan sistem online yang aman, lengkap, dan mudah.

Konfirmasi Langsung

Konfirmasi pembelian real-time. Tiket langsung dikirimkan melalui e-mail dan SMS.

tiket.com menyediakan jasa reservasi dan ticketing online tiket pesawat murah secara instan, di mana pelanggan dapat mencari dan memilih maskapai yang berbeda dalam sekali pembelian pulang pergi. tiket.com juga menyediakan tiket murah dari Batam (BTH) ke Miho (YGJ) mulai dari ~ di bulan June 2018. Harga yang terdapat di tiket.com lebih murah dibandingkan harga tiket resmi di airlines karena biaya metode pembayaran pada tiket.com sangat murah. Sekarang pembayaran bisa dilakukan dengan banyak cara seperti Kartu Kredit, KlikBCA, Klikpay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, XL Tunai dan ePay BRI. Setelah pembayaran selesai dilaksanakan, voucher akan otomatis terkirim ke email anda dalam kurun waktu beberapa menit.

Harga Tiket Pesawat Batam Miho (BTH - YGJ) Promo

Batam (BTH)

Miho (YGJ)

Bandar Udara Hang Nadim(IATA: BTH, ICAO: WIDD) atau dikenal juga dengan namaBandar Udara Internasional Hang Nadim adalah sebuahbandar udara yang terletak diBatam, Kepulauan Riau. Bandar udara ini mendapatkan nama dariLaksamana Hang Nadim yang termahsyur dari Kesultanan Malaka. Bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 4.025meter yang menjadikan bandara ini sebagai pemilik landas pacu terpanjang di Indonesia. Dengan kondisinya saat ini, Bandara Hang Nadim dapat menampung delapan belas pesawat berbadan lebar dengan jenis Boeing 767.

Penyebrangan feri telah menjadi metode transportasi utama untuk bepergian ke pulau-pulau seberang, termasuk Singapura. Namun, lama kelamaan, penyeberangan menggunakan feri mulai tidak efektif, sehingga dibangunlah Bandara Hang Nadim. Bandara ini terbukti cukup efektif dan awalnya dikembangkan sebagai alternatifBandara Internasional Changiyang diletak dari Singapura karena bandara ini memiliki landas pacu yang cukup panjang untuk menampung pesawat-pesawat jenis Boeing 747. Namun, bandara ini juga mendapatkan persaingan yang cukup ketat dari bandara-bandara lain di Wilayah Pertumbuhan Segitiga Sijori, seperti Bandar Udara Internasional Senaiyang diletak dari Johor Bahru (dari negara Malaysia) dan Bandar Udara Internasional Changi Singapura yang diletak dari Singapura.

Foto Bandara

Miho Pangkalan Udara juga dikenal sebagai Yonago adalah terletak 11km pangkalan Angkatan Pertahanan Udara Jepang barat laut dari Yonago. Hal ini dimiliki dan dioperasikan oleh JASDF dan berbagi landasan dengan kegiatan sipil.
Bandara ini dibangun sebagai sebuah lapangan udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang Angkatan Udara selama Perang Dunia II, dan diserang oleh USAAF B-24 bomber pembebas selama Juli 1945. Setelah perang, lapangan udara diambil alih oleh Commonwealth Pekerjaan Angkatan British (BCOF) di Jepang. Royal Australian Air Force No. 5 Airfield Konstruksi Skuadron diperbaharui lapangan terbang, dan Nomor 77 Squadron ditempatkan di lapangan terbang sampai tahun 1950.

Pada bulan Desember 1950, Angkatan Udara Amerika Serikat 452d Bombardment Wing pindah B-26 pembom Invader cahaya untuk Miho Air Base. Mereka pindah ke Pusan Timur (K-9) Air Base, Korea Selatan pada bulan Mei tahun 1951 untuk tugas tempur selama Perang Korea. Satu-satunya unit USAF operasional lainnya untuk menggunakan lapangan terbang adalah 17 Bombardment Wing, yang juga terbang B-26s dari lapangan antara Oktober 1954 dan Maret 1955 sebelum kembali ke Amerika Serikat.

Miho Air Base digunakan terutama sebagai stasiun radar oleh 618 Pesawat Control dan Peringatan Skuadron dimulai pada bulan Desember 1950, beroperasi situs radar pertahanan sebagai bagian dari pertahanan udara Jepang sampai Mei 1957. 6135 Dukungan Skuadron dipertahankan fasilitas lapangan udara dan tanah kecil stasiun. Air Layanan Cuaca 15 Cuaca Squadron juga digunakan lapangan terbang, bersama dengan transient C-47 Skytrain mengangkut membawa persediaan dan personil. unit USAF telah ditarik dan Miho Air Base dikembalikan ke kontrol Jepang Mei 1957 sebagai bagian dari penarikan umum pasukan Amerika di Jepang.

Foto Bandara

Batam (BTH)

Miho (YGJ)

Bandar Udara Hang Nadim(IATA: BTH, ICAO: WIDD) atau dikenal juga dengan namaBandar Udara Internasional Hang Nadim adalah sebuahbandar udara yang terletak diBatam, Kepulauan Riau. Bandar udara ini mendapatkan nama dariLaksamana Hang Nadim yang termahsyur dari Kesultanan Malaka. Bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 4.025meter yang menjadikan bandara ini sebagai pemilik landas pacu terpanjang di Indonesia. Dengan kondisinya saat ini, Bandara Hang Nadim dapat menampung delapan belas pesawat berbadan lebar dengan jenis Boeing 767.

Penyebrangan feri telah menjadi metode transportasi utama untuk bepergian ke pulau-pulau seberang, termasuk Singapura. Namun, lama kelamaan, penyeberangan menggunakan feri mulai tidak efektif, sehingga dibangunlah Bandara Hang Nadim. Bandara ini terbukti cukup efektif dan awalnya dikembangkan sebagai alternatifBandara Internasional Changiyang diletak dari Singapura karena bandara ini memiliki landas pacu yang cukup panjang untuk menampung pesawat-pesawat jenis Boeing 747. Namun, bandara ini juga mendapatkan persaingan yang cukup ketat dari bandara-bandara lain di Wilayah Pertumbuhan Segitiga Sijori, seperti Bandar Udara Internasional Senaiyang diletak dari Johor Bahru (dari negara Malaysia) dan Bandar Udara Internasional Changi Singapura yang diletak dari Singapura.

Foto Bandara

Miho Pangkalan Udara juga dikenal sebagai Yonago adalah terletak 11km pangkalan Angkatan Pertahanan Udara Jepang barat laut dari Yonago. Hal ini dimiliki dan dioperasikan oleh JASDF dan berbagi landasan dengan kegiatan sipil.
Bandara ini dibangun sebagai sebuah lapangan udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang Angkatan Udara selama Perang Dunia II, dan diserang oleh USAAF B-24 bomber pembebas selama Juli 1945. Setelah perang, lapangan udara diambil alih oleh Commonwealth Pekerjaan Angkatan British (BCOF) di Jepang. Royal Australian Air Force No. 5 Airfield Konstruksi Skuadron diperbaharui lapangan terbang, dan Nomor 77 Squadron ditempatkan di lapangan terbang sampai tahun 1950.

Pada bulan Desember 1950, Angkatan Udara Amerika Serikat 452d Bombardment Wing pindah B-26 pembom Invader cahaya untuk Miho Air Base. Mereka pindah ke Pusan Timur (K-9) Air Base, Korea Selatan pada bulan Mei tahun 1951 untuk tugas tempur selama Perang Korea. Satu-satunya unit USAF operasional lainnya untuk menggunakan lapangan terbang adalah 17 Bombardment Wing, yang juga terbang B-26s dari lapangan antara Oktober 1954 dan Maret 1955 sebelum kembali ke Amerika Serikat.

Miho Air Base digunakan terutama sebagai stasiun radar oleh 618 Pesawat Control dan Peringatan Skuadron dimulai pada bulan Desember 1950, beroperasi situs radar pertahanan sebagai bagian dari pertahanan udara Jepang sampai Mei 1957. 6135 Dukungan Skuadron dipertahankan fasilitas lapangan udara dan tanah kecil stasiun. Air Layanan Cuaca 15 Cuaca Squadron juga digunakan lapangan terbang, bersama dengan transient C-47 Skytrain mengangkut membawa persediaan dan personil. unit USAF telah ditarik dan Miho Air Base dikembalikan ke kontrol Jepang Mei 1957 sebagai bagian dari penarikan umum pasukan Amerika di Jepang.

Foto Bandara

Tempat Menarik di sekitar Airport Hang Nadim (BTH)

2.7 Km

Kampung Nongsa masih berupa kampung tradisional yang bersahaja. Suasananya masih sepi, hening, jauh…

2.7 Km

Inilah komplek makam yang paling bersejarah di Pulau Batam. Makam Nong Isa Keluarga Daeng Prani dijadikan…

4.5 Km

Selain keindahan alamnya yang memesona dengan pasir putih, tempat ini juga dikenal karena dilengkapi…

14 Km

Masjid Raya Batam mulai dibangun pada tahun 1999. Tujuan dibangunnya masjid ini adalah untuk menyediakan…

Cara booking pesawat menggunakan tiket.com