Hotel Dekat Gedung Sate

Bandung adalah ibukota dari provinsi Jawa Barat. Kota ini merupakan kota terbesar ketiga yang ada di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Bandung juga memiliki julukan terkenal Paris van Java yang diberikan oleh Belanda. Hal tersebut dikarenakan kota ini memiliki kemiripan dengan Paris dan atmosfir yang ada di benua Eropa pada masa kolonial. Selain itu Bandung juga memiliki julukan lain yaitu Kota Kembang karena di kota ini ada banyak sekali bunga.

Terletak di ketinggian sekitar 768 meter dari permukaan laut, kota Bandung dikelilingi oleh pegunungan Parahyangan yang sangat indah. Hal tersebut juga membuat kota ini memiliki cuaca yang sangat bersahabat. Selain itu kota ini juga menjadi tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi ketika berakhir pekan.

Nah, mengunjungi Bandung sepertinya belum lengkap jika kamu belum datang ke salah satu bangunan yang sangat ikonik di kota ini, yaitu Gedung Sate. Karena di Bandung, Gedung Sate adalah salah satu bangunan paling terkenal yang tak boleh kamu lewatkan ketika berkunjung ke kota ini.

Terletak di pusat kota, Gedung Sate ini tak hanya terkenal di kalangan warga Bandung itu sendiri, melainkan juga wisatawan dari luar kota. Satu hal yang membuat gedung ini unik dan khas adalah adanya ornamen enam buah bulatan yang ditusuk sehingga terlihat seperti tusuk sate di bagian tengah atap gedung. Tusuk sate tersebut melambangkan dana yang digunakan untuk mendirikan bangunan ini yang mencapai 6 juta gulden. Nah, dari situ gedung ini memiliki julukannya yang terkenal hingga sekarang, yakni Gedung Sate.

Gedung Sate juga merupakan salah satu peninggalan bersejarah di kota Bandung. Gedung ini mulai dibangun pada tahun 1920 dan selesai pada tahun 1924. Meskipun gedung ini sudah sangat tua, akan tetapi bangunannya masih berdiri dengan sangat kokoh. Kemudian pada tahun 1980-an hingga sekarang, Gedung Sate digunakan sebagai kantor gubernur Jawa Barat.

Kemudian karena Gedung Sate merupakan pusat aktivitas dari pemerintahan provinsi Jawa Barat, tak jarang orang menyebutnya juga sebagai “White House Bandung”. Sebagai salah satu tujuan wisata para pendatang dari luar kota, Gedung Sate ini sering dijadikan tempat untuk berfoto-foto.

Gedung Sate adalah salah satu bangunan bersejarah dengan arsitektur yang mengesankan. Bangunan ini menggambarkan masa kejayaan dengan gaya Indo-Eropa. Dengan lama pembangunan selama 4 tahun, hingga sekarang gedung ini masih terjaga dan terawat dengan sangat baik. Ketika masa pendudukan Belanda di Indonesia, Gedung Sate ini memiliki julukan Gouvernement Bedrijven atau Gedung GB. Saat ini dengan fungsinya sebagai kantor Pemda Jawa Barat, Gedung Sate tetap bersih dan indah dengan pemandangan Gunung Tangkuban Perahu di kejauhan.

Terletak di Jalan Diponegoro, Bandung, Gedung Sate didesain oleh seorang arsitek asal Belanda yang bernama J. Gerber. Banyak pakar bangunan dan juga arsitek yang menyebutkan bahwa Gedung Sate ini adalah bangunan yang memiliki arsitektur unik dan elegan dengan kombinasi arsitektur antara Indonesia dan Eropa. Gedung Sate beserta dengan tusuk sate yang ada di atapnya telah menjadi salah satu ikon yang sangat khas bagi kota Bandung.


Address

Jl. Diponegoro No.22, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115