Hotel Dekat Mount Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu merupakan sebuah gunung berapi yang terletak di daerah Lembang, sekitar 25 kilometer ke arah utara dari kota Bandung. Lokasi dari Gunung Tangkuban Perahu ini diapit di antara dua desa yakni desa Sagalaherang, kabupaten Subang dan desa Cikole, kabupaten Bandung.

Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu tujuan wisata yang paling populer di kota Bandung. Di tempat ini para pengunjung dapat melihat keindahan alam yang sangat mengesankan. Kamu dapat menikmati keindahan kawah dari jarak dekat, atau menikmati pemandangan yang sangat indah dari atas.

Gunung Tangkuban Perahu menjadi tujuan wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi baik itu oleh masyarakat dari luar kota, maupun warga Bandung sendiri. Ketika dilihat dari kota Bandung, Gunung Tangkuban Perahu memiliki bentuk yang sangat khas, seperti sebuah perahu dengan posisi terbalik.

Jika dilihat dari sisi geologinya, Gunung Tangkuban Perahu memiliki peran yang sangat penting dalam keberadaan pegunungan Parahyangan. Erupsi dari Gunung Tangkuban Perahu memiliki kontribusi dalam terbentuknya dataran tinggi tersebut dari lava yang dihasilkan dan mengalir ke lembah-lembah di sekitarnya dan kemudian mengeras menjadi batu dan akhirnya membentuk tebing-tebing tinggi.

Gunung Tangkuban Perahu merupakan sebuah gunung merapi yang memiliki tiga kawah di mana para pengunjung dapat berjalan-jalan di sekitar kawah tersebut. Ketiga kawah itu antara lain adalah Kawah Ratu, Kawah Domas, dan Kawah Upas.

Dengan asap tipis yang menyelimuti, kawasan kawah Ratu memancarkan pesona mistis yang sangat menawan untuk dinikmati. Kawah ini dikelilingi oleh pagar kayu untuk alasan keamanan. Akan tetapi para pengunjung dapat mengitari pagar tersebut untuk memandangi kawah dari berbagai sudut yang sama-sama indah. Di bagian tengahnya terdapat genangan air dengan mitos apabila ada orang yang dapat melempar batu dari bagian pinggir ke tengah, maka permintaannya akan dikabulkan.

Kemudian beralih ke kawasan kawah Domas, pengunjung diharuskan untuk sedikit berjalan sekitar 30 menit. Kawah Domas ada di posisi yang lebih rendah dibandingkan dengan kawah Ratu dan di sini para pengunjung dapat melihat sumber air panas dari dekat. Pengunjung bahkan bisa membeli telur untuk direbus di sumber air panas tersebut. Untuk turun ke kawasan kawah ini, pengunjung harus ditemani oleh seorang pemandu yang ada sangat banyak di sekitar kawasan kawah.

Kawah Upas terletak lebih dekat dengan bagian puncak dan sedikit lebih sulit untuk dikunjungi karena jalanan yang curam dan berpasir. Hal tersebut membuat kawah ini tidak terlalu ramai oleh pengunjung. Meskipun kawah Upas memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih dangkal dibandingkan kawah Ratu, akan tetapi kawah ini tetap menawarkan keindahannya sendiri yang bisa kamu datangi dengan sedikit tantangan.

Meskipun gunung ini tampak sangat bersahabat dan tidak berbahaya, akan tetapi Gunung Tangkuban Perahu pernah mengeluarkan letusan freatik yang didahului dengan letusan lemah yang menghasilkan abu pada tahun 1969. Kemudian pada tahun 1992, kawasan ini ditutup untuk sementara waktu karena adanya aktivitas seismik tinggi yang ditakutkan akan berujung pada erupsi.

Pada cuaca yang cerah, dari kawasan kawah Ratu biasanya pengunjung tak hanya dapat melihat jajaran pegunungan hingga ke arah timur dengan Bukit Tunggul sebagai puncak tertingginya yang mencapai 2.209 meter, namun juga pegunungan yang memanjang ke arah timur laut.


Address

Indonesia, Jawa Barat, Bandung Barat, Lembang, Cikole