Hotel Dekat Jakarta History Museum

Di kawasan Kota Tua Jakarta terdapat sebuah taman bernama Taman Fatahillah. Tempat tersebut memiliki museum yang sangat terkenal di kota Jakarta. Tempat yang dulunya dijadikan sebagai pusat pemerintahan kolonial pada abad ke-18 ini pernah mendapatkan proses pemulihan besar pada sekitar tahun 1970-an.

Di bagian tengah dari taman Fatahillah terdapat sebuah air mancur yang dulunya digunakan sebagai suplai air utama di bekas ibukota kolonial ini. Selain itu kamu juga bisa melihat adanya meriam di bagian utara taman Fatahillah.

Kemudian di dalam Museum Fatahillah kamu bisa melihat cerita sejarah serta perkembangan kota Jakarta, baik itu semua kejadian yang pernah terjadi dan juga masyarakat yang ada di kota ini. Museum Fatahillah menampilkan sejarah tersebut mulai dari zaman prasejarah hingga masa sekarang.

Museum Fatahillah ini terletak di dalam sebuah bangunan properti budaya yang dulunya dikenal dengan nama Stadhuis. Bangunan tersebut digunakan sebagai balai kota pada saat itu. Di dalam Museum Fatahillah terdapat sebuah koleksi prasasti yang bertuliskan bahwa bangunan ini dibentuk pada tahun 1707 oleh pemerintahan kota Batavia selama periode VOC dan Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck dilantik di tahun 1710. Bangunan ini berada bagian depan taman Fatahillah, yang dulunya dikenal dengan nama Taman Balai Kota Stadhuisplein, dan sekarang namanya berubah menjadi Taman Fatahillah.

Sejak tahun 1970, di sekeliling Taman Fatahillah telah dideklarasikan sebagai Properti Budaya dan semuanya dijaga dan dirawat dengan baik hingga saat ini. Usaha tersebut merupakan bagian awal dari pengembangan kawasan sejarah di kota Jakarta yang dilakukan oleh pemerintah kota DKI Jakarta.

Museum Fatahillah Jakarta pertama kali diresmikan pada tanggal 30 Maret 1974 sebagai pusat koleksi, konservasi, dan riset untuk semua jenis objek properti budaya yang berkaitan dengan sejarah kota Jakarta. Selain itu Museum Fatahillah juga menjadi sebuah pusat edukasi, pembelajaran, dan rekreasi untuk warga Jakarta.

Kemudian karena sejarah mengenai kota Jakarta sangatlah panjang, maka koleksi yang ada di Museum Fatahillah ada dalam berbagai macam bentuk. Koleksi tersebut terdiri dari objek yang menjadi harta warisan dari zaman prasejarah hingga awal abad ke-20.

Museum Fatahillah memiliki koleksi sekitar 23.500 objek. Beberapa diantaranya diwariskan oleh Oude Bataviasche Museum (sekarang dikenal dengan nama Museum Wayang). Beberapa koleksi yang ada di dalam museum antara lain adalah barang dari Dutch East Indies Company, peta sejarah, lukisan, keramik, perabotan, dan barang-barang arkeologi yang berasal dari zaman prasejarah seperti naskah kuno.

Di dalam Museum Fatahillah terdapat koleksi yang sangat lengkap dari perabotan bergaya Betawi dari abad ke-17 hingga abad ke-19. Semua koleksi yang ada di dalam sini dibagi menjadi beberapa ruangan seperti ruangan Jakarta, ruangan Prasejarah, ruangan Tarumanegara, ruangan Jayakarta, ruangan Fatahillah, ruangan Sultan Agung, dan ruangan MH Thamrin.

Selain itu di dalam Museum Fatahillah juga terdapat replika dari Tugu Inscription (yang asli ada di Museum Nasional) yang berasal dari masa Raja Besar Purnawarman. Tugu tersebut merupakan bukti bahwa pusat dari Kerajaan Tarumanegara berlokasi di sekitar pelabuhan Tanjung Priok. Tak hanya itu, kamu juga bisa melihat replika peta Monumen Padrao Portugis dari abad ke-16, sebuah bukti sejarah dari pelabuhan Sunda Kelapa kuno.


Address

Jalan Taman Fatahillah No.1, Kota Tua, Pinangsia, Tamansari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110