Hotel Dekat Gunung Daik

Bila Anda berkunjung ke Propinsi Kepulauan Riau, sempatkanlah bertamasya ke Kabupaten Lingga. Sebab, selain menyimpan situs-situs dan benda-benda bersejarah yang berusia ratusan tahun, kabupaten yang dijuluki Bunda Tanah Melayu ini juga memiliki berbagai tujuan wisata alam yang membuat para turis berdecak kagum ketika melihatnya. Salah satunya adalah Gunung Daik.

Penuh mistis tapi eksotis. Menakutkan namun mempesona. Begitulah kira-kira kesan pelancong ketika mengunjungi Gunung Daik, gunung tertinggi di Propinsi Kepulauan Riau yang memiliki ketinggian sekitar 1.165 meter di atas permukaan laut (mdpl). Meskipun rute menuju gunung tersebut penuh tantangan, namun semuanya akan terbayarkan begitu memasuki kawasan hutannya yang berhawa sejuk. Kontur medan yang beragam dengan jalan setapak yang berliku-liku, mengakomodir keinginan wisatawan yang menyukai olahraga lintas alam, menyusuri lembah, memotret, berkemah dan off road.

Sebelum sampai di kaki gunung terdapat sebuah sungai kecil dan air terjun bernama Air Terjun Daik. Biasanya kawasan air terjun ini digunakan oleh pelancong sebagai tempat beristirahat, selain Pos Gajeboh I dan Pos Gajeboh II. Suara gemericik air terjun yang jatuh di atas batu-batu kali dapat mengobati rasa penat selama menempuh perjalanan. Untuk melepas gerah, pelancong juga memanfaatkan air terjun yang berair jernih ini untuk mencuci muka dan mandi.

Sesampainya di Kaki Puncak Daik, batas akhir perjalanan, pelancong akan terkesima melihat gunung nan eksotis dan penuh mistis tersebut. Biasanya kawasan ini merupakan tempat favorit pelancong untuk berkemah. Pada sore hari bila cuaca sedang cerah, pelancong akan berdecak kagum melihat matahari terbenam. Pada pagi hari bila cuaca sedang cerah, pelancong juga akan terpesona melihat indahnya matahari terbit.

Bagi wisatawan yang berada di Kota Tanjung Pinang, ibu kota Propinsi Kepulauan Riau, dapat menuju Gunung Daik dengan naik kapal feri dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang menuju Pelabuhan Mepar/Dabo di Pulau Singkep dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Dari Pelabuhan Mepar, wisatawan dapat naik kapal kecil (pompong) sekitar 10 menit menuju Pelabuhan Daik, Pulau Lingga. Setelah sampai di Daik, ibu kota Kabupaten Lingga, perjalanan dilanjutkan dengan naik ojek menuju pintu gerbang Gunung Daik. Kemudian wisatawan melanjutkan perjalanan menuju Gunung Daik dengan berjalan kaki. Perjalanan akan berakhir di Kaki Puncak Daik, yang oleh masyarakat setempat diberi nama "Kandang Babi", yaitu sebuah lokasi yang berada di ketinggian 1.000 meter di aats permukaan laut (mdpl). Puncak Gunung Daik sendiri tidak bisa didaki karena puncaknya terdiri dari bebatuan yang rapuh dan tebing yang curam.

Sedangkan untuk akomodasi dan fasilitas yang lumayan lengkap dapat diperoleh pelancong di kota Daik. Di ibu kota Kabupaten Lingga ini terdapat pasar, toko kelontong, warung nasi, sertahotel dan wisma dengan berbagai tipe.


Address

Indonesia , 29872, Kepulauan Riau, Lingga, Lingga, Daik