Hotel Dekat Pamulung Village

Pamulung Village Lihat Peta

Nama Pamulung sendiri berasal dari kata ‘Panulung’ yang berarti ‘membantu’. Konon pada jaman dahulu masyarakat dusun Pamulung sering membantu hajatan atau perayaan di Kerajaan maupun di dusun-dusun lain disekitarnya.

Dusun Pamulung terletak tidak jauh dari kota Sumbawa Besar dan bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau empat.

Dusun Pamulung memiliki beberapa atraksi budaya asli Sumbawa yang dipelihara dengan baik sampai sekarang, seperti tari-tarian, adat istiadat perkawinan, tenunan, dan permainan rakyat seperti barapan kebo.

 Para ibu rumah tangga di dusun Pamulung adalah petenun, mereka bertenun setelah pekerjaan di rumah selesai. Para ibu rumah tangga ini bisa menghasilkan hasil tenunan dengan kualitas yang bagus dalam bentuk selendang dan bahkan Pabasa atau blankon. Hasil dari tenunan ini dijual di dusun Pamulung juga dan bisa kita langsung beli saat kita mengunjungi dusun

Masyarakat Dusun Pamulung juga mempunyai tarian khas yaitu Tari Awilompo , tarian ini menceritakan tentang tata cara perkawinan adat. Dalam tarian ini terdapat proses dimana kedua mempelai di tutup dengan kain putih yang melambangkan bahwa mereka berdua telah disatukan.  Tarian ini diciptakan oleh Ibu Darmi. Tari Nguri, tarian ini untuk menyambut tamu yang datang.

Hal unik yang bisa kita temui bila berkunjung ke Dusun ini adalah upacara perkawinan tradisional. Prosesi perkawinan tradisional sumbawa meliputi : Bakatoan ; Pihak keluarga pengantin wanita memberitahu kepada seluruh anggota keluarga bahwa ada yang akan meminang. Basaputis ;  Pihak keluarga wanita mengadakan rapat dengan anggota keluarga untuk mempersiapkan acara perkawinan, misalnya mahar yang diminta kepada pihak pengantin laki. Nyorong ; Keluarga pengantin laki datang ke rumah keluarga pengantin wanita.

Tidak hanya Madura saja yang mempunyai teradisi balapan dengan menunggang hewan ternak. Bila di Madura terdapat balapan menunggang sapi, atau yang biasa disebut Karapan Sapi, maka Dusun Pamulung mempunyai balapan menunggang kerbau atau yang biasa disebut Barapan Kebo. Barapan Kebo adalah permainan rakyat Sumbawa yang sudah ada sejak jaman dahulu kala. Permainan ini terinspirasi pada saat para petani hendak menanam padi di sawah. Permainan ini merupakan adu antara dua pasang kerbau. Permainan ini dimulai dengan ‘Ngumang’ dimana sipengumang akan membawakan ‘lawas’ tentang budaya, adat, agama, dll. Pada umumnya sebanyak ratusan pasang kerbau akan diadu kecepatan berlarinya.


Address

Indonesia , 84316, Nusa Tenggara Barat, Sumbawa, Labuhan Badas, Karang Dima, Pamulung Village