Hotel Dekat Takpala Traditional Village

Takpala Traditional Village Lihat Peta

Setibanya di Kota Kalabahi kita dapat melanjutkan perjalan menuju kampung Takpala dengan menyewa  angkutan umum, membayar dengan kisaran harga Rp.60.000 – Rp.70.000,- atau menggunakan ojek dengan biaya Rp.15.000 – Rp.25.000,-. Setibanya di Kampung Takpala ini, masyarakat kampung takpala akan menyambut kita dengan senang dan untuk tempat tinggal penduduk setempat dengan senang hati memberikan tempat tinggal nya dipakai sementara untuk singgah. Sebagai kampung tradisional, Takpala memiliki 12 rumah adat dan merupakan tujuan wisata Alor yang telah ditata cukup bagus.Para penduduknya juga terlihat masih mengenakan pakaian tradisional khas daerah mereka.

Masuk Takpala tidak dipungut retribusi sepeser pun. Di Takpala bisa dijumpai kehidupan yang sangat bersahaja. Masyarakat menyandarkan kebutuhan sehari-hari pada hasil hutan. Sehingga, ketika berkunjung di siang hari, suasana kampung tampak sepi karena penduduknya pergi ke hutan mencari kebutuhan hidup. Jika sebelum kunjungan memberitahu ke dinas wisata setempat, maka warga Takpala bisa diorganisasi untuk menyuguhkan tarian lego-lego. Tarian ini dilakukan secara massal, bergandengan tangan secara melingkar. Tetabuhan gong dan moko mengiringi gerak rancak para penari. Pada kampung tradisional Takpala terdapat beberapa komponen penting yang membentuk pola perkampungannya, yakni: Mesang, Mesbah, Lik, Kolwat, Kanuarwat, Fala, Dan Tova. Pada masyarakat suku Abui dikampung tradisional Takpala terdapat sepasang rumah adat yang disebut Kolwat dan kanuarwat. Rumah adat ini merupakan pusat segala kegiatan suku , terutama urusan adat yang pengaturannya dilakukan oleh kepala suku.


Address

Indonesia , 85871, Nusa Tenggara Timur, Alor, Alor Tengah Utara, Lembur Barat